
" Mengenai rekaman cctv yang membawa ke tiga puluh lima orang ke parkiran mobil sudah di hapus oleh keluarga paman Alvonso jadi bisa di bilang aman dan dua orang yang sengaja merekam kejadian di lantai satu sudah di tangkap oleh Aska dan Robert jadi bisa di bilang aman," ucap daddy Alvonso.
" Pegawai itu diapakan?" tanya Nathan penasaran.
" Kami jadikan santapan singa peliharaan kita," jawab Robert.
" Baguslah salah siapa bermain - main dengan keluarga kita," ucap Nathan sambil menggengam ke dua tangannya dengan erat menahan emosinya.
" Iya kak, mereka harus diperlakukan seperti itu agar tidak ada yang berani melawan keluarga kita," ucap Yohanes.
" Kakak juga setuju orang itu harus mendapatkan hukuman setimpal karena telah beraniĀ bermain - main dengan keluarga kita," ucap Aleandro.
" Iya betul," jawab mereka serempak kecuali daddy Thomas dan tuan Savero
" Karena itulah kami membawanya ke kandang singa agar menjadi santapannya," sambung Robert
" Ketika mendengar suara jerit kesakitan terasa merdu di telingaku," sambung Aska.
__ADS_1
" Ingat ya Aska, kamu jangan coba - coba menyakiti adik kesayangan kami," ancam Aleandro sambil tangan kirinya menyentuh ujung leher kiri menuju ke ujung leher kanan seperti orang memotong ayam.
Glek
Aska menelan ludahnya dengan kasar karena mendapatkan tatapan maut dari kakak iparnya kemudian tertawa terkekeh - kekeh.
" Tenang saja kak, aku cinta mati sama Kasandra jadi tidak mungkin melukai Quenby," jawab Aska.
" Bagus kami percaya denganmu," jawab Aleandro dan Maximus serempak.
" Bisa daddy lanjutkan lagi?" tanya daddy Thomas.
" Bisa dad," jawab mereka serempak kemudian mendengarkan kembali apa yang akan dikatakan oleh daddy Thomas.
" Daddy melakukan itu semua karena daddy merasa yakin kalau besok pagi keluarga ke tiga puluh lima orang karyawan Nathan dan Yohanes akan melakukan demo besar - besaran karena mereka hilang tanpa ada kabar," ucap daddy Thomas
" Belum lagi semua karyawan Nathan dan Yohanes yang tidak terlibat dengan kejadian tersebut yang berada di lantai dua sampai lantai dua puluh empat pasti akan heboh karena teman - teman mereka hilang tanpa ada kabar," sambung daddy Thomas.
__ADS_1
" Apa yang mesti kami lakukan dad?" tanya Nathan.
" Aleandro, Maximus, Fico, Nathan, Yohanes, Aska dan Robert besok datang ke perusahaan Nathan termasuk daddy," ucap daddy Thomas.
'' Mengenai perusahan kalian, kalian bawa saja semua dokumen perusahaan kalian ke perusahaan milik Nathan dan Yohanes dan kalian bisa mengerjakan di sana, ucap daddy Thomas.
" Apakah aku boleh ikut?" tanya tuan Savero.
" Lebih baik menjaga mansion takutnya ada musuh yang datang menyerang," ucap daddy Thomas
" Betul juga ya seperti kejadian waktu itu," jawab tuan Savero yang membenarkan ucapan daddy Thomas.
" Oh ya daddy sudah meminta bantuan paman Alvonso untuk membantu kita dan paman Alvonso juga bersedia membantu kita dengan cara semua anggota keluarga besarnya akan membantu kita jika ada penyerangan dari mereka," ucap daddy Thomas.
" Jadi kalian semua istirahat lah yang cukup karena besok pagi kita akan menghadapi para keluarga mereka karena anggota keluarganya tiba - tiba hilang tanpa jejak," Ucap daddy Thomas
" Iya dad," jawab mereka serempak.
__ADS_1
" Oh ya dad, apa jawaban kita jika ada yang bertanya tentang keberadaan mereka?" tanya Nathan.