PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG

PERNIKAHAN (Bukan Sekedar) NAIK RANJANG
LIBURAN DI BANGUNAN BUKTI CINTA


__ADS_3

"Mama! Assalamualaikum!"


Ella pulang kerumah orangtuanya dengan dituntun Ramzy. Pecah tangis mamanya langsung menghambur kepelukannya.


"Maafkan kami ya Nak! Kami adalah orangtua yang mengecewakan. Maaf sayang!" kata mama disela isak tangisnnya.


Ella juga menangis sesegukan. Ia jatuh duduk memeluk kaki mamanya. Meminta maaf atas semua sikap dan sifat buruknya pada mama.


"Bangun, sayang! Mama sama papa yang telah membuat Ella jadi hancur! Sini sayang!" keduanya berangkulan dibawah dengan hati lebih tenang.


Papanya keluar dari kamar sambil menggendong baby Rafa. Ella langsung menghampiri papanya. Mengambil Rafa dengan derai airmata. Ia hanya mengulurkan jemarinya untuk mencium punggung lengan papanya. Tapi sekejap kemudian berbalik badan kembali kepada mamanya.


Papa langsung menyergap Ella dari belakang. Menangis ia dipunggung putri kesayangannya yang diam tak bergeming.


"Papa salah nak! Sangat bersalah. Papa memang pantas Ella benci. Papa pantas Ella marahi. Tapi papa mohon, jangan diamkan papa, sayang!" Rintihannya terdengar hingga masuk kesanubari Ella.


Rafa yang ikut menangis membuat mamanya segera mengambil alih menggendongnya dari pelukan Ella.


"Papa! Ella kecewa sama papa! Iya. Sangat kecewa. Karena papa telah menduakan hati dan cinta papa pada mama! Papa menyakiti mama. Apa papa sadari itu?"


"Mama ingin bercerai. Mama ingin pergi membawa kalian meninggalkan papa karena tekanan keluarga saat itu. Iya papa memang jahat dan kejam! Tapi papa tak punya pilihan lain. Papa bingung, papa tidak akan bisa jauh dari mama dan kalian. Karena keluarga papa bersikukuh menjodohkan papa lagi dengan perempuan lain agar bisa menambah keturunan dan mendapatkan anak laki-laki. Sementara mama juga akan pergi ke pengadilan menggugat cerai papa.


Entah bagaimana caranya Allah meluluhkan hati mama, hingga mama bertahan disamping papa. Entah bagaimana juga Allah mengatur semuanya menjadi mudah untuk papa berbuat dosa."


"Bullshit! Papa kenapa tidak pergi keluar rumah keluarga papa saat itu juga! Tapi papa malah ambil kesempatan menikah dengan mantan pacar papa!... Hebat! Itu tindakan keren!" Ella bertepuk tangan kesal.


"Dan papa telah menyakiti dua hati perempuan sekaligus. Terutama hati mama! Mamaku, pa! Apa papa sama sekali tidak memikirkan perasaan mama?"


Papanya jatuh kelantai. Menangis dilantai sementara Ramzy berusaha menenangkan istrinya dengan pelukannya.

__ADS_1


"Sudah sayang! Please kumohon! Jangan buat dirimu menderita lagi!" bisik Ramzy pada istrinya.


"Itu permintaan mama, nak! Mama yang menyuruh papamu untuk menikahi kak Suminah. Mama juga yang mengantar mereka menikah di KUA." Mama membuka suara seraya memeluk papa yang ada dilantai.


"Astaghfirullaaah....!!! Mama! Hati mama terbuat dari apa? Sampai sekuat itu mama? Sampai setegar itu jiwa mama! Ya Allah ya Tuhankuuuu!!!"


Ella lagi-lagi menciumi pipi mamanya. Bertubi-tubi hingga Rafa putranya kembali menangis.


"Udah sayang! Ella please stop it!!!" Ramzy akhirnya berteriak. Membuat semua diam, kecuali Rafa.


"Mama papa! Ramzy minta izin, membawa Ella dan anak-anak pergi dari rumah ini. Bukan untuk memperkeruh keadaan. Tapi Zy ingin membawa Ella refreshing. Kami pasti akan kembali pada kalian! Ramzy mohon maaf, kalau sekiranya tindakan yang Ramzy ambil ini kurang berkenan dihati papa dan mama!"


"Kalian mau kemana?" tanya mama. Mendekat dan meraih kembali jemari Ella. Masih dengan genangan airmata.


