Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Hukuman


__ADS_3

" Alvonso dan Alvian hukuman apa yang pantas untuk mereka karena saat ini hewan peliharaan kesayangan kalian pasti sudah kenyang?" tanya Aleandro


" Memasukkan mereka semua ke dalam penjara untuk persiapan makanan hewan peliharaan kesayangan milik kami," ucap Alvonso.


" Selamat buat kalian semua yang masih hidup karena hari ini nyawa kalian masih ada tapi dua hari lagi kalian hanya tinggal nama karena kalian akan masuk ke dalam perut hewan peliharaan kesayangan kami," ucap Alvian sambil tersenyum devil.


Setelah berkata demikian keluarga besar daddy Alvonso membawa mereka ke dalam ruangan seperti penjara kemudian memasukkan semua ke dalam kemudian menguncinya.


" Sekarang kita pulang," ucap Alvonso


" Ok, jawab mereka serempak.


Merekapun satu demi satu keluar dari ruangan tersebut ke arah garasi mobil kemudian pergi meninggalkan markas tersebut menuju ke tempat tujuan masing - masing. Di tempat yang berbeda tepatnya di perusahaan milik Nathan dan Yohanes, Katarina mengobati dokter Kasandra yang terluka akibat aksi pengeroyokan kemudian berlanjut mengobati Nathan dan Yohanes yang juga terluka.


" Ini obatnya di minum tiga kali sehari dan besok badan sudah terasa enak seperti sediakala," ucap Katarina sambil memberikan obat tersebut.


" Terima kasih," jawab Nathan, Yohanes dan dokter Kasandra.


" Sama - sama paman dan tante," jawab Katarina.


" Kami pamit mau kembali ke mansion," ucap Mikael.


" Terima kasih atas bantuannya," jawab mereka serempak kecuali Katarina.


" Sama - sama," jawab Mikael dan Katarina


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

__ADS_1


Cerita tentang Mikael dan Katarina dan di baca di novelku dengan judul : Wanita Kesayangan CEO


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Mikael dan Katarina mencium punggung tangan Nathan, Yohanes, Maya, Aurora dan dokter Kasandra secara bergantian karena usia Katarina dan Mikael lebih muda dari mereka kemudian pergi meninggalkan mereka bersamaan kedatangan Aska.


" Sayang, apa masih ada yang sakit?" tanya Aska.


" Sudah mendingan sayang," jawab dokter Kasandra sambil tersenyum.


" Syukurlah aku ikut senang," jawab Aska.


" Sayang, bagaimana dengan mereka? Apakah mereka dimasukkan ke dalam penjara?" tanya dokter Kasandra.


" Ya," jawab Aska singkat sambil memandang ke arah Nathan dan Yohanes sebagai kode meminta bantuan.


" Lebih baik kita pulang saja," usul Nathan yang mengerti arti tatapan Aska.


" Oke," jawab mereka serempak.


Merekapun keluar dari ruangan pribadi Nathan menuju ke arah lift khusus petinggi CEO, dalam perjalanan mereka hanya diam dan sibuk dengan pemikiran masing - masing.


Singkat cerita kini mereka sudah sampai di dalam mobil, Aska duduk di kursi pengemudi danĀ  Nathan duduk di samping pengemudi menemani Aska sedangkan Maya, Aurora dan Yohanes duduk di kursi belakang pengemudi.


Aska mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke arah mansion milik daddy Thomas.


Dua puluh menit kemudian mereka sudah sampai di mansion milik daddy Thomas dan merekapun satu persatu turun dari mobil dan berjalan ke arah pintu utama dan seperti biasa dua orang bodyguard membuka pintu utama.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam mansion dan berjalan dengan santai hingga mereka melewati ruang keluarga yang di mana keluarga besarnya sedang menunggu mereka.


" Maya, Aurora, dokter Kasandra, Nathan dan Yohanes, kalian baik - baik saja?" tanya mommy Gloria sambil turun dari sofa dan berjalan ke arah mereka.


" Kami baik - baik saja mom," jawab mereka serempak


" Syukurlah karena tadi mommy kuatir dengan kalian terutama kamu Maya, mulai besok kamu tidak usah pergi ke kantor perusahaan Nathan karena mommy tidak ingin terjadi dengan ke lima cucu mommy," ucap mommy Gloria.


" Iya mom," jawab Maya patuh.


" Sekarang kalian bersih - bersih dulu setelah itu kita makan siang bersama," ucap mommy Gloria.


" Baik mom," jawab mereka serempak.


Mereka pun berjalan ke arah tangga kemudian menaiki anak tangga satu demi satu menuju ke kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri.


Lima belas menit kemudian kini keluarga besar daddy Thomas berkumpul seperti biasanya. Mereka berkumpul di ruang keluarga dan duduk bersama pasangan masing - masing.


" Aleandro, Maximus, Fico, Nathan, Yohanes, Aska dan Robert ikut daddy ke ruang kerja," ucap daddy Thomas.


" Baik dad," jawab mereka serempak.


" Aku boleh ikut?" tanya tuan Savero


" Silahkan," jawab daddy Thomas


Daddy Thomas turun dari sofa dan berjalan ke ruang kerjanya dengan diikuti oleh ke empat putranya dan ke tiga menantunya serta tuan Savero. Mereka semua masuk ke dalam ruangan kerja daddy Thomas dan masing - masing duduk di sofa.

__ADS_1


" Ada yang ingin daddy katakan untuk kalian semua," ucap daddy Thomas dengan nada serius.


__ADS_2