Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Fico dan Quenby 2


__ADS_3

" Sebenarnya sudah mau tidur tapi ketika mendengar suamiku berbicara membuatku mendengarkan apa yang dikatakan suamiku," jawab Quenby dengan jujur.


" Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Quenby sambil menatap mata suaminya.


Fico menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup - tutupi sedangkan Quenby dengan setia mendengarkan cerita suaminya.


" Itulah yang terjadi," jawab Fico mengakhiri ceritanya.


" Apa yang terjadi dengan wanita itu?" tanya Quenby sambil menahan amarahnya.


Quenby tidak marah dengan Fico tetapi marah dengan wanita yang tidak tahu terima kasih karena sudah di tolong oleh suaminya malah mencelakai anak mereka yang belum sempat di lihatnya namun berbeda dengan Fico.


Fico mengira kalau Quenby marah dengan dirinya karena dirinya tidak jujur berteman dengan wanita lain. Fico dulu pernah mengatakan ke Quenby kalau dirinya melarang dengan tegas berteman dengan pria lain karena dirinya mempunyai sifat yang sangat cemburu dan posesif dan Quenby tidak merasa keberatan.

__ADS_1


Fico juga mengatakan ke Quenby kalau dirinya akan selalu setia dan tidak akan dekat dengan wanita lain selain istrinya. Hal itu membuat Fico merasa sangat bersalah terhadap istrinya karena dirinya tidak jujur dan membuat Fico menelan salivanya dengan kasar seperti orang yang ketahuan selingkuh.


Glek


" Wanita itu dan sopir yang menabrak dirimu sekarang di tahan di kantor polisi," jawab Fico berbohong karena tidak mungkin dirinya mengatakan kalau mereka sudah ma ti tapi sebelumnya di siksa terlebih dahulu oleh Fico.


Quenby menatap mata Fico dan terlihat jelas kalau suaminya berbohong sedangkan Fico yang mendapatkan tatapan Quenby wajahnya menjadi pucat karena takut ketahuan kalau dirinya berbohong hingga menelan salivanya dengan bersusah payah.


" Sayang, ingat dalam pernikahan kita harus saling jujur dan saling percaya, aku paling benci dengan orang yang tidak jujur. Sekali lagi aku tanyakan apa yang terjadi dengan wanita itu?" tanya Quenby mengulangi perkataannya sambil menatap tajam ke arah suaminya tanpa ada rasa takut sedikitpun.


Glek


Fico kembali menelan salivanya dengan kasar kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk mengumpulkan keberanian karena dirinya sangat takut jika dirinya berkata jujur Quenby akan marah karena jiwa psychophat Fico yang sudah lama tertidur kini kembali terbangun.

__ADS_1


" Wanita itu bersama sopir aku siksa dan ma ti di tanganku karena aku sangat marah sekaligus sedih secara bersamaan. Aku sangat marah karena gara - gara perbuatan mereka aku kehilangan anak kita yang tidak sempat kita lihat," jawab Fico dengan jujur.


Mata Fico tiba - tiba berubah menjadi merah tanda jiwa psychophat nya bangun membuat Quenby memeluk suaminya.


" Sayang," panggil Quenby dengan nada lembut sambil menatap mata suaminya yang masih memerah.


" Sayang, pergilah aku tidak ingin menyakitimu," mohon Fico sambil memejamkan matanya karena dirinya tidak mungkin melukai istrinya yang sangat dicintainya.


Fico berusaha untuk menghilangkan jiwa psychophat nya yang mendadak bangun karena dirinya tidak mungkin melukai orang yang sangat dicintainya dengan setulus hatinya sedangkan Quenby tidak memperdulikan hal tersebut.


" Aku tidak mungkin pergi," jawab Quenby.


" Aku tidak ingin menyakitimu jadi aku mohon kamu pergilah." mohon Fico kembali.

__ADS_1


__ADS_2