Nona Muda Kejam Kesayangan Ku

Nona Muda Kejam Kesayangan Ku
Intip Season 2


__ADS_3

Luna dan Erika sudah dinyatakan sama-sama hamil, kabar itu adalah kabar bahagia untuk semua orang. Usia kandungan mereka sudah memasuki usia 2 bulan namun trimester pertama belum berakhir. Malam itu...


"Hubby, tiba-tiba aku ingin makan buah semangka merah yang besar" ucap Luna sambil memanyunkan bibirnya.


"Baiklah sweety, aku akan mencarikannya untukmu" Rey beranjak dari tempat tidur, namun Luna menarik tangannya.


"Tapi aku tidak mau kau meninggalkan aku sendiri disini" rengek Luna.


"Apa kau mau aku meminta Armando mencarikannya untukmu?" tanya Rey ragu, Luna menggeleng.


"Aku mau kau yang membelikannya untukku"


"Kau mau ikut aku mencari semangka?"


Luna mengangguk semangat.


"Baiklah"


Rey mengenakan celana panjang, namun Luna masih berbaring dan memainkan ponselnya.


"Sweety, aku sudah siap. Ayo kita berangkat" ajak Rey.


"Emmm aku malas pergi hubby tapi aku tak mau kau meninggalkan aku sendirian di apartemen" ucap Luna sambil cemberut.


Rey mengusap wajahnya pelan dan terduduk di tempat tidur, Luna merangkak menghampiri Rey dan memeluknya.


"Hubby, aku ingin semangka"


♥️♥️♥️


Sementara itu, di apartemen sebelah. Bobby baru saja tiba di apartemen sehabis membelikan nasi goreng seafood permintaan Erika.


"Darling... ini aku bawakan nasi goreng yang kau inginkan" ucap Bobby, namun ia mencium bau masakan dari dapur.


Rasa mual Bobby datang, ia juga merasakan mual saat sedang mengantri membeli nasi goreng. Bobby berlari ke kamar mandi dan muntah air disana.


"Honey..." panggil Erika.


"Apa kau sedang memasak?" tanya Bobby heran saat keluar dari kamar mandi, Erika sudah menyalakan menyaring udara.


Erika mengangguk, ia sedang memegang piring berisi nasi goreng seafood yang tinggal setengah.


"Apakah itu nasi goreng yang aku belikan untukmu?" Bobby semakin heran, karena belum 5 menit ia dikamar mandi dan Erika sudah menghabiskan setengah dari nasi goreng itu.

__ADS_1


Erika menggeleng.


"Oh ini, aku memasaknya sendiri. Aku tak sabar menunggu kau datang jadinya aku melihat ke dalam lemari es. Ternyata ada bahan-bahan untuk membuat nasi goreng seafood jadi aku membuatnya sendiri" ucap Erika tanpa merasa bersalah sedikitpun dan menyuap nasi goreng dari piring yang dipegangnya.


Bobby ternganga mendengar apa yang Erika katakan. Ia mengikuti langkah Erika dan duduk bersama istrinya dimeja makan.


"Apa itu nasi goreng seafood?" tanya Erika saat melihat sebuah bungkusan di meja makan.


"Iya, ini nasi goreng yang aku belikan tadi. Aku membelinya penuh dengan perjuangan darling" kata Bobby bersemangat sambil membuka bungkusan itu.


"Emmmm... Aku sudah sangat kenyang dan aku ngantuk. Apa kau keberatan kalau aku tidur honey?" tanya Erika sambil menguap.


Bobby menggeleng dengan wajah merana, Erika berjalan ke kamar dengan santai.


♥️♥️♥️


Yasmin mulai merasakan mulas diperutnya, Samuel tertidur pulas di sofa. Selama menikah Yasmin tak pernah mengizinkan Samuel tidur bersamanya apalagi menyentuhnya.


"Sam..." panggil Yasmin dengan suara serak, ia menahan sakit diperutnya.


Namun Samuel masih terlihat terlelap.


"Sam..." Yasmin memanggil lagi kali ini dengan suara lebih keras.


"Sam!!!!!!"


Samuel terkejut, ia bangun dengan tersentak.


"Ada apa?" tanya Samuel yang masih mengantuk.


"Perutku...." Yasmin menggantung kata-katanya.


