
" Kami sangat bahagia kamu tidak membenci kami." Ucap mommy Gloria.
" Tentu saja tidak, sekarang kita makan yuk mom, dad." Ucap Cantika sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan daddy Thomas dan mommy Gloria.
Mommy Gloria dan dady Thomas berjalan ke arah kursi makan dan seperti biasa mommy Gloria mengambil makanan untuk suaminya terlebih dahulu tapi hari ini tidak seperti biasanya karena mommy Gloria mengambilkan semua makanan baik ke 7 anak kembarnya maupun ke 5 menantunya dan dua calon menantunya tapi sebelumnya mengambilkan makanan untuk tuan Saverio terlebih dahulu.
" Kok mommy yang mengambilkan makanan?" Tanya Maya merasa tidak enak hati.
" Iya mom." Jawab mereka serempak.
" Tidak apa - apa, sebelum makan kita berdoa terlebih dahulu." Ucap mommy Gloria.
Daddy Thomas memimpin doa setelah lima menit berdoa mereka makan bersama tanpa ada yang bicara sedikitpun hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.
" Kalian semuanya berkumpul di ruang keluarga biar mommy dan daddy yang membersihkan meja dan mencuci piring." Ucap mommy Gloria.
" Tapi mom..." Ucapan mereka terpotong oleh daddy Thomas.
" Tidak ada tapi - tapian." Ucap daddy Thomas dengan nada tegas.
Mereka pun dengan patuh pergi meninggalkan ruang makan menuju ke ruang keluarga sedangkan mommy Gloria dan daddy Thomas saling membantu membersihkan meja makan dan mencuci piring hingga hampir setengah jam mereka sudah selesai.
Mereka berdua berjalan ke ruang keluarga sambil saling berpelukan dari arah samping dan duduk berdampingan. Mereka mengobrol dan tertawa bersama hingga tidak terasa sudah dua jam lamanya mereka mengobrol.
" Quenby, Aurora, Fico dan Yohanes kalian berempat besok siang akan menikah jadi pesan mommy terimalah segala kelebihan dan segala kekurangan pasangan masing - masing, saling mencintai dan saling percaya adalah kunci dari hubungan suami istri." Ucap mommy Gloria.
" Pesan daddy, untuk khusus untuk anak - anak laki - laki dan para menantu laki - laki daddy, daddy minta sayangi dan hilangkan perasaan emosi terhadap istri kalian masing - masing. Jika ada satu yang marah daddy harap yang satunya jangan ikut marah ingat masing - masing sudah mempunyai anak - anak kasihan mereka jika melihat ke dua orang tuanya bertengkar." Sambung daddy Thomas.
" Baik dad, mom." Jawab mereka serempak.
" Sekarang sudah malam kalian tidurlah karena besok kita semua sibuk mengurus pesta pernikahan Quenby dengan Fico dan Yohanes dengan Aurora." Ucap mommy Gloria.
" Baik mom." Jawab mereka serempak.
Mereka pun berdiri dan berjalan ke arah kamar masing - masing untuk beristirahat begitu pula dengan semua penghuni mansion hanya beberapa bodyguard yang bertugas menjaga mansion.
__ADS_1
Waktu berlalu dengan cepatnya dan kini malam berganti pagi semua penghuni mansion sudah bangun dan sibuk mengurus pesta pernikahan sedangkan daddy Thomas dan mommy Gloria sudah bersiap - siap untuk menjemput ke dua orang tua daddy Thomas.
" Mommy, daddy aku antar ke bandara ya." Ucap Aleandro putra pertama mereka.
" Tidak kamu di sini kamu sebagai anak pertama bertanggung jawab dalam pesta pernikahan ke dua adikmu." Jawab daddy Thomas.
" Kalau begitu aku saja dad yang mengantar." Ucap Maximus putra ke dua.
" Kamu sebagai anak ke dua membantu kakakmu dalam mengatur pesta pernikahan ke dua adikmu." Jawab daddy Thomas.
" Kalau begitu Nathan saja yang mengantar." Usul Nathan putra ke 4
" Istrimu lagi hamil jadi temani istrimu." Jawab mommy Gloria giliran yang berbicara.
" Kalau begitu Aska saja yang mengantar mommy dan daddy." Usul Aska menantu ke 6.
