Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Dokter Alexa


__ADS_3

Dokter Alexa masuk ke dalam ruang perawatan dan berjalan dengan perlahan hingga dirinya melihat sepasang wanita dan laki - laki terbaring dengan tubuh dan kepala di perban dengan berbagai selang di tubuhnya dan juga alat bantu pernafasan.


Dokter Alexa membulatkan matanya dengan sempurna karena dokter Alexa mengenal siapa mereka membuat dokter Alexa mengambil ponselnya kemudian memfoto wanita dan laki - laki tersebut setelah selesai dokter Alexa menyimpan kembali ponselnya.


Dokter Alexa berjalan dengan perlahan ke arah pintu ruang perawatan dan meninggalkan ruangan tersebut hingga dirinya sampai di depan pintu kamar mandi dirinya tidak sengaja menabrak seseorang yang berada di depannya karena dokter Alexa memalingkan wajahnya ke arah samping.


Bruk


" Akhhhhhhhh..." Teriak dokter Alexa ketika dirinya nyaris terjengkang ke belakang.


Grep


Untunglah pemuda tampan yang di tabrak oleh dokter Alexa langsung memeluk dokter Alexa agar tidak terjatuh, dokter Alexa sangat terkejut dan mengangkat kepalanya dan menatap wajah pemuda tampan tersebut membuat jantung dokter Alexa berdetak kencang begitu pula dengan pemuda tampan tersebut.


" Maaf tuan." Ucap dokter Alexa setelah berhasil berdiri dengan tegak.


" Ok." Jawab pemuda tampan tersebut.


" Maaf tuan, permisi." Ucap dokter Alexa sambil berjalan meninggalkan pemuda tampan itu.


Dokter Alexa sebenarnya ingin berlama dan ingin mengenal lebih dekat dengan pemuda tampan tersebut tapi karena ada yang lebih penting membuat dokter Alexa berpamitan dan pergi meninggalkan pemuda tampan tersebut menuju ke arah kamar mandi yang tinggal beberapa langkah lagi namun baru saja berjalan satu langkah dirinya di panggil oleh pemuda tampan tersebut.


" Tunggu." Ucap pemuda tampan tersebut.


Dokter Alexa menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya sambil tersenyum menatap wajah tampan pemuda tersebut.


" Ada apa tuan?" Tanya dokter Alexa.


" Siapa namamu?" Tanya pemuda tampan tersebut.


" Alexa tuan." Jawab dokter Alexa.


" Kenapa tengah malam berkeliaran di tempat ini? Dan kenapa memakai pakaian serba hitam?" Tanya pemuda tampan tersebut.


" Maaf tuan saya tadi sudah tidur tapi tiba - tiba mendadak saya ingin buang air kecil dan mengenai kenapa saya memakai pakaian serba hitam karena saya suka pakaian serba hitam." Jawab dokter Alexa berbohong


" Maaf tuan saya sudah tidak tahan." Sambung dokter Alexa berbohong kembali.


" Tidak tahan kenapa?" Tanya pemuda tampan tersebut.


" Kebelet ingin buang air kecil." Ucap dokter Alexa menjelaskan.


" Oh ya maaf." Jawab pemuda tampan tersebut


Dokter Alexa menganggukkan kepalanya sambil tersenyum menatap wajah pemuda tampan tersebut kemudian membalikkan badannya kembali dan berjalan ke arah kamar mandi meninggalkan pemuda tampan tersebut.

__ADS_1


" Menarik dan mulai sekarang dan seterusnya kamu milikku." Ucap pemuda tampan tersebut sambil tersenyum dan mengklaim dokter Alexa sebagai miliknya.


" Maaf tuan muda di panggil sama tuan besar." Ucap seseorang pria tiba - tiba datang entah dari mana.


" Ok." Jawab pemuda tampan tersebut dan kembali ke mode awal datar dan dingin.


Mereka pergi meninggalkan tempat tersebut sedangkan dokter Alexa yang sudah berada di dalam kamar mandi langsung mengganti pakaiannya setelah sepuluh menit kemudian dirinya sudah selesai mengganti pakaian dengan memakai dress.


Dokter Alexa keluar dari kamar mandi dan berharap tidak bertemu dengan pemuda tampan tersebut karena tidak ingin identitasnya diketahui oleh seseorang.


' Baru kali ini aku terpaksa berbohong karena aku tidak tahu mana musuh dan mana teman, bisa saja pria itu adalah musuh paman dan tante.' Ucap dokter Alexa dalam hati.


Dokter Alexa berjalan dengan santai ke arah ruangannya hingga akhirnya dirinya sudah sampai dan langsung mengirim pesan ke daddynya setelah selesai dokter Alexa langsung menghubungi daddynya yaitu Alex. Sambungan ke dua baru di angkat oleh daddynya dan dokter Alexa paham kenapa daddynya lama mengangkat ponselnya.


" Hoam... Alexa kenapa pagi - pagi menghubungi daddy?" Tanya Alex sambil melihat jam menunjukkan pukul 5 pagi selisih 4 jam kurang kemudian memejamkan matanya kembali.


