
" Sayang, mommy tahu pasti ada sesuatu yang daddy sembunyikan dari mommy." Ucap mommy Gloria sambil menatap mata suaminya.
" Benar mommy, tidak ada apa-apa. Aku mau bertemu dengan sahabat lama dokter Hendrik dan Markus." Jawab daddy Thomas
" Daddy, bertahun - tahun kita hidup berumah tangga mommy tahu selama ini daddy menyembunyikan sesuatu ke mommy dan mommy juga tahu kalau daddy sampai sekarang tidak membubarkan mafia. Siapapun yang menyakiti keluarga kita maka daddy memerintahkan anak buahnya untuk menangkap pelakunya dan membunuhnya, benar begitu daddy?" Tanya mommy Gloria.
Daddy Thomas menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menganggukkan kepalanya tanda apa yang dikatakan istrinya benar.
" Kenapa daddy tidak menceritakan hal ini pada mommy? Daddy kan tahu aku paling tidak suka dibohongi." Ucap mommy Gloria.
Grep
" Maafkan daddy, mommy." Jawab daddy Thomas sambil memeluk istrinya.
" Aku tahu sifat mommy yang akan memaafkan pelakunya, sebenarnya daddy sudah memberikan kesempatan orang itu untuk berubah tapi sampai sekarang orang itu tidak berubah malah membuat anak kita Nathan dan menantu kita Maya masuk ke rumah sakit." Ucap daddy Thomas.
" Anak dan menantu kita di rumah sakit? Apa yang terjadi dad?" Tanya mommy Gloria dengan nada terkejut.
" Mobil yang ditumpangi Nathan dan Maya mengalami kecelakaan kejadiaannya sama seperti putra kita Aleandro dan menantu kita Cantika." Ucap daddy Thomas.
" Pantas saja mommy tiba - tiba kepikiran Nathan dan Maya, mommy akan ke rumah sakit." Ucap mommy Gloria sambil menarik tangan suaminya.
" Daddy akan mengantar mommy ke rumah sakit setelah itu daddy pergi menemui sahabat daddy." Ucap daddy Thomas
" Baik dad." Jawab mommy Gloria.
Mereka pun pergi ke rumah sakit dalam perjalanan mereka hanya diam masing - masing sibuk dengan pikirannya yang satu memikirkan nasib anak dan menantunya yang sedang hamil dan satunya lagi memikirkan agar Kevin bisa tertangkap dan langsung di bunuh agar kelak tidak menyusahkan anak dan menantunya.
Hingga dua puluh menit kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit setelah mommy Gloria turun dari mobil bersama dua orang bodyguardnya daddy Thomas melanjutkan perjalanannya menuju ke markas milik putranya Aleandro yang dulu adalah miliknya. Dua puluh lima menit kemudian daddy Thomas sudah sampai di markas dan banyak anggota mafia yang sebagian dikenalnya sebagian anggota mafia baru. Daddy Thomas turun dari mobil dan berjalan ke ruangan kerja putranya untuk membahas penangkapan Kevin yang harus ma*i hari ini juga.
__ADS_1
ceklek
Daddy Thomas membuka pintu dan melihat dua sahabat setianya yaitu dokter Hendrik dan Markus sekaligus mantan asisten setianya, daddy Thomas berjalan ke arah mereka bersamaan pintu terbuka oleh Robert. Aleandro, Maximus, Aska masuk ke dalam ruangan luas tersebut secara bergantian dan di susul oleh Robert kemudian menutup pintunya dengan rapat, mereka masing-masing duduk sambil mendengarkan perintah daddy Thomas.
" Sudah tertangkap pelakunya:" Tanya daddy Thomas dengan nada dingin dan datar.
" Sudah dad, sekarang dia berada di penjara dan Aska sudah menginterogasinya." Jawab Aleandro.
" Sudah ketahuan siapa dalang kecelakaan Nathan dan Maya? Apa jangan-jangan Kevin?" Tebak daddy Thomas.
" Benar dad, pelakunya Kevin." Jawab Aska dengan nada yakin.