" Kamu bertugas mengawasi jalannya pernikahan ke dua kakak iparmu." Jawab daddy Thomas.
" Aku kan tidak ada tugas jadi biar Robert saja yang mengantar." Usul Robert menantu ke 7.
" Kata siapa tidak ada tugas kamu membantu Aska mengawasi jalannya pernikahan ke dua kakak iparmu." Jawab daddy Thomas.
" Tapi mom...." Ucapan mereka terpotong oleh daddy Thomas.
" Tidak ada tapi - tapian, kalian semua jaga diri kalian baik - baik." Ucap daddy Thomas.
" Daddy dan mommy juga jaga diri baik - baik." Ucap mereka serempak.
Mereka satu persatu mencium punggung mommy Gloria dan daddy Thomas secara bergantian kemudian daddy Thomas dan mommy Laras pergi meninggalkan mansion bersama dua orang bodyguard dan salah satunya merangkap sebagai sopir menuju ke bandara. Sepeninggal mommy Gloria dan daddy semua penghuni mansion mulai sibuk menyiapkan pesta pernikahan hingga tidak terasa jam menunjukkan pukul sembilan pagi.
" Claudia, Maya, Kasandra dan Cantika sudah jam sembilan pagi waktunya kita di rias." Ucap Cantika istri Aleandro yang masih sibuk membantu menghias altar pernikahan.
" Ok." Jawab mereka serempak.
" Daddy Saverio, Maximus, Nathan, Aska dan Robert ayo kita mulai bersiap." Ucap Aleandro.
__ADS_1
" Ok." Jawab mereka serempak.
Mereka pun pergi ke kamar khusus pria dan wanita untuk para wanita memakai gaun pesta dengan warna senada dan di rias wajah dan rambut sedangkan untuk para pria memakai stelan jas senada hingga setengah jam kemudian para pria sudah keluar untuk menyambut tamu undangan sedangkan para wanita masih di rias hingga jam sepuluh pagi para wanita sudah selesai di rias dan sangat cantik merekapun menemani para suami untuk menyambut para tamu undangan.
Tidak terasa sudah jam sepuluh lima puluh lima menit mereka menyambut para tamu undangan dan tibalah dua pasang pengantin Quenby dan Aurora menuruni anak tangga sedangkan Fico dan Yohanes berada di bawah dekat tangga untuk menyambut calon pengantin masing - masing.
" Kok mommy dan daddy belum datang ya?" Tanya Aleandro dengan berbisik di telinga Maximus.
" Iya kak padahal tinggal lima menit lagi acara akan di mulai." Bisik Maximus.
" Perasaan kakak kok tidak enak ya." Bisik Aleandro lagi.
" Aku pikir hanya perasaanku saja ternyata kakak juga." Bisik Maximus.
" Kak Aleandro dan kak Maximus," Panggil Nathan mendekati ke dua kakak kembarnya.
" Ada apa dek?" Tanya Aleandro dan Maximus serempak.
" Apa acaranya di tunda dulu ya?" Tanya Nathan
" Memangnya kenapa dek?" Tanya Aleandro.
" Mommy dan daddy belum datang." Ucap Nathan.
" Jangan, acaranya tetap dilanjutkan saja." Ucap tuan Saverio tiba - tiba datang dan menemui mereka bertiga.
" Tapi dad.." Ucapan Nathan terpotong oleh tuan Saverio.
" Kemarin siang mommy dan daddy kalian meminta daddy kalau seandainya mommy dan daddy kalian datang terlambat acara pernikahan tetap dilaksanakan." Ucap tuan Saverio.
" Acara sudah mulai ayo kita ke sana." Ucap tuan Saverio.
" Baik dad," Jawab mereka dengan patuh.
Merekapun berjalan ke tempat di mana Quenby dan Fico mengikrarkan janji suci pernikahan begitu pula dengan Yohanes dan Aurora namun baru saja acara akan dimulai terdengar suara empat mobil ambulance memasuki gerbang mansion membuat ke tujuh anak - anak daddy Thomas dan mommy Gloria berdetak sangat kencang.
__ADS_1
" Kak Aleandro." Panggil Maximus, Nathan dan Yohanes serempak.
" Kenapa bunyi sirene?" Tanya Quenby, dokter Kasandra dan Cantika bersamaan.