
" Oma dan opa siapa ke dua anak ini? kenapa mirip denganku dan kak Fico?" tanya Quenby dengan nada bingung.
" Mommy," panggil ke dua anak kecil tersebut serempak sambil berjalan ke arah Quenby.
" Mommy," ucap Quenby mengulangi perkataan ke dua anak kecil tersebut dengan nada bingung.
" Mereka adalah ke dua anakmu dengan Fico," ucap oma
" Aku mempunyai dua anak kembar?" tanya Quenby tidak percaya
" Benar sekali," jawab oma
" Sayang," panggil Quenby sambil berlutut dan merentangkan ke dua tangannya.
Grep
Grep
Ke dua anak kecil tersebut berlari ke arah Quenby kemudian memeluknya, Quenby membalas pelukan ke dua anak kecil tersebut, mereka bertiga bermain bersama sambil tertawa sedangkan oma dan opanya menatap mereka bertiga sambil tersenyum bahagia hingga empat jam lamanya akhirnya mereka selesai bermain.
" Quenby, waktunya pulang kasihan Fico dan keluargamu yang menantikan kamu sadar," ucap oma.
" Tapi oma, Quenby masih betah di sini," ucap Quenby yang merasa berat meninggalkan mereka.
" Suatu saat nanti kita akan berkumpul kembali." ucap oma sambil berjalan mundur begitu pula dengan suaminya.
" Mommy pulanglah karena jika mommy tidak pulang daddy sedih," ucap putra pertamanya yang juga berjalan mundur.
" Benar kata kakak, pulanglah mom kasihan daddy," sambung putri ke dua yang juga sama berjalan mundur.
" Oma, opa dan anak - anakku jangan pergi," mohon Quenby sambil berjalan mengejar mereka berempat.
__ADS_1
" Pulanglah Quenby," pinta oma dan opa serempak
" Mommy pulanglah," ucap ke dua anaknya serempak
" Mommy masih kangen dengan kalian," ucap Quenby sambil berlari mengejar mereka.
Quenby berlari dan berlari mengejar mereka hingga ada sinar yang sangat terang benderang yang menyilaukan matanya membuat Quenby menghentikan langkahnya.
" Kami akan menunggumu," ucap oma dan opa serempak.
" Mommy, kami sangat sayang sama mommy dan daddy," ucap ke dua anak kembarnya yang sangat imut dan menggemaskan
" Hiks... hiks... mommy juga sayang dengan kalian," ucap Quenby sambil terisak.
xxxxxxxx Mimpi Quenby Selesai xxxxxxx
" Hiks... hiks...mommy juga sayang dengan kalian... hiks... hiks.... jangan pergi," ucap Quenby sambil terisak.
" Sayangku sudah sadar?" tanya Fico sambil menghapus air mata Quenby dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.
Quenby membuka matanya dan menatap Fico dengan sendu dan air mata tidak berhenti keluar.
" Hiks.. hiks... kak Fico anak - anak kita bersama oma dan opa," ucap Quenby sambil terisak.
Deg
Jantung Fico berdetak kencang mendengar ucapan Quenby, hatinya sangat sakit kehilangan ke dua anak kembarnya yang belum sempat di lihatnya walau dalam mimpi pernah melihatnya tapi Fico ingin melihatnya secara nyata.
Fico menekan tombol yang ada di atas kepala Quenby dan tidak membutuhkan waktu lama dokter dan perawat datang kemudian langsung memeriksa keadaan Quenby.
Kini Fico berada di ruang perawatan VVIP di mana Quenby masih berbaring di brangkar, Fico menyuapi Quenby bubur awalnya Quenby menolaknya tapi dengan bujuk rayu akhirnya Quenby mau memakannya.
__ADS_1
" Sayang sudah cukup aku sudah kenyang," ucap Quenby
" Masih setengah lagi sayang, makan lagi ya?' bujuk Fico
" Aku kenyang banget sayang," ucap Quenby
" Baiklah, sekarang minum dulu ya," ucap Fico
Fico meletakkan mangkok tersebut kemudian mengambil gelas yang sudah ada sedotannya, Quenby menyedotnya hingga menyisakan setengah gelas. Fico meletakkan kembali gelasnya kemudian mengambil mangkok bubur yang masih setengah.
" Sayang aku sudah kenyang, serius," ucap Quenby dengan wajah memelas karena dirinya sangat kenyang.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
Satu tahun setelah perceraiannya dengan, Julian. Airin banyak berubah. Dia sekarang menjadi seorang desainer muda dan memiliki sebuah butik sendiri.
Untuk hubungannya dengan Raka, wanita itu masih melakukannya walau hanya dari jarak jauh, karena laki-laki itu kembali ke tempat tinggalnya, yaitu, Amerika. Airin masih belum mengetahui niat sebenarnya dari Raka dan perasaan wanita itu pun masih sama. Dia hanya menganggap Raka teman.
Namun, Julian. Laki-laki itu ternyata sudah cukup bersabar selama satu tahun. Dia diam dan tidak melskukan pergerakan hanya untuk membiarkan Airin beristirahat sejenak dan setelah itu dia akan kembali bergerak untuk menyunting sang mantan istri menjadi istrinya lagi.
Disaat yang bersamaan dengan bergeraknya, Julian. Raka juga ikut kembali ke Indonesia dengan niatan akan membuat, Airin jatuh hati.
Bagaimana kisahnya?
__ADS_1