" Sudah daddy duga sebelumnya, sekarang aku memerintahkan Hendrik dan Markus untuk memperkuat keamanan rumah sakit siapa saja yang di curigai tangkap dan bawa ke markas, untuk Aleandro dan Maximus cari keberadaan Kevin jika bertemu tembak jangan berikan dia hidup, Aska kamu memimpin untuk mengawasi ke dua kakak beradik Rena dan Rina bersama anak buahmu dan anak buah mafia jika ada pergerakan yang mencurigakan tembak saja dan terakhir untuk Robert kamu memimpin untuk mengawasi ibunya Kevin karena daddy tidak percaya kalau wanita yang tidak punya rasa malu dan tidak punya rasa bersalah itu gi*a, daddy yakin wanita ular itu pura-pura gi*la." Perintah daddy Thomas.
" Baik. Jawab mereka serempak.
" Berikan ke kandang singa." Perintah daddy Thomas dengan nada dingin.
" Baik dad." Jawab Aska patuh.
" Yohanes kemana?" Tanya daddy Thomas karena tidak melihat putranya nomer lima.
" Di rumah sakit dad bersama Aurora menunggu Nathan dan Maya." Jawab Aleandro.
" Baik daddy akan ke rumah sakit untuk melihat keadaan Nathan dan Maya." Ucap daddy Thomas.
Mereka pun membubarkan diri dan keluar dari markas dengan tujuan yang berbeda sesuai yang diperintahkan oleh daddy Thomas. Daddy Thomas duduk di kursi belakang pengemudi sedangkan di depannya dua orang bodyguard yang satu merangkap sopir hingga lima menit kemudian mobil mereka sudah sampai di rumah sakit. Daddy Thomas memasuki lobi rumah sakit sambil menghubungi istrinya dan sambungan pertama di angkat oleh istrinya.
" Ada di mana sayang?" Tanya daddy Thomas dengan nada lembut.
__ADS_1
" Di ruang icu dad." Jawab mommy Gloria
" Baik daddy akan ke sana." Jawab daddy Thomas.
Tut tut tut
Sambungan komunikasi langsung terputus dan daddy Thomas menyimpan ponselnya ke dalam saku jasnya sambil berjalan dengan santai tanpa memperdulikan tatapan lapar para wanita walau sudah berusia empat puluh delapan tahun tapi masih terlihat seperti berumur tiga puluh tahun karena bagi daddy Thomas wanita yang paling cantik di dunia adalah mommy Gloria istri yang sangat dicintainya dan tidak ada wanita lain yang bisa menggantikannya begitu pula dengan mommy Gloria tidak ada pria lain yang dicintainya selain suaminya yang sangat dicintainya dengan tulus.
ceklek
Daddy Thomas membuka pintu dan melihat putranya yang bernama Nathan terbaring lemah dengan mata masih tertutup dan kepalanya dibungkus perban sedangkan menantunya yang bernama Maya hampir seluruh tubuhnya diperban membuat daddy Thomas menahan amarahnya terhadap Kevin yang telah berani mengusik anak dan menantunya.
" Mereka belum sadar dad." Ucap mommy Gloria dengan mata berkaca-kaca.
Hatinya bagaikan tertusuk ribuan jarum melihat keadaan putranya Nathan dan menantunya Maya yang terbaring lemah tidak berdaya terlebih melihat Maya yang tubuhnya dipenuhi selang membuat dirinya sangat sedih.
Grep
" Kita berdoa saja mom semoga Nathan dan Maya segera sadar." Ucap daddy Thomas sambil memegang ke dua bahu istrinya dari belakang karena posisi istrinya sedang duduk.
" Amin dad." Jawab mommy Gloria.
" Apakah pelakunya sudah ketemu dad?" Tanya mommy Gloria.
" Yang menabrak Nathan dan Maya sudah di tangkap tapi dalangnya belum, anak-anak kita sedang mengejarnya." Ucap daddy Thomas menjelaskan.
" Orang itu masukkan ke dalam penjara dad karena telah berani melakukan ini pada putra kita dan menantu kita." Ucap mommy Gloria dengan nada dingin.
" Iya mom." Jawab daddy Thomas berbohong karena dirinya tidak mungkin mengatakan kalau pelakunya sudah dijadikan santapan makanan singa peliharaan milik putra sulungnya Aleandro.
__ADS_1