
Singkat cerita kini Jimmy dan Jessica sudah sampai di mansion milik daddy Nathan, mereka berdua berjalan ke arah ruang keluarga namun mereka sangat terkejut terlebih Jessica karena keluarga daddy Nathan mengadakan pesta kejutan membuat Jessica mengeluarkan air mata bahagia karena baru kali ini dirinya diperlakukan seperti anggota keluarga dalam dirinya berjanji untuk melindungi keluarga barunya walau taruhannya nyawa sekalipun.
" Jessica kenapa kamu menangis?" tanya mommy Maya yang melihat Jessica tidak berhenti mengeluarkan air matanya.
Semuanya menatap ke arah Jessica begitu pula dengan Jimmy, Jimmy langsung menghapus air mata Jessica dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.
" Apakah kamu tidak suka dengan acara penyambutan kami?" tanya daddy Nathan.
" Jessica sangat suka dad, Jessica menangis karena Jessica sangat terharu dengan acara penyambutan," jawab Jessica.
" Syukurlah daddy ikut senang," jawab daddy Nathan.
" Sekarang waktunya kita makan bersama karena mommy yakin kalian pada lapar," ucap mommy Maya
" Mommy tahu aja kalau kami lapar," jawab ke lima anak kembarnya serempak.
" Tahu donk, ayo kita makan," ucap mommy Maya.
" Yuk," jawab mereka serempak.
" Oh ya sebelumnya, Albert mau memberikan informasi kalau lusa kami menikah dan untuk acara pernikahan di hotel Taylor selain itu papi juga mengatakan kalau kak Jimmy dan kak Jessica mau kita mengadakan acara pesta pernikahan di gedung hotel yang sama," ucap Presdir Albert.
" Kalau Jimmy terserah Jessica saja," ucap Jimmy.
" Bukankah hotel Taylor terkenal dengan sangat mahal dan hotel paling mewah, aku merasa tidak pantas," jawab Jessica.
" Siapa bilang tidak pantas?" tanya mommy Maya.
" Jessica jangan pernah merasa kamu tidak pantas, kamu itu sudah menjadi bagian dari keluarga kami jadi kamu pantas mendapatkannya," sambung daddy Nathan.
" Terima kasih mommy dan daddy, Jessica sangat beruntung mempunyai mommy dan daddy yang sangat tulus menyayangi Jessica," ucap Jessica sangat terharu.
" Mommy dan daddy tidak minta banyak - banyak, sayangi dan cintai Jimmy jangan pernah sakiti hatinya," ucap mommy Maya.
" Tanpa mommy dan daddy minta Jessica akan melakukannya terlebih Jessica sangat mencintai kak Jimmy," jawab Jessica.
__ADS_1
" Baguslah mommy dan daddy senang mendengarnya," jawab mommy Maya.
" Albert, bilang sama papi mu acara pesta pernikahan diadakan secara bersama," ucap daddy Nathan tiba - tiba.
" Baik dad," jawab Presdir Albert patuh.
" Sekarang kita makan," ajak mommy Maya.
" Ok," jawab mereka serempak.
Mereka pun berjalan ke arah ruang makan menikmati makanan yang sudah disediakan, mereka makan bersama tanpa ada yang bicara sedikitpun sedangkan Jessica yang baru pertama kali merasakan makan bersama keluarga karena selama ini dirinya selalu makan sendiri merasa sangat bahagia.
Dua Hari Kemudian
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini hari yang di tunggu dua pasang pengantin tiba di mana Presdir Albert dan Seli akan mengikrarkan janji suci pernikahan begitu pula dengan Jimmy dan Jessica.
Pesta resepsi diadakan sangat meriah dan sangat mewah mengingat keluarga besar daddy Alvonso adalah keluarga terkaya nomer satu di tambah keluarga besar daddy Thomas adalah keluarga terkaya nomer dua.
Banyak para kolega bisnis datang silih berganti dan banyak para gadis berusaha mendekati anggota keluarga besar daddy Alvonso dan keluarga besar daddy Thomas agar bisa menjadi salah satu bagian dari mereka tapi sayang para pria lajang bersikap dingin dan datar begitu pula para pria yang sudah beristri yang terkenal dengan pasangan yang setia ketika ada beberapa wanita yang mencoba menggoda para pria yang sudah menikah.
" Daddy, padahal mereka sudah tahu kalau kita sudah menikah tapi tetap saja mereka genit dan sengaja menggoda daddy," ucap mommy Maya dengan nada cemburu.
" Kok daddy tidak dekati saja mereka?" tanya mommy Maya sambil menahan kesal terhadap suaminya.
" Memang boleh mom? Kalau boleh daddy akan dekati mereka," jawab daddy Nathan yang sangat suka menggoda mommy Maya.
" Boleh saja tapi jangan salahkan mommy kalau mommy akan menggoda para pria," ancam mommy Maya.
" Aish enak saja, tidak boleh," jawab daddy Nathan dengan nada cemburu.
" Kan daddy mau dekati mereka ya sudah sana pergi," usir mommy Maya.
Grep
" Aish mommy, daddy kan hanya bercanda," jawab daddy Nathan sambil memeluk mommy Maya dari arah samping.
__ADS_1
" Bercanda daddy tidak lucu," jawab mommy Maya dengan wajah di tekuk.
" Tambah romantis saja pasangan ini," celetuk daddy Alvonso sambil memeluk mommy Laras.
" Hehehe..." tawa mommy Maya dan daddy Nathan.
'' Paman Alvonso dan Tante Laras juga tambah romantis seperti mommy dan daddy ku,'' ucap Daddy Nathan.
'' Kenapa nama Daddy di sebut?" tanya daddy Thomas sambil memeluk mommy Gloria.
" Kata paman Alvonso kalau kami pasangan romantis, mommy dan daddy serta paman Alvonso dan Tante Laras juga romantis," jawab daddy Nathan menjelaskan.
" Kita memang terkenal dengan sebutan pasangan yang romantis dan setia dengan pasangan," ucap daddy Alvonso.
" Tepat sekali," jawab daddy Thomas.
" Oh ya nanti setelah pesta kita berkumpul di ruangan aula paling atas dan sekaligus kita menginap di hotel ini," ucap daddy Alvonso sambil tersenyum jahil.
" Senyuman paman membuat Nathan curiga," ucap daddy Nathan.
Peletak
" Aduh paman, sakit," ucap daddy Nathan sambil mengusap kepalanya karena kepalanya di jitak oleh daddy Alvonso.
" Biarin, habis kamu sama orang tua tidak sopan curiga," jawab daddy Alvonso cuek.
" Maaf paman," jawab daddy Nathan.
" Tidak apa - apa jangan lupa katakan ke 6 saudara kembar mu bersama pasangannya termasuk Sela yang sudah menikah dengan Axel serta dua pasangan yang baru menikah," ucap daddy Alvonso.
" Baik paman," jawab daddy Nathan tanpa curiga.
" Memang ada acara apa?" tanya daddy Thomas.
" Acara keluarga kalau kita sudah menjadi satu keluarga besar," jawab daddy Alvonso.
__ADS_1
" Ok." jawab daddy Thomas tanpa curiga.
Mereka pun mengobrol bersama dan tanpa sepengetahuan mereka ada dua pasang mata menatap Jessica dengan penuh kebencian hingga mereka berdua keluar dari acara pesta pernikahan tersebut untuk mengatur rencana jahatnya.