
Malam ini Adel tak dapat tidur. Terngiang-ngiang ucapan boss tengilnya tadi dengan segala upayanya meraih hatinya.
Antara percaya dan tidak. Antara benar dan salah responnya, Adel hanya menimbang-nimbang.
Andai benar Ramzy berbuat begitu untuk menarik hatinya, itu sungguh luar biasa. Puluhan lilin berbentuk hati dilantai, meja bundar penuh makanan dan minuman mahal, ditambah lilin yang indah dan temaram menemani makan malam. Sungguh romantis dan penuh kejutan.
Tapi mengingat Ramzy adalah pria beruang, hal itu adalah suatu tindakan yang mungkin biasa saja. Dengan uang, ia bisa membeli segalanya.
Tapi tidak hati Adel. Tidak semudah itu. Selain Adel belum memiliki rasa yang membuncah, ia juga memang minder bila harus berpasangan dengan Ramzy. Tak kan mungkin terjadi.
Gaya hidup dan karakter mereka sangat jauh berbeda. Dan tak mungkin bisa disatukan. Itu pikir Adel.
Ditambah saat ini prioritasnya bukanlah 'cinta'. Tapi ingin membahagiakan kedua orangtuanya. Setidaknya satu atau dua tahun sedikit banyak ia ingin mendedikasikan hidupnya untuk menyenangkan kedua orangtuanya. Lewat hasil kerjanya. Liburan bersama, kalau bisa setiap sebulan atau dua bulan sekali ketempat yang mahal. Itu cita-citanya kini.
Juga berdoa lebih khusu' untuk jodoh sang kakak. Ya. Ella tahun ini genap berusia 27 tahun. Tapi belum juga terlihat menggandeng pasangan. Membuat Adel tidak boleh sembarang membawa pria kerumah, apalagi mengenalkannya sebagai pacar.
Khawatir Ella sedih. Juga mama papanya pun akan kecewa.
Tring.
Chat dari bang Rahman.
Del, lagi apa?
Lagi balas chat abang😋
Lama ga liat Adel, sibuk y
Iya nih, akhir bulan bang.... dikejar deadline
Asal ga dikejar anjing y Del
Jiaaaah hahaha
Maksi bareng yok besok
InshaaAllah y bang, klo bs keluar
Apaan yg keluar
__ADS_1
Badan baaaaang....bukan ingus
Ih? Jorseeeee😅😂
Baru tau y Adel jorseee😋😂
Ho'oh. Ditunggu y di StarDuck
Oughey
Bye Adel cantik rese'...Met rehat, met bobo
Bye abang Rahman yg nyebelin😋met met met... culametan met met met😂😂😂
Tuh khan rese', utang jitak😝😟
Adel terkikik sendirian. Chatnya dengan Rahman memang tak pernah benar. Selalu penuh canda. Karena Rahman juga adalah cowok jenaka.
.....
Siang jam istirahat tiba. Adel bukanlah orang yang mudah melupakan janji. Meski terkesan meremehkan, ia termasuk cewek yang teguh memegang janji.
"Menu berat ya? Aku mau spinach tofu lasagna ditambah dessert juga salad buah ya!" pesan Rahman lalu menunjuk Adel.
"Samain aja mas!" sahut Adel senang. Berkat abang ketemu gede inilah ia bisa makan makanan enak dan aneh-aneh. Meski kadang ketika jaman kuliah, suka juga hang out keresto-resto millenial bersama teman-temannya. Tapi tak bisa intens secara uang jajannya yang minim dan hanya bisa nongkrong di warung-warung terbuka kelas menengah kebawah saja.
Rahman terlihat lebih manis. Dandanannya lebih rapi dari biasanya. Seperti ada yang beda. Manglingi kalau orang Jawa bilang.
"Del....."
"Hm?"
"Tambah ga?"
"Cukup bang, alhamdulillah ini...porsi kuli! Hehehe...."
"Del...."
__ADS_1
"Ya bang?"
"Mmmmh.... Aku koq semakin susah tidur ya Del sekarang?"
"Insomnia ya? Abang kalo malem jangan ngopi. Minum susu hangat sebelum tidur. Bisa bantu tidur cepat, bang!"
"Setiap mau tidur, selalu inget wajah Adel!"
"Yassalaaaam...."
"Abang kesemsem tawa Adel, senyum Adel, cemberut Adel. Tau ga,... 4 hari ga ketemu Adel kayak 4 tahun Lebaran ga pulang-pulang!"
"Bang Toyib dong, bang!"
Keduanya tertawa terbahak-bahak. Sungguh pasangan satu frekuensi. Yang satu gokil yang satu sedeng. Klop memang.
Tapi lagi-lagi Adel menggeleng. Berusaha menepis lagi cinta yang datang.
"Bang, temenan lebih asik ketimbang cinta-cintaan. Kalo temenan, kita bebas gila. Kalo pacaran, yang ada kita pada jaim-jaiman. Ga seru lagi, bang! Lagian, Adel sayang abang sebagai kakak. Andai abang mau, gimana kalo abang Adel kenalin sama kakak Adel? Kak Ella?"
"Hhhh....., Adel gimana sih? Mau Adel, koq dikasih kakaknya?"
"Ish sembarangan! Emang kita apaan? Barang gitu?"
"Barang kesayangan. Hehehe... Kita tukeran hati Del! Adel jaga hati abang, abang peluk hati Adel!"
"Jiaaah... bukan tempat penitipan barang hehehe.... Tukeran kado aja kadang ada ga enaknya, bang! Adel pernah rugi, beli kado harga 50 ribu pas dapet kado balik harganya 20 ribu! Hhhh.... Rugi banyak bang!"
"Makanya kalo tukeran kado jangan kepedean dapet balesan lebih mahal! Eh kenapa jadi bahas masalah tukeran kado juga Del? Ini gimana ini hati bang Rahman? Ga da niatan dimainin apa ni hati?"
"Kembalikan saja pada jeroan, bang! Biarkan hati bersatu bersama ampela. Jangan dipisah ya bang! Adel sayang abang! Hahaha...."
"Hahahaha... patah hati abang dong nih!"
"Tar Adel kirimin lem Korea bang, dijamin awet ampe berbulan-bulan. Maaf ya bang!"
Rahman tertawa terpingkal-pingkal. Adel adalah gadis manis yang memiliki sense humor tinggi. Rada gila sedikit nyentrik. Jauh dari pembawaannya yang sederhana dan polos. Semakin membuat sedih hati Rahman yang terpotek.
💕BERSAMBUNG💕
__ADS_1