"Kau mau aku mengelusnya lagi?" kata Samuel sambil menguap.


"Tidaaak, perutku terasa mulas. Sepertinya aku akan melahirkan!" seru Yasmin sambil memegang pinggangnya.


Wajah Samuel berubah panik. Ia berlari kesana kesini dengan linglung, Yasmin memperhatikan Samuel sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Emm apa yang harus aku lakukan sekarang?" Samuel tampak gugup.


"Masukkan baju bayi yang sudah kita siapkan ke tas besar itu" tunjuk Yasmin, ia menahan rasa mulasnya.


Samuel berlari ke arah tas yang ditunjuk Yasmin, ia memasukan baju bayi yang ada dilemari. Menutup resletingnya dan memberikannya pada Yasmin.

__ADS_1


"Kau mau aku membawanya sendiri?!!" bentak Yasmin kesal melihat Samuel kebingungan.


"Tidak.. aku yang akan membawanya" Samuel mengambil kembali tas itu, ia berdiri mematung didepan Yasmin.


"Apa yang kau lakukan Sam?! Cepatlah bawa aku ke dokter atau aku akan melahirkan disini!!!" Yasmin berteriak kembali.


"Oh iya kau benar"


Samuel membantu Yasmin berdiri dengan memegang pinggang Yasmin. Yasmin berjalan perlahan keluar dari kamar, Samuel menutup pintu namun ia kembali masuk ke kamar karena tas yang sudah ia siapkan tertinggal.


"Ayoo cepaaat... Aku sudah tidak tahan Sam!!" Yasmin membentak Samuel untuk kesekian kali.


Samuel makin panik, ia menggendong tas dibahu kirinya dan memegang Yasmin dengan tangan kanannya. Setelah sampai di tempat parkir, Samuel baru ingat ia lupa membawa kunci mobil.


"Ya Tuhaaaan Sammmmm!!!!" Yasmin berteriak lagi.


Samuel menghampiri security bertanya kendaraan apa yang bisa ia gunakan dengan cepat. Security itu hanya memiliki motor, tanpa pikir panjang Samuel meminjam motornya.


Samuel menaruh tas di depan motor dan mengapitnya di kakinya sedangkan Yasmin ia bonceng dibelakang. Ia mengendarai motor dengan hati-hati namun kecepatannya sedang. Yasmin terus menjambak rambut Sam menahan rasa sakitnya, Sam menjadi semakin panik dan gugup.


"Cepat Sam, cepaaaat!!! Aku bisa melahirkan dijalan!!!!" bentak Yasmin lagi.


"Sabarlah Yasmin, aku tidak bisa fokus karena kau terus menjambak rambutku dan juga memakiku terus menerus" keluh Samuel namun ia tetap melakukan yang terbaik untuk Yasmin dan calon bayinya.


Setelah Sampai dirumah sakit terdekat, Samuel berteriak-teriak memanggil perawat.


"Tolong.. tolong istriku akan melahirkan!" serunya.


Para perawat yang sedang berjaga terkejut melihat seorang aktor ada didepan rumah sakit sambil berteriak. Mereka berpikir Samuel sedang syuting disana, mereka malah melihat Samuel dengan tatapan kagum dan mengambil beberapa foto Samuel.


"Suster tolong istriku, itu dia.. Dia akan melahirkan!!" Samuel memohon sambil menggoyangkan tubuh salah satu perawat wanita.


"Samuel aktingmu benar-benar natural" puji perawat itu dengan wajah kagum.


Mereka masih berpikir Samuel sedang berakting, karena mana mungkin seorang aktor ternama seperti Samuel membawa istrinya yang akan melahirkan dengan motor. Samuel mulai frustasi, ia menghampiri Yasmin dan menggendongnya. Keringat membasahi tubuh Yasmin yang sudah mulai lemah.


"Ini istriku benar-benar akan melahirkan! Aku tidak sedang syuting!!!!!"


Sampai sini dulu yaa ngintipnya jangan lupa komen dan likenya untuk kasih semangat buat nulis season dua 😁😁😁 sambil nunggu boleh baca karya ku yang baru lhooo...


♥️ Terjerat Cinta Pencuri ♥️


Terima kasih readers untuk selalu mendukung karya-karya ku 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2