PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG

PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG
NGIDAM DODOL GARUT


__ADS_3

Mira dan Ella secara bersamaan hamil. Semua adalah rahasia Illahi tentunya.


Diacara pernikahan Cipluk/dokter Astari, kedua pasangan yang istri-istrinya tengah hamil muda itu tidak menjadi pengiring pengantin. Tapi hanya sebagai tamu undangan saja.


Kedua pria dewasa itu begitu memanjakan para wanitanya. Membuat banyak pasang mata memandang iri melihat kemesraan mereka.


Ella dan Ramzy izin pulang lebih dulu karena tak kuat berada diruangan terlalu lama. Karena kehamilan yang kedua ini membuat Ella gampang lelah dan tidak suka keramaian.


Berbeda dengan Mira, yang justru suka suasana ramai meski kadang aroma aneka ragam membuatnya mual. Tapi Mira lebih fight bertahan dipesta Cipluk.


Suami dokter Astari seorang duda berusia 42 tahun. Tapi masih gagah juga tampan sekali. Terlihat mereka begitu serasi dan penuh cinta membuat Rahman-Mira turut senang bahagia.


"Pulang yuk, yang? Badanku ga enak nih!" ajak Rahman pada istrinya.


"Sebentar yang! Aku masih suka disini!" bisik Mira ditelinga Rahman.


"Hhhh..... Jalan-jalan yuuuk! Aku mau dodol Garut yang!"


"Dimana cari dodol Garut?"


"Ya di Garut! Makanya hayoo...! Mumpung masih jam 10, kita ke Garut sekarang juga!"


"Ya Allah kak! Istighfar... Garut jauh kak! Kita pesan online aja!"


"Ayoooo....!"


Mira hanya bisa menggeleng melihat kelakuan suaminya. Mereka beneran pergi ke kota Garut hanya untuk membeli dodolnya yang terkenal itu.


Setelah puas berkeliling pusat kota Garut dan membeli berbagai macam dodol. Dari dodol original sampai dodol yang sudah dimodifikasi. Rahman benar-benar memborong semua dodol.



__ADS_1




"Kakak, eling! Beli banyak emang mau dimakan semua?"


"Buat tetangga, kerabat, sahabat juga yang!"


"Hadeuh!"


Mira hanya menatap Rahman dengan pandangan pasrah.


"Mira mau apa? Sini, Mira pilih aja sesuka hati!"


"Aku mau dorokdok sama burayot kak!"


"Ambil yang!"




"Kakak! Kepindahan kita ke Surabaya bagaimana?"


"Kita pending yang! Nunggu my baby lahir dan Ahmad lulus SD juga ya? Khawatir juga kalau kamu lahiran disana. Kalau disini, ada Cipluk dan Bryan. Kita punya saudara-saudara yang mumpuni dalam mengurus persalinan Mira!"


"Iya sih. Aku juga mengkhawatirkan sekolah Ahmad! Tanggung juga pindah dikelas 6!"


"Iya. Ga pa pa khan yang? Kamu sekarang bisa stay dirumah.Saham SOFTELLA Alhamdulillah melonjak penjualannya! Bisa disimpan di rekening deposito kamu untuk 5 tahun kedepan.


"Makasih suamiku sayang! Sungguh Mira tak menyangka, akan sangat sebahagia ini! Rezeki kita mengalir tanpa putus. Kakak adalah lelaki paling hebat mengatur semua keuangan!"


"Mungkin dimata Mira, kakak terkesan pelit dan piki-piki dalam mengeluarkan uang. Tapi sebenarnya kakak takut kita menyusahkan anak cucu kita nantinya!

__ADS_1


Boros itu adalah salah satu kesukaan setan. Makanya kakak pergunakan setiap rupiah yang kakak hasilkan dengan sangat hati-hati!


Kakak khan pernah tak pegang uang sepeserpun dulu, yang!"


"Hhh... Maaf! Jadi selalu mengingat masa lalu yang suram!"


"Mengingat itu perlu yang! Untuk kita jadi perhatian, tidak boleh sombong dan jumawa selalu melihat ke atas!"


Cup.


Mira mengecup pipi suaminya mesra.


"Eh? Ini dipinggir jalan yang!?"


"Hihihi...abis gemes sama kakak yang imut!"


"Itu ngeledek namanya! Tua gini dibilang imut!"


"Hehehe.... imut koq biarpun tua!"


"Haiissh.... jujur banget istriku ini!"


"Hahahaha... maaf kak!"


Cinta mereka telah bergulir dengan begitu indahnya. Perlahan tapi pasti.


Sama halnya dengan cinta Ramzy pada Ella. Yang telah diuji Allah dengan berbagai macam cobaan dalam kehidupan mereka.


Agnes dan Bryan menyusul membina rumah tangga. Perahu baru dikembangkan layarnya. Entah didepan sana, apakah berat perjalanannya, mereka berdua bertekad mengarunginya bersama.


Melihat pengalaman dari Ramzy-Ella, Rahman-Mira,...mereka percaya, dengan kekuatan cinta pasti semua teratasi.


Semoga.

__ADS_1


đź’•BERSAMBUNGđź’•


__ADS_2