
" Ouch mommy, kak Nathan sakit," pekik Yohanes ketika mommy Gloria dan Nathan menjewer telinga Yohanes kanan dan kiri.
" Awas saja kalau kamu atau yang lainnya melihat saudara ada yang pingsan dan membiarkan tergeletak di lantai," ucap mommy Gloria sambil matanya mendelik ke arah Yohanes kemudian melepaskan tangannya yang menjewer telinga Yohanes begitu pula dengan Nathan.
" Maaf mom tadi Yohanes hanya bercanda hanya saja mommy bilang sama kak Nathan dan Aska juga," ucap Yohanes
" Bilang apa?" tanya mommy Gloria, Nathan dan Aska serempak mengulangi perkataan Yohanes.
" Kalau misalnya kak Maya atau Kasandra pingsan jangan cemburu jika aku memeluknya atau pun menggendongnya," ucap Yohanes.
" Nathan, Aska," panggil mommy Gloria sambil menatap putranya dan menantunya.
" Iya mom," jawab Nathan dan Aska serempak.
" Maaf Yohanes kalau kemarin kakak membentak mu dan kakak sangat berterima kasih karena kamu sudah menolong istriku," ucap Nathan dengan nada tulus karena dirinya sangat menyesal membentak adik kembarnya karena dirinya cemburu melihat istrinya di peluk walau itu saudaranya sendiri.
" Maaf ya kak, kalau aku posesif dengan istriku," ucap Aska dengan nada tulus karena dirinya menyesal menjewer kakak iparnya karena bagaimana pun Yohanes adalah kakak iparnya dan tidak mungkin mereka berselingkuh.
" Tidak apa - apa kak Nathan dan Aska." ucap Yohanes sambil tersenyum.
" Oh ya ada kabar berita terbaru," ucap mommy Gloria mengalihkan pembicaraan karena melihat putranya Nathan dan Aska merasa sangat bersalah.
" Berita apa mom?" tanya Nathan penasaran
" Aurora hamil," ucap mommy Gloria sambil tersenyum bahagia.
" Selamat ya." ucap Nathan sambil memeluk adik kembarnya,
__ADS_1
" Terima kasih kak," jawab Yohanes sambil membalas pelukan kakaknya dan tidak berapa lama mereka melepaskan pelukannya.
" Selamat ya kak sebentar lagi jadi daddy," ucap Aska sambil memeluk kakak iparnya.
" Terima kasih Aska, doakan semoga anak kami bisa mengalahkan kak Nathan," ucap Yohanes sambil membalas pelukan Aska dan tidak berapa lama mereka melepaskan pelukannya.
" Maksudmu apa?" tanya Nathan sambil menaikan salah satu alis matanya.
" Kak Maya kan kembar 5 dan Yohanes berharap semoga Aurora kembar 7," ucap Yohanes penuh harap.
" Memangnya anak kucing kembar 7," ucap Nathan
" Ouch mommy, kenapa Nathan di jewer?" protes Nathan
" Kakak kualat karena tadi menjewer adikmu yang tampan ini," ucap Yohanes narcis sambil tersenyum kemenangan.
" Dih narcis," ucap Nathan sambil mengelus telinganya akibat di jewer oleh mommy Gloria.
" Tidak mom, kok mommy bilang begitu?" tanya Nathan dengan nada bingung
" Tadi kamu bilang : Memangnya anak kucing kembar 7," ucap mommy Gloria sambil mengulangi perkataan Nathan.
" Oh itu karena Yohanes bilang kalau Aurora kembar 7," ucap Nathan menjelaskan tanpa menyadari ucapannya.
" Kalau mommy kucing berarti kalian anak kucing," ucap mommy Gloria menunjuk ke arah Nathan, Yohanes dan dokter Kasandra.
" Kok mommy bilang begitu?" tanya Nathan,Yohanes dan dokter Kasandra serempak.
__ADS_1
" Mommy kan melahirkan kalian kembar tujuh berarti kalian anak kucing," ucap mommy Gloria.
" Maaf mom, Nathan baru sadar kalau mommy melahirkan kami kembar 7," ucap Nathan sambil senyum pepsodent.
" Pffftttt.... Hahaha..." Serempak mereka tertawa bersama.
" Ada apa nih? Kok rame?" tanya daddy Thomas.
Daddy Thomas tiba - tiba datang dengan diikuti oleh Aleandro bersama istrinya yang bernama Cantika, Maximus bersama istrinya yang bernama Claudia, Fico bersama istrinya yang bernama Quenby, Robert bersama istrinya yang bernama Cantika.
" Ini daddy, Masa Nathan..." ucapan mommy Gloria terpotong oleh Nathan.
" Daddy dan semuanya kita ada kabar gembira Aurora hamil," ucap Nathan mengalihkan pembicaraan agar dirinya tidak di jewer oleh daddy Thomas, Aleandro dan Maximus.
" Apa??? Selamat ya Aurora," ucap mereka serempak dengan wajah bahagia.
" Tombak sakti milik Yohanes sakti juga," ucap Aleandro usil
" Maksud kakak?" tanya Yohanes tidak mengerti.
" Itu," ucap Aleandro sambil menunjuk ke arah di bawah perut.
Bugh Bugh Bugh
Daddy Thomas, mommy Gloria dan istrinya Cantika serempak memukul bahu Aleandro membuat Aleandro hanya senyum karena baginya pukulan mereka seperti memijat tubuhnya.
" Kak Aleandro," pekik ke 6 adik kembarnya
__ADS_1
" Hehehe..." Aleandro hanya tertawa terkekeh - kekeh.
" Kak Fico kok bau?" tanya Quenby tiba - tiba sambil melepaskan pelukannya dan pergi agak menjauh dari suaminya dan berjalan ke arah Maya dan langsung memeluk Maya.