Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Ingin apa sayang?


__ADS_3

" Perutku masih kram dok." Ucap Maya


" Nanti kami akan memberikan penguat kandungan dan vitamin. Mulai sekarang jangan melakukan aktifitas hubungan suami istri." Ucap dokter kandungan.


" Terima kasih dok." Jawab Maya.


sambil turun dari ranjang dengan di bantu Nathan.


" Sama-sama nyonya." Jawab dokter kandungan.


" Dokter apakah aku boleh bertanya?" Tanya Nathan sambil duduk di samping istrinya.


" Silahkan tuan." Jawab dokter tersebut.


" Apakah kami bisa melakukan hubungan suami istri?" Tanya Nathan


" Untuk saat ini jangan dulu tuan karena kandungannya masih lemah kalau dilakukan takutnya pendarahan dan bisa mengakibatkan keguguran." Ucap dokter tersebut.


" Pantas saja tadi kami melakukan itu istriku mengeluarkan darah segar." Jawab Nathan


" Lain kali jangan lakukan itu tuan karena bisa membahayakan janinnya." Ucap dokter tersebut mengingatkan Nathan.


" Baik dokter." Jawab Nathan pasrah.


" Ada lagi yang ditanyakan?" Tanya dokter tersebut.


" Tidak ada dok." Jawab Maya.


" Terima kasih dokter." Ucap Nathan


" Sama-sama tuan." Jawab dokter tersebut.


Maya dan Nathan berdiri sambil tersenyum kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah administrasi untuk melakukan pembayaran.


" Sayang aku ingin ke toilet dulu." Ucap Maya


" Aku antar." Ucap Nathan sambil berdiri dari kursi yang baru saja diduduki.


" Tidak usah sayang aku sendiri saja." Tolak Maya


" Ok." Jawab Nathan singkat sambil duduk kembali.


Maya berjalan ke arah toilet sambil mengutak atik ponselnya hingga Maya masuk ke dalam toilet setelah lima menit kemudian Maya keluar dari toilet.


" Maya." Panggil Kevin


" Kak Kevin." Ucap Maya.

__ADS_1


Maya sangat terkejut dengan perubahan Kevin karena tubuh Kevin kini kurus dan tidak terurus, rambutnya yang sudah mulai panjang, kumis dan janggut tumbuh tidak beraturan berbeda dengan yang dulu.


Kumis dan janggut selalu di pangkas tanpa sisa begitu pula dengan rambut selalu di buat model tentara menambah kesan tampan di tambah pakaiannya yang selalu bermerek kini sudah tidak lagi.


" Maya, aku mohon kembalilah padaku." Mohon Kevin sambil memegang tangan Maya tapi Maya langsung menepisnya.


" Maaf kak aku tidak bisa." Ucap Maya dengan nada tegas.


" Kenapa tidak bisa?" Tanya Kevin


" Apakah kak Kevin masih ingat ketika aku melepaskan cincin pernikahan kita? aku mengatakan pada kak Kevin mulai sekarang dan seterusnya kita tidak mempunyai hubungan. Aku akan menganggap kak Kevin sebagai orang asing begitu pula sebaliknya." Ucap Maya.


" Pada saat aku mengatakan itu aku menarik cincin pernikahan kita dan meletakkan di meja di depan kak Kevin." Sambung Maya.


" Aku ingat dan aku sangat menyesali perbuatan ku. Aku mohon beri aku kesempatan ke dua untuk memperbaiki semua kesalahanku." Mohon Kevin


" Maaf kak sekali lagi aku tidak bisa apalagi sekarang aku sudah hamil jadi tidak mungkin aku kembali sama kak Kevin." Ucap Maya dengan tegas.


" Apakah kamu tahu ayahku meninggal, ibuku masuk rumah sakit jiwa, ke dua adikku hamil di luar nikah. Keluargaku berantakan apakah kamu tega sama aku May?" Tanya Kevin dengan wajah memelas.


" Maaf sekali lagi aku tidak bisa terlebih perasaan cintaku sudah hilang ketika kak Kevin selingkuh di depan mataku. Kini aku sangat mencintai suamiku dan tidak ada tempat lagi untuk pria lain karena hatiku sepenuhnya milik suamiku." Ucap Maya sambil berjalan


grep


" Maya aku mohon kembalilah pada..." Ucap Kevin terpotong oleh suara Nathan.


