
" Baik mom," jawab Aleandro.
" Cantika dan Claudia temani Seli," ucap mommy Gloria.
" Baik mom," jawab Cantika istri Aleandro dan Claudia istri Maximus dengan serempak.
" Maximus dan Yohanes kalian berdua bantu kakakmu jika mereka sampai berkelahi," ucap mommy Gloria
" Baik mom," jawab Maximus dan Yohanes
Setelah memberikan pesan mommy Gloria dan daddy Thomas langsung berjalan menuju ke ruang ICU di mana daddy Nathan dan mommy Maya mengalami koma.
Ceklek
Daddy Thomas membuka pintu ruang ICU dengan lebar kemudian Mommy Gloria berjalan ke ruang ICU dengan diikuti daddy Thomas dengan pakaian khusus yang sudah di steril.
Mommy Gloria dan daddy Thomas menatap putra dan menantunya dengan perasaan sedih membuat mommy Gloria memeluk suaminya dari arah samping dengan mengeluarkan air mata membuat daddy Thomas membalas pelukan istrinya yang sangat dicintainya.
" Daddy, melihat Nathan dan Maya hati mommy sangat sakit," ucap mommy Gloria.
" Daddy juga mom, kenapa kita bisa kecolongan?" ucap daddy Thomas
" Oh ya dad, mommy tidak melihat Dita?" tanya mommy Gloria karena dirinya tidak tahu.
" Dita sudah di bawa oleh Fico, Aska dan Lemos," jawab daddy Thomas sambil menahan amarahnya.
" Kenapa di tangkap dad?" tanya mommy Gloria
" Dalang kecelakaan Nathan, Maya dan Sela adalah Dita, Dita menyewa dua orang untuk merusak rem mobil milik Nathan dan Axel," jawab daddy Thomas
__ADS_1
" Apa??? Daddy serius? Oh ya tadi ke tiga cucu kita sangat membenci Axel apa ada hubungan dengan Axel?" tanya mommy Gloria sambil melepaskan pelukannya kemudian menatap suaminya.
Daddy Thomas juga melepaskan pelukannya sambil membalas tatapan istrinya dan menceritakan tanpa ada yang ditutup - tutupi sedangkan mommy Gloria menutup mulutnya seakan tidak percaya apa yang dikatakan oleh suaminya.
" Itulah yang terjadi mom," jawab daddy Thomas mengakhiri ceritanya.
" Mommy tidak menyangka anak kecil yang imut dan sangat menggemaskan menjadi seperti itu. seandainya bisa di putar waktu mommy setuju dengan usul kalian untuk menyerahkan Dita ke panti asuhan. Maafkan mommy ya dad, Nathan, Maya dan Sela kalau saja saat itu mommy tidak bersikeras hal ini tidak bakalan terjadi," ucap mommy Gloria merasa sangat bersalah.
Grep
Daddy Thomas memeluk istrinya dari arah samping membuat mommy Gloria membalas pelukan suaminya sambil kepalanya bersandar di dada bidang suaminya.
" Stttt... Sudah... Ini bukan salah mommy kita tidak pernah tahu kalau Dita sangat jahat dan tega melakukan itu, buat pelajaran mom jika ada anggota keluarga mau mengangkat anak kita lihat dulu keturunannya. Sifat Dita menuruni sifat ibunya sangat jahat dan licik selain itu gara - gara ibunya daddy kehilangan ke dua orang tua daddy," ucap daddy Thomas dengan air mata kembali keluar ketika mengingat kejadian puluhan tahun yang lalu.
" Mommy juga sangat sedih dad jika mengingat hal itu tapi kita harus ikhlas dad karena mommy dan daddy sudah tenang di sana," ucap mommy Gloria sambil membelai punggung suaminya.
" Sekarang kita hanya berharap Nathan dan Maya segera sadar begitu pula dengan cucu kita Sela semoga saja ada keajaiban," sambung mommy Gloria.
Mommy Gloria dan daddy Thomas melepaskan pelukannya kemudian mommy Gloria menggenggam tangan Maya sedangkan daddy Thomas menggenggam tangan Nathan.
