PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG

PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG
DIHINA TAPI TAK MEMPAN


__ADS_3

"Selamat pagi menjelang siang semuanya para hadirin sekalian! Woow.... Hari ini suasana di room hall gedung RAMA CORPORATION beneran bikin pangling! Lihat dekorasinya, lihat hadirin sekalian, para petinggi perusahaan yang tercinta, para tamu undangan yang terhormat, juga para karyawan dan karyawati tercinta...semua terlihat berbeda! Trendy, keren dan elegan..., seperti motto perusahaan RAMA CORPORATION yaitu trendy, keren dan elegan!....."


Sang MC memulai pembukaan diatas podium.


Setelah panjang lebar menjelaskan perusahaan dan sejarah serta medali-medali keberhasilannya selama perjalanan perusahaan ini, MC mengumumkan sesuatu yang membuat seluruh karyawan tercengang.


"Selain pesta perayaan HUT Perusahaan RAMA CORP,...hari ini juga adalah hari istimewa pertunangan Direktur Eksekutif Muda kita, yakni Mas Teuku Ramzy dengan Nona cantik putri dari pemilik saham terbesar PT. ADIDAYA GOLD bapak Tanry Frey, Nona Lauraa Arsenalita Frey. Tepuk tangan yang meriah, untuk pasangan muda ideal nan cantik dan tampan!"


Prok prok prok prok......


Ramai suara tepukan riuh seisi hall room. Termasuk Adel yang tertegun tapi masih memberi applouse untuk pasangan yang disuruh berdiri diatas panggung dan berbicara sepatah dua patah kata dipodium.


Lauraa terlihat begitu cantik dan anggun. Begitu juga Ramzy. Ternyata pakaian mereka sudah dicouplekan. Membuat Ramzy sedikit gusar. Dan menyenggol Lauraa hingga tas GUCCI nya terjatuh dari genggaman tangannya.


"Ambil!" kata gadis itu dengan nada perintah pada Ramzy. Spontan Ramzy yang memang memiliki egois tinggi langsung memasang wajah garang.


"Ambil sendiri!" jawabnya dingin.


"Kau yang menyenggolku khan? Berarti ini salahmu!"


"Salahmu juga! Kenapa tidak dipegang dengan benar!" hardik Ramzy semakin kesal.

__ADS_1


Gadis ini sombong sekali! Belum apa-apa sudah berani perintah! Apalagi kalau sudah jadi istri!


"Kamu khan laki-laki! Ambil! Jangan sampai aku teriak lewat pengeras suara!" ancamnya tak kalah sengit. Gadis yang sangat keras kepala rupanya.


Para hadirin hanya menatap dari kejauhan. Tak mengerti apa yang tengah mereka berdua obrolkan. Tapi dari mimik keduanya, sangat jelas terlihat aura perdebatan yang sengit.


Lauraa akhirnya mengalah. Menunduk pelan sambil mengambil dompet mahal warna goldnya itu.


"Aku ga mau tunangan sama kamu meskipun kamu tampan! Asal kau tahu, yang naksir aku itu banyak! Bahkan lebih kaya dari perusahaan RAMA CORPORATION!" kata-kata Lauraa yang kekanak-kanakkan diujung mic memerahkan wajah pak Rama dan juga bu Shinta, orangtuanya Ramzy.


Ramzy menyeringai. Menatap wajah cantik Lauraa. Ia bersorak kegirangan karena wajah cantik itu hanyalah topeng yang menutupi kebusukan hati dan sifatnya yang arogan.


Berbeda dengan pak Rama dan istrinya yang pucat pasi karena putranya lagi-lagi dipermalukan diacara besar perusahaannya sendiri. Membuat keduanya ingin segera pergi berlalu meninggalkan acara.


Suara-suara terdengar gaduh memenuhi ruangan pesta.


Adel kaget bukan kepalang. Semua mata mengarah kepadanya yang membatu tak tahu apa-apa. Tapi..... andai dia menampik, itu artinya dia mempermalukan bossnya dua kali dipesta ini.


Baru saja ia kasihan karena Ramzy benar-benar dipermalukan dimuka umum hanya karena masalah sepele oleh gadis manja yang ingin ditunangkan kedua orangtuanya.


"Hei, maksud aku bukan begitu! Maksud aku cuma memancing kamu supaya berlaku lebih lembut padaku mas Ramzy!" suara Lauraa yang manja memenuhi ruangan.

__ADS_1


Membuat para hadirin kembali ramai kasak-kusuk.


"Tapi aku tidak berbohong, nona Lauraa! Aku memang jatuh cinta dan tergila-gila pada gadis pujaan yang tadi kusebutkan namanya!"


"Sayangku, Adelia! Tolong.... perlihatkan dirimu! Naiklah kepanggung untuk menemani aku!" suara Ramzy memanggil Adel. Terdengar penuh pengharapan Adel menurutinya.


Adel lama terpaku. Matanya menatap Ramzy yang gagah berdiri diatas panggung sana. Sementara gadis yang bernama Lauraa itu menangis dan turun panggung dengan tergesa.


Adel dibantu Latifah berjalan perlahan menuju panggung.


Hap.


Ramzy melompat turun dari panggung. Menarik jemari Adel yang dingin. Merengkuh bahunya menaiki tangga podium.


"Papa, mama! Inilah gadisku. Gadis idamanku! Jangan takut dan sedih, meski aku dilecehkan seorang gadis kaya raya dipesta perusahaan kita,... tapi aku sebenarnya sudah lama ingin memperkenalkan Adelia secara resmi pada kalian berdua. Dan Tuhan rupanya merestui. Diacara besar ini, saya umumkan.... saya resmi mempersunting Adelia Wilhelmina sebagai tunangan saya!"


Prok prok prok prok.....Suit, suit...!!!


Ramai sorak gembira para karyawan menyambut hari bahagia putra pemilik tempat mereka bekerja.


Sedang keluarga Tanry Frey satu persatu pergi meninggalkan acara pesta dengan wajah merah karena malu.

__ADS_1


đź’•BERSAMBUNGđź’•


__ADS_2