Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Nathan dan Maya


__ADS_3

" Bolehkah aku meminta seperti yang semalam?" tanya Nathan.


" Maksudnya?" Tanya Maya singkat pura - pura tidak tahu.


" Melakukan seperti mengemut es krim, mau kan kamu melakukannya?" tanya Nathan.


Maya menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat Nathan tersenyum bahagia, Maya membuka perlahan boxer milik suaminya yang sudah semakin mengeras.


Maya memasukkan mulutnya ke dalam tombak sakti milik suaminya hal itu membuat Nathan berbicara tidak jelas sambil memegang kepala Maya agar mendapatkan kenikmatan tiada tara hingga akhirnya Nathan menarik perlahan rambut Maya agar menjauh dari tombak saktinya kemudian tombak sakti itupun menyemburkan laharnya dan di tampung oleh tangan Nathan sedangkan Maya mengambil tissue untuk diberikan ke suaminya.


Singkat cerita kini Nathan dan Maya sudah selesai mandi dan berpakaian dan kini mereka berada di ruang makan, mereka semua makan dalam diam tanpa ada bicara sedikitpun hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


Para pria, mommy Gloria, Quenby dan Maya berjalan ke ruang keluarga sedangkan para wanita berkumpul di ruang makan untuk membersihkan meja makan dan mencuci piring hingga sepuluh menit kemudian pekerjaan mereka sudah selesai dan berkumpul di ruang keluarga, mereka duduk bersama pasangan masing - masing.


" Kak Nathan hari ini ada jadwal meeting jam 8 pagi di mall Casablanca dengan PT. Ziandra Coperation," ucap Yohanes memberitahukan jadwal ke kakak kembarnya.


" Ok, selain itu?" tanya Nathan


" Tidak ada kak," jawab Yohanes.


" Apakah kamu ikut?" Tanya Nathan


" Maaf tidak bisa kak, pekerjaan kantor menumpuk karena beberapa hari kita tidak masuk ke kantor," jawab Yohanes.


" Bagaimana kalau aku membantu kak Yohanes?" tanya istrinya yang bernama Aurora.

__ADS_1


" Benarkah? Dengan senang hati karena kakak tidak tahu sampai jam berapa selesai mengerjakan semua dokumen yang menumpuk di meja," ucap Yohanes sambil tersenyum bahagia karena ditemani istri tercintanya.


" Kalau begitu aku ganti pakaian dulu," ucap Aurora sambil membalas senyuman suaminya.


" Ok," Jawab Yohanes singkat.


Aurora langsung berdiri dan berjalan menaiki anak tangga satu demi satu sedangkan Nathan menatap istrinya seakan memintanya untuk menemaninya. Daddy Thomas dan mommy Gloria melihat tatapan Nathan membuat mommy Gloria mau tidak mau bersuara.


" Kamu pergilah sendiri, Maya sedang hamil dan perlu beristirahat," ucap mommy Gloria.


" Benar kata mommy, daddy dan mommy tidak ingin terjadi sesuatu dengan ke lima cucu mommy dan daddy," sambung daddy Thomas.


" Baik dad," Jawab Nathan pasrah.


" Tidak usah dad, biar Nathan sendiri saja," jawab Nathan


" Ok," jawab daddy Thomas singkat.


" Bagaimana dengan perusahaan Quenby?" Tanya daddy Thomas


" Karena Quenby masih sakit, bolehkah sementara aku menggantikannya?" tanya Fico agak ragu.


Fico dan Quenby baru saja menikah dan dirinya tidak ingin di sebut memanfaatkan fasilitas istrinya atau ingin menguasai kekayaan istrinya karena bagaimanapun dirinya masih mampu memberikan nafkah Quenby karena dirinya juga seorang CEO pemilik perusahaan yang diberikan oleh daddynya yang bernama tuan Saverio.


" Fico, kamu sudah kami anggap bagian dari keluarga besar daddy Thomas jadi kamu tidak perlu ragu untuk mengatakannya dan kami percaya kalau kamu bukan tipe pria yang hanya memanfaatkan kekayaan keluarga besar kami," ucap daddy Thomas.

__ADS_1


" Apa yang dikatakan daddy benar, kamu adalah bagian dari keluarga besar kami karena itulah keluarga besar kami mengijinkan kalian untuk menikah dan menjadi bagian dari keluarga besar kami," sambung mommy Gloria.


" Mommy, daddy dan saudara - saudaraku terima kasih karena menjadikan aku bagian dari keluarga besar daddy Thomas, Fico berjanji untuk tidak mengecewakan mommy dan daddy," jawab Fico dengan nada tulus.


" Kami percaya padamu," jawab mommy Gloria dan daddy Thomas serempak.


" Sebentar lagi siang kalian berangkatlah," ucap mommy Gloria.


" Baik mom," jawab mereka serempak.


Aleandro ( putra pertama ) dan Maximus ( putra ke dua ) menyalami punggung tangan mommy Gloria dan daddy Thomas bergantian kemudian mereka pergi dengan satu mobil karena mereka berkerja di perusahaan yang sama. Aleandro sebagai CEO sedangkan Maximus sebagai wakil CEO kemudian berlanjut Fico ( menantu nomer 3 ) dan Nathan ( putra nomer 4 ) mereka mencium punggung tangan mommy Gloria dan daddy Thomas kemudian pergi dengan menggunakan mobil berbeda karena perusahaan mereka juga berbeda.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga  Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.


Dari Author,


Yayuk Triatmaja


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.

__ADS_1


__ADS_2