" Maya, cepatlah sadar dan katakan pada Nathan untuk segera sadar agar kalian bisa berkumpul dengan ke lima anak kembar kalian karena mereka sangat membutuhkan kalian," ucap mommy Gloria
" Nathan, cepatlah sadar agar daddy ada teman untuk mengobrol, bermain catur dan berolah raga bersama karena di antara 7 anak daddy dan mommy hanya kamu yang sering datang ke mansion daddy walau ke enamnya juga main tapi tidak sesering dirimu," ucap daddy Thomas.
" Kamu tahu Maya, dulu Nathan lebih sering menyendiri tapi ketika menikah denganmu kalian tinggal bersama kami hingga kalian mempunyai anak kembar lima. Jujur ketika kalian pindah ke mansion milik Nathan kami sangat kehilangan kalian di tambah ke enam anak kami juga ikut pindah dan tinggal di mansion masing - masing. Mansion yang awalnya sangat ramai kini menjadi sangat sepi membuat kami sangat merindukan kalian semuanya. Kami tidak menyangka kalau kamu dan ke lima anakmu setiap hari datang sedangkan Nathan setiap sabtu dan minggu datang bersamamu dan ke lima anak kalian untuk menginap di mansion kami dan kami sangat bersyukur karena kerinduan kami terobati," ucap mommy Gloria dan tanpa sadar air matanya jatuh mengenai mata mommy Maya.
" Nathan, kalau kamu sayang dan tidak ingin mommy dan daddy sedih maka bukalah matamu," mohon daddy Thomas.
" Maya, bangunlah jangan membuat mommy sedih karena kamu yang selalu ada untuk mommy dan sering mengajak mommy jalan - jalan di saat mommy merasa bosan," ucap mommy Gloria
__ADS_1
" Maya dan Nathan sadarlah," ucap mommy Gloria dan daddy Nathan bersamaan.
Setelah selesai berbicara mereka pergi meninggalkan ruangan ICU menuju ke ruang operasi untuk mengetahui kondisi cucu mereka yang bernama Sela dan tanpa disadari mommy Gloria dan daddy Thomas kalau mommy Maya dan daddy Nathan mengeluarkan air mata mereka ingin mengatakan sesuatu dan ingin membuka matanya tapi mommy Maya dan daddy Nathan sulit menggerakkan tubuhnya dan membuka matanya.
Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan pintu operasi di buka oleh dua perawat kemudian dua perawat lainnya mendorong brangkar dimana Sela masih setia memejamkan matanya dengan tubuh dipenuhi selang serta kepala, tubuh dan kaki kanannya di balut dengan perban begitu pula dengan mommy Maya dan daddy Nathan.
Perawat tersebut mendorong brangkar ke ruang ICU satu ruangan dengan mommy Maya dan daddy Thomas, mereka bergantian menengok daddy Thomas, mommy Gloria dan Sela karena keluarga besar daddy Thomas yang tidak memungkinkan untuk masuk ke dalam ruang icu belum lagi kedatangan keluarga besar daddy Alvonso.
" Kami pulang dulu, kalau ada apa - apa kabarin kami," pamit mommy Laras.
" Hati - hati dan sekali lagi terima kasih sudah membantu kami menemukan pelakunya," ucap mommy Gloria
" Sebentar lagi kita menjadi besan jadi jangan pernah merasa sungkan," jawab mommy Laras
Mommy Gloria tersenyum begitu pula dengan mommy Laras kemudian keluarga besar daddy Alvonso berpamitan dan pergi meninggalkan rumah sakit menuju ke mansion masing - masing.
" Yohanes dan Robert kalian pulanglah sepertinya anak dan istri kalian sangat lelah," ucap mommy Gloria.
" Baik mom, nanti malam kami ke sini lagi," ucap Yohanes
" Kami juga mom," jawab Robert
" Kak Quenby dan kak Kasandra ikut mobil kami karena sepertinya kak Fico dan kak Aska masih lama," ucap Robert
" Aku yang antar kak Quenby bersama anak - anak sedangkan kamu antar Kasandra bersama anak - anak," ucap Yohanes.
" Baik kak," jawab Robert.
Merekapun berpamitan hingga menyisakan mommy Gloria, daddy Thomas dan keluarga Aleandro serta keluarga Maximus.
__ADS_1
" Mommy dan daddy lebih baik pulang biar Aleandro bersama ke 4 ponakan yang menunggu mereka," ucap Aleandro yang tidak tega melihat wajah lelah ke dua orang tuanya.