"Kami akan tetirah ke Surabaya, ma! Hanya sebulan. Maafkan Ella ya ma?" Ella pamit pada mamanya. Diciuminya tangan mamanya. Lalu wajahnya.


"Ella titip mama, pa! Jaga malaikat Ella jangan sakiti hatinya!" ucapnya singkat.


"Ella! Maafin papa nak! Ella!"


Ramzy meminta para babysitter putranya untuk berkemas. Ia juga membereskan semua pakaian Ella serta beberapa pakaiannya kedalam koper mereka.


Rencana menginap selama sampai 40 hari dirumah keluarga Ella ternyata tak lebih dari 4 hari saja bagi Ella. Kejadian naas terbongkarnya rahasia hidup papa membuatnya illfeel dan hilang respek hingga saat ini.


Meski Ramzy berusaha mengingatkannya untuk tidak berbuat melebihi batas dan durhaka pada papanya, tapi Ella masih belum bisa memaafkan papa.


Terlalu sakit hatinya. Karena papa adalah tonggak kesedihan hatinya bermula. Meski ia tahu, dalam agamanya dilarang durhaka pada orangtua. Meski ia tak tahu pasti seberapa kerasnya keluarga besar papanya pada papa, tapi ia masih belum bisa menerima takdir ini.


Ramzy mengerti, Ella butuh waktu. Itu sebabnya ia mengajak istrinya itu untuk menyepi dahulu menenangkan diri. Setidaknya, Ella bisa berfikir lebih jernih lagi. Melupakan semua kesedihan dan penderitaan hatinya dimasa lalu. Dengan membawanya pergi menjauh.

__ADS_1


.....


Surabaya menyambut kedatangan keluarga kecil Ramzy setelah dua hari mereka berhenti berkali-kali dipersinggahan.


Ramzy, Ella, Rafa-L, Rafi-L, juga suster Irna dan suster Ria. Juga mbok Surti, asisten rumah tangga keluarga mereka. Bertujuh mereka pergi meninggalkan ibukota.


Suasana hangat bahkan ramai penuh kekeluargaan membuat perjalanan terasa singkat dan tidak membosankan.


Mbok Surti adalah orang yang paling mereka hormat dan tuakan diantara mereka. Meski seringkali latah, tapi mbok Surti lah orang yang sangat Ella dan Ramzy andalkan.


Fidelia menatap gerbang pintu masuk bungalow yang akan mereka tempati selama sebulan itu. "The King Dom Lady Mira Farm & Agriculture".


Pemandangan yang sangat indah terhampar dibalik gerbang besinya yang tinggi besar menjulang. Mirip bangunan kastil/benteng istana di benua Eropa jika dilihat dari luar. Sangat memikat hati untuk segera bergegas masuk dan menikmati semua keindahan yang ada didalam sana.


Bahkan Ramzy sendiri takjub hampir tak percaya. Rekan partnernya itu begitu romantisnya pada pasangannya dengan diam-diam membangun sebuah 'kota' untuk istri tercinta. Bahkan dengan nama yang terpatri kokoh dipintu gapuranya.


Gila! Keren juga tuh aki-aki, gaya percintaannya. Sampai-sampai ia membangun sebegitu indah dan mewahnya untuk Mira. Pantas ia bekerja sangat keras bahkan terkesan kikir untuk dirinya sendiri. Ternyata dia menabung uangnya untuk semua ini! Hhhh... Malu aku jadinya! Cintaku pada Ella ternyata hanya seujung jari kakinya saja. Mirip kisah cinta Shah Jahan pada Mumtaz Mahal. Seorang Kaisar Mughdal yang ada di kota Agra, India. Hhhh....!! Harus belajar banyak dari si aki soal cinta dan pengorbanan rupanya aku ini!


Ramzy tersenyum memandang wajah Ella yang berbinar-binar.


"Ini tempatnya temen mas memang untuk disewakan kah?"


"Untuk dia pribadi yang! Jadi kita termasuk yang paling beruntung. Karena kita adalah pasangan pertama yang menikmati tempat ini bahkan sebelum yang punyanya."


"Waaaah, kereeeen! Makasih ya mas!"


Ramzy memeluk bahu istrinya. Menarik nafas panjang. Berdoa dan berharap, ia bisa juga menginvestasikan uangnya untuk masa tuanya bersama Ella ditempat-tempat seperti ini.


đź’•BERSAMBUNGđź’•

__ADS_1


__ADS_2