
Mereka pun keluar dari ruangan tersebut menuju ke arah kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri hingga dua puluh menit kemudian mereka semua sudah berkumpul di ruang keluarga.
Max dan Louis mengutak atik laptopnya sedangkan yang lainnya menunggu Max dan Louis dengan sabar hingga dua puluh menit kemudian max dan Louis sudah selesai mengutak atik laptopnya.
" Alex masih berada di markasnya dan merencanakan untuk menyerang mansion ini dan kini Alex sedang menunggu penembak jitu datang dari luar negri," ucap Max.
" Alex benar - benar," ucap daddy Thomas sambil menahan amarahnya.
" Aku ada ide," ucap mommy Laras.
" Ide apa mom?" jawab ke enam anak kembar dan ke enam menantunya serempak.
" Ide apa tante?" tanya anak - anak daddy Thomas dengan mommy Gloria serempak.
" Kita menyerang dua tempat sekaligus, pertama menyerang markas milik Alex dan yang ke dua menyerang mereka di perbatasan," ucap mommy Laras.
" Penyerangan pertama di markas, siapa yang ikut?" tanya daddy Alvonso
" Aku," jawab daddy Thomas.
" Aku juga," jawab mommy Gloria
" Kami ikut mom," sambung Aleandro, Cantika istri Aleandro, Maximus, Claudia istri Maximus, Fico, Nathan, Yohanes, Aurora istri Yohanes, dokter Kasandra, Aska suami dokter Kasandra, Cantika dan Robert suami Cantika serempak.
" Aku juga," sambung tuan Saverio.
" Kalau begitu penyerangan markas di bagi dua tim yaitu tim A dan Tim B," ucap daddy Alvonso.
" Tim A di pimpin oleh Thomas bersama timnya yang terdiri dari Aleandro, Cantika istri Aleandro, Maximus, Aurora, Fico dan Nathan bertugas di garis depan sedangkan untuk Tim B di pimpin oleh Saverio bersama timnya yang terdiri dari Gloria, Yohanes, Aurora, Kasandra, Aska, Cantika bersama suaminya Robert bertugas menyerang semua yang berada di dalam markas," ucap mommy Laras
" Kami mau ikut menyerang markas oma dan opa," ucap Katarina dan Mikael serempak.
" Kalau begitu untuk Mikael kamu masuk ke tim A sedangkan Katarina masuk ke tim B," ucap daddy Alvonso.
" Aku ulangi lagi untuk tim A di pimpin oleh Thomas bersama timnya yang terdiri dari Aleandro, Cantika istri Aleandro, Maximus, Aurora, Fico, Nathan dan Mikael bertugas di garis depan sedangkan untuk Tim B di pimpin oleh Saverio bersama timnya yang terdiri dari Gloria, Yohanes, Aurora, Kasandra, Aska, Cantika bersama suaminya Robert dan Katarina bertugas menyerang semua yang berada di dalam markas," ucap mommy Laras.
__ADS_1
" Ok," jawab mereka serempak.
" Anggota tim bisa saja berubah di lihat dari banyaknya musuh yang menyerang kalian," ucap Daddy Alvonso.
" Ok," jawab mereka serempak.
" Untuk Louis kamu bertugas di balik layar kabarin jika ada musuh datang menyerang tim A dengan menggunakan headset sedangkan Max kamu bertugas di balik layar kabarin jika ada musuh datang menyerang tim B ," perintah daddy Alvonso.
" Ok," jawab Louis dan Max singkat dan serempak.
" Kalian pakailah ini," ucap daddy Alvonso sambil memberikan headset dan pakaian anti peluru ke mereka.
" Setelah selesai memakai headset dan pakaian anti peluru langsung berangkat karena lebih cepat lebih baik menyerang markas mereka," sambung mommy Gloria
Mereka pun mengambil satu persatu headset dan pakaian anti peluru kemudian memasangnya ke telinga mereka masing - masing kemudian berlanjut memakai pakaian anti peluru. Setelah selesai mereka pun pergi meninggalkan mansion milik daddy Thomas.