" Aku sedang bicara dengan istriku." Ucap Kevin tanpa punya rasa malu sedikitpun.


" Brengs*k lepaskan tanganmu!!!" Bentak Nathan lagi.


grep


Maya menarik tangannya dan berjalan ke arah suaminya sedangkan Nathan langsung memeluk pinggang istrinya.


" Kamu itu tidak tahu malu kamu bilang dia istrimu? kamu itu seharusnya mikir kalian sudah bercerai dan sekarang dia istriku." Ucap Nathan dengan tatapan tajam.


" Memang benar kami bercerai tapi kami saling mencintai." Ucap Kevin


" Sayang sudahlah lebih baik kita pulang banyak orang yang menatap kita." Ucap Maya sambil menarik tangan suaminya untuk pergi meninggalkan Kevin


" Maya, aku mohon kembalilah padaku, kamu jangan percaya dengan suamimu jika dia bosan dia akan menendang mu!!!" Teriak Kevin berusaha memalukan Nathan di depan orang banyak.


Nathan menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya begitu pula dengan Maya. Nathan melepaskan tangan yang di pegang oleh Maya tapi Maya menahannya.


" Terakhir ini aku katakan aku sangat mencintai suamiku dan aku lebih percaya dengan suamiku dari pada percaya sama kamu yang jelas-jelas berselingkuh di depan mataku." Ucap Maya sambil menatap tajam ke arah Kevin


" Aku heran sama kamu, kamu itu sudah berselingkuh di depanku tapi tidak pernah merasa bersalah sedikitpun malah menamparku." Sambung Maya.

__ADS_1


Maya yang sangat kesal dengan Kevin tidak lagi memanggil dengan sebutan kak Kevin melainkan kamu.


" Ayo sayang lebih baik kita pulang, jangan urusin orang gi*a." Ucap Maya sambil membalikkan badannya dan menarik kembali tangan suaminya.


" Laki-laki tidak tahu malu, kalau aku jadi wanita itu burungnya langsung aku potong." Ucap salah salah satu wanita.


" Betul, lihat saja pria itu sudah jelek tukang selingkuh lagi mendingan sama suaminya yang sekarang tampan dan kaya." Ucap wanita ke dua.


" Beruntungnya wanita itu mendapatkan suami yang sangat tampan." Ucap wanita ke tiga.


Begitu banyak segala hinaan dan umpatan para wanita dan menatap Kevin dengan tatapan jijik dan benci sedangkan Kevin pergi dari tempat itu sambil menahan amarahnya terhadap Maya.


( " Tunggulah pembalasan dariku aku akan menculik mu dan aku akan menyiksamu hingga kematian menjemputmu. Keluargaku berantakan karena ulah dirimu." Ucap Kevin dalam hati sambil menahan amarahnya ).


Kevin sangat marah karena Maya tidak mau kembali padanya di tambah keluarganya kini menjadi berantakan karena itulah Kevin berencana untuk menculik Maya.


xxxxxxxxxxxx


" Sayang, jalannya pelan-pelan perutku masih tidak enak." Ucap Maya.


grep


" Maaf sayang." Ucap Nathan merasa bersalah kemudian menggendong Maya ala bridal style.


" Sayang." Panggil Maya sambil menyembunyikan wajahnya ke dada bidang suaminya.


" Ada apa sayang?" Tanya Nathan dengan nada lembut.


" Aku malu sayang orang-orang melihat kita." Ucap Maya


" Kenapa malu? kitakan sepasang suami istri. Oh ya sayang tolong bukakan pintu mobil." Pinta Nathan.


Maya membuka pintu mobil kemudian dengan perlahan Nathan mendudukkan Maya di kursi mobil kemudian memasangkan sealbeltnya.


cup


Ketika Nathan memasangkan sealbelt Maya mengecup bibir suaminya.


" Terima kasih banyak sayang." Ucap Maya sambil tersenyum manis.


" Terima kasih banyak kenapa?" Tanya Nathan


" Terima kasih karena mempunyai suami yang sangat baik padaku." Ucap Maya.


Nathan hanya tersenyum kemudian menutup pintu mobil. Nathan memutari mobilnya kemudian membuka pintu mobil untuk duduk di kursi pengemudi.


" Sayang kok aku ingin..." Ucap Maya menggantungkan kalimatnya.

__ADS_1


" Ingin apa sayang?" Tanya Nathan


__ADS_2