Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Jessica dan Jimmy


__ADS_3

Jessica bangun dari ranjangnya dan berjalan dengan ragu menuju ke arah kamar mandi sampai di depan pintu Jessica mendorong pintu kamar mandi bersamaan Jimmy juga membuka kamar mandi membuat Jessica hampir terjatuh kalau Jimmy tidak memeluknya.


Deg


Deg


Jantung ke duanya berdetak kencang ketika wajah mereka berdekatan hingga tanpa sadar Jimmy mencium bibir Jessica secara singkat kemudian melepaskan pelukannya ketika Jessica sudah berdiri dengan sempurna.


" Mau ke kamar mandi?" tanya Jimmy sambil menatap wajah cantik Jessica.


" Tidak," jawab Jessica singkat.


" Lalu?" tanya Jimmy sambil menaikkan salah satu alisnya.


" Apakah kak Jimmy marah padaku?" tanya Jessica tanpa menjawab pertanyaan Jimmy.


" Kenapa kakak marah?" tanya balik Jimmy.


" Karena aku menolak kak Jimmy melakukan itu," jawab Jessica sambil jari telunjuk kanan dan kiri disatukan kemudian dipisahkan lalu disatukan lagi begitu terus.


" Kalau kakak marah, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Jimmy sambil menahan tawa karena melihat Jessica sangat menggemaskan.


" Aku akan memberikannya," ucap Jessica sambil menundukkan wajahnya.


" Tapi sayang sekali kakak tidak mau," jawab Jimmy dengan wajah di buat serius.


" Kenapa?" tanya Jessica dengan mata berkaca - kaca sambil menatap wajah tampan Jimmy dengan perasaan campur aduk.


" Karena awalnya kamu sudah menolak duluan jadi kakak tidak ada minat lagi," jawab Jimmy yang sangat suka menggoda Jessica.

__ADS_1


" Apakah kak Jimmy ada niat untuk mencari pengganti ku?" tanya Jessica sambil tersenyum walau dalam hatinya terluka.


" Mungkin," jawab Jimmy cuek sambil berjalan ke arah balkon.


Deg


Jantung Jessica berdetak kencang dan tanpa sadar air matanya keluar tapi dengan cepat langsung dihapusnya dan tanpa sepengetahuan Jessica kalau Jimmy sudah melihatnya tapi dirinya berpura - pura tidak melihatnya.


" Kalau memang kak Jimmy mencari pengganti ku aku hanya bisa mengucapkan semoga kak Jimmy bahagia bersama kekasihnya," jawab Jessica sambil membalikkan badannya dan berjalan ke arah pintu kamarnya.


" Mau kemana?" tanya Jimmy tanpa memperdulikan ucapan Jessica.


" Mau ke bawah," jawab Jessica sambil memegang gagang pintu.