" Siapa yang menyerang perbatasan?" tanya mommy Laras
" Sebelum menugaskan menyerang perbatasan, daddy ingin bertanya sama Max apakah orang yang di sewa Alex sudah datang?" tanya daddy Alvonso
" Sudah dad, Alex menyewa penembak jitu sebanyak 7 orang dan targetnya ke tujuh anak - anak paman Thomas dan tante Gloria," ucap Max menjelaskan.
" Anak kami penembak jitu jadi biarkan mereka yang menyerang perbatasan," sambung Alviana.
" Baik, kalau begitu berikan ke enam cucu oma dan opa," ucap mommy Laras sambil memberikan 6 headset ke Arlan.
" Baik mom," jawab Arlan.
" Gunakan rompi anti peluru dan motor sport agar lebih cepat sampai dari mereka," ucap daddy Alvonso.
" Baik dad," jawab Arlan sambil berdiri dan berjalan ke kamar ke enam anak kembarnya.
" Jika misi ini sudah selesai kita baru pulang ke mansion," ucap mommy Laras.
" Lebih baik sebagian pulang supaya mansion tidak sepi," usul daddy Alvonso.
__ADS_1
" Benar juga dad, kalau begitu sebagian kita pulang dan sebagian tinggal di sini untuk berjaga - jaga," ucap mommy Laras.
Daddy Alvonso memerintahkan semua anak angkatnya termasuk anggota keluarga anak angkatnya untuk pulang ke mansion hanya menyisakan daddy Alvonso, mommy Laras, ke enam anak kembarnya berserta keluarganya.
Di tempat yang berbeda keluarga daddy Thomas sudah sampai di markas milik Alex Maximus, mobil mereka berhenti yang tidak jauh dari markas tersebut.
" Paman, Aleandro dan Cantika bersiap menembak di bagian barat," ucap Louis dengan menggunakan headset.
" Ok," jawab daddy Thomas, Aleandro dan Cantika istri Aleandro serempak.
" Maximus, Aurora dan Fico bersiap menembak di bagian Selatan," ucap Louis
" Ok, jawab Maximus, Aurora dan Fico serempak.
" Untuk Nathan dan Mikael kalian bersiap menembak di bagian timur," ucap Louis
" Ok, jawab Nathan dan Mikael serempak
Merekapun langsung bergerak sesuai instruksi Louis sedangkan kelompok B masih menunggu perintah Max, mereka masih duduk di dalam mobil sambil mengobrol hingga terdengar suara headset.
" Katarina, Yohanes dan Aurora kalian bertiga bantu paman Nathan dan Mikael musuh mereka sangat banyak, pergilah ke bagian timur," perintah Max
" Ok," Katarina, Yohanes dan Aurora serempak
Katarina, Yohanes dan Aurora langsung turun dari mobil dan berjalan ke arah bagian timur sesuai perintah Max serangan yang mendadak membuat Alex Maximus marah karena dirinya tidak percaya markasnya dapat diketahui mudah oleh para musuhnya.
" Kalian semua keluar bantu teman - teman kalian!!" perintah Alex Maximus
" Baik tuan," jawab mereka serempak
Mereka pun keluar untuk membantu teman - temannya sedangkan Alex Maximus bersama kekasihnya dan asisten setianya berada di dalam markas sedangkan Max yang berhasil meretas cctv milik Alex langsung menghubungi kelompok B.
" Paman Saverio, Kasandra, Aska, Cantika istri Robert pergi ke arah barat bantu paman Thomas, Aleandro dan Cantika istri Aleandro," perintah Max.
" Ok," jawab mereka serempak
__ADS_1
" Tante Gloria dan Robert masuk ke dalam markas di sana ada tiga orang Alex Maximus, seorang wanita dan seorang pria," ucap Max
" Ok," jawab mommy Gloria dan Robert serempak