
Adel pergi mandi. Makan dengan cepat lalu kembali kekamarnya.
Ingatannya kembali pada niatannya menulis surat pengunduran diri. Tak apa ia harus melepas pekerjaan hanya dengan sehari kerja saja. Daripada harus berurusan dengan boss tengil yang mesum yang seenaknya menganggap 'cewe murahan'.
Toh pekerjaan lain masih banyak. Tak perlu terlalu difikirkan juga. Untuk penjelasan kepada mama papanya, biarlah nanti Adel fikirkan lagi alasannya.
Tekad bulat membuatnya mampu menulis surat pengunduran diri dengan cepat.
Hanya butuh 20 menit. Selesai.
Dan Adelia bisa meringkuk dikasurnya yang nyaman. Menarik selimut lembutnya hingga ia terlelap dengan cepat.
.....
Seperti yang telah ia rencanakan semalam. Hari ini ia berangkat ke kantor lebih siang dari hari kemarin.
Pikirnya, ia akan segera pulang setelah memberikan surat pengunduran diri pada pak Anwar, kepala personalia perusahaan RAMA CORP.
Tok tok tok
"Permisi..... Selamat pagi, pak! Boleh saya masuk?"
"Oiya, silakan masuk!" Pak Anwar dengan ramah menerima Adel masuk kedalam ruangannya.
"Saya Adelia Wilhelmina, karyawan magang pak! Baru sehari bekerja diperusahaan ini. Saya sangat berterima kasih atas kebaikan pihak perusahaan yang telah menerima lamaran kerja saya disini. Tapi...., karena suatu alasan yang tidak dapat saya sebutkan, saya mohon maaf.....saya tidak dapat melanjutkan kontrak kerja saya disini, pak! Saya bermaksud mengundurkan diri hari ini juga, pak!"
"Eh?!? Sebentar, sebentar....."
Pak Anwar terlihat kaget mendengar perkataan Adelia.
__ADS_1
"Bukankah diantara kita tidak ada perjanjian denda jika salah satu membatalkan kontrak kerja, pak?" kata Adel lagi menyelidik.
"Bukan begitu, Adelia! Sebentar ya,..."
Adel terdiam menunggu perkataan pak Anwar selanjutnya. Beliau nampak tengah mencari-cari sesuatu ditumpukan berkas-berkasnya.
"Nhaaa... ini! Adelia Wilhelmina. Silakan dibaca!"
Adel menatap sepucuk surat putih yang disodorkan pak Anwar. Matanya nanar tak berkedip.
Apa ini uang pesangon? Atau surat pelanggaran kontrak? Sedang ia sendiri belum resmi menandatangani surat kerjanya karena masih masa percobaan.
Adel masih berputar-putar dengan fikirannya sendiri.
"Bukalah!"
"Oh iya pak!"
**SELAMAT! ANDA KENA PRANK!!!
ANDA BERHASIL LULUS UJIAN PERUSAHAAN.
MULAI HARI INI ANDA, ATAS NAMA : ADELIA WILHELMINA, RESMI MENJADI KARYAWAN TETAP PT RAMA CORPORATION.
TERTANDA,
DIREKTUR UTAMA
RAMA S.Mn, S.Mb**
__ADS_1
What the hell? Mata Adelia terbelalak menyadari arti tulisan itu.
Kena prank? Artinya kemarin malam boss Ramzy sedang mengujinya? Atau memang seharian kemarin bossnya yang tampan itu menguji kesabaran dan dedikasinya sebagai seorang karyawan baru? Yassalaaam....
Adel mengerjapkan matanya yang terasa pedih karena terlalu lama melotot. Ditariknya nafas pendek seraya menelan saliva.
Apa artinya ini?
Entah. Tak faham lagi ia dengan dunia pekerjaan yang bengis dan kejam.
Haruskah Adel menemui boss Ramzy untuk konfirmasinya? Tapi...., ah bodo amat lah! Yang penting saat ini hatinya tak lagi sedih. Ada bunga-bunga bermekaran dihatinya.
Yeaaaay.... Alhamdulillah! Tak sia-sia mama papanya selalu sujud disetiap wajib lima waktunya mendoakan kesuksesan anak-anaknya. Akhirnya, semua doa terkabul sudah.
Berarti, boss Ramzy bukan boss mesum dong! Berarti, boss Ramzy juga bukan boss songong yang tengil macam di film My Stupid Boss dong!
Adel tersenyum malu sendiri. Semalam hatinya dipenuhi rutukan kata-kata kasar nan kotor ditujukan pada boss tampan itu. Bahkan nyaris ia lontarkan lewat bibir mungilnya. Untung dirinya tak melakukan tindakan frontal itu.
Haisssh.... Bisa malu ia jika kemarin malam ia kebablasan memaki-maki anak boss yang notabene adalah direktur eksekutif itu.
Untung, untung.....!!! gumam hati kecilnya bersyukur.
"Ini beneran pak? Bukan prank lagi khan? Bukan juga April mop karena sekarang bulan April?"
"Hahaha.... Bisa saja kamu! Ya sudah, ini berkas-berkas kontrak kerja kamu. Silakan dulu dibaca poin-poinnya. Jika ada yang kurang dimengerti bisa ditanyakan. Kalau sudah cukup mengerti, bisa langsung Adelia tandatangani."
Adel menarik nafas lega. Artinya jika ia menandatangani berkas kontrak kerja itu, otomatis ia resmi menjadi karyawan PT RAMA CORP.
Setelah dua kali ia mengulang membaca poin-poin yang tertera dilembaran tersebut, Adel pun menyetujui dengan membubuhkan tandatangannya segera. Dengan membaca bismillah dalam hati tentunya.
__ADS_1
Cita-cita dan harapannya mengajak mama papa dan kak Ella pergi ke Seaworld Ancol untuk makan dan liburan akhir bulan nanti hampir jadi kenyataan. Aamiin
đź’•BERSAMBUNGđź’•