" Daddy, aku melihat opa Thomas dan oma Gloria di rumah sakit tempat Alexa kerja." Ucap dokter Alexa tanpa basa basi.


" Apa???" Tanya Alex sambil berteriak.


Alex yang awalnya setia memejamkan matanya langsung memaksakan membuka matanya dan langsung duduk dengan bersandar di kepala ranjang begitu pula dengan istrinya yang bernama Inge ikut memaksakan membuka matanya dan duduk di samping suaminya dengan bersandar di kepala ranjang.


" Ada apa sayang?" Tanya Inge.


" Putri kita Alexa melihat paman Thomas dan tante Gloria." Ucap Alex


" Daddy dan mommy kenapa sih teriak bikin telinga Alexa sakit." Protes dokter Alexa sambil menjauhkan telinganya kemudian mengusap telinganya untuk ke dua kalinya.


" Alexa kamu serius?" Tanya Alex tanpa memperdulikan protes dokter Alexa.


" Benar dad, kalau daddy tidak percaya lihat foto yang barusan aku kirim" Jawab dokter Alexa.


" Ok, sebentar." Jawab Alex


Alex melihat ponselnya dan melihat ada pesan masuk dari dokter Alexa dan langsung melihat matanya langsung membulat sempurna begitu pula dengan istrinya.


" Baik, daddy tutup teleponnya dan tolong kalau ada apa - apa dengan paman Thomas dan tante Gloria kabarin kami." Ucap Alex.


" Tunggu dad." Ucap dokter Alexa.


" Ada apa Alexa?" Tanya Alex.


" Daddy, ruangan tempat opa Thomas dan oma Gloria di jaga seharian oleh beberapa bodyguard secara bergantian, kemarin siang pas Alexa pertama kali melihat ruangan itu mereka melarang Alexa untuk masuk." Ucap dokter Alexa.


" Kemungkinan mereka di sandera, lalu kenapa kamu bisa melihat dan mengambil fotonya? Jangan bilang kamu diam - diam masuk ke ruangan itu." Tebak Alex.

__ADS_1


" Hehehe... Daddy tahu saja." Ucap dokter Alexa sambil tertawa terkekeh - kekeh.


" Alexa, jangan lakukan itu lagi." Perintah Alex yang tidak ingin putri angkatnya terluka.


" Iya dad." Jawab dokter Alexa


' Maaf ya dad, kalau aku tidak patuh dan masih melakukan lagi karena sifat ku yang ingin tahu apa yang terjadi.' Ucap dokter Alexa dalam hati karena dirinya tidak berani membantah tapi tetap melanggar apa yang diperintahkan oleh daddynya yang bernama Alex.


" Ada yang lain?" Tanya Alex


" Tidak ada dad." Jawab dokter Alexa.


" Baik kalau begitu daddy tutup teleponnya dan kabarin daddy kalau mereka melakukan pergerakkan.


" Baik dad." Jawab dokter Alexa.


' Katanya ngga boleh tapi ini di suruh memata - matai mereka tapi ini daddy menyuruhku memata - matai mereka.' Gerutu dokter Alexa dalam hati.


" Jangan menggerutu, kecuali ini pengecualian asalkan kamu hati - hati." Ucap Alex yang bisa menebak hati dokter Alexa.


" Kok daddy tahu kalau Alexa menggerutu?" Tanya dokter Alexa dengan nada bingung.


" Ya tahulah kami mengurus mu sejak bayi hingga sekarang jadi kami tahu apa isi di hatimu termasuk kamu akan melanggar perintah daddy." Ucap Alex.


" Daddy akan matikan sambungan telepon karena daddy mau menghubungi oma dan opa Alvonso dulu." Sambung Leo karena berita ini sangat penting.


Tut                  tut                    tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh Leo tanpa menunggu jawaban dokter Alexa kemudian Alex langsung menghubungi daddy Alvonso dan sambungan ke dua baru di angkat oleh daddy Alvonso.


" Hallo." Ucap daddy Alvonso tanpa membuka matanya dan masih berbaring di ranjang.


" Maaf daddy, paman Thomas dan tante Gloria sudah ketemu." Ucap Alex tanpa basa basi.


" Apa???" Tanya daddy Alvonso dengan nada terkejut sambil memaksakan membuka matanya dan duduk dengan bersandar di kepala ranjang.


Mommy Laras yang berada di kamar mandi mendengar suara agak keras langsung membuka matanya dan melihat suaminya sedang bersandar di kepala ranjang kemudian berjalan ke arah ranjang dan duduk di samping suaminya.


" Iya dad, tante Gloria dan paman Thomas berada di negara xxxx, aku juga barusan dapat informasi dari putri angkat kami Alexa kata Alexa ruangan paman dan tante di jaga ketat oleh mereka." Ucap Alex.


" Baik, kalau begitu daddy dan mommy akan berdiskusi untuk membebaskan mereka." Ucap daddy Alvonso.


" Baik dad." Jawab Alex.


Tut                  tut                    tut

__ADS_1


Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian daddy Alvonso menatap istrinya yang sejak dari tadi memandangi dirinya.


" Ada apa dad?" Tanya mommy Laras penasaran.


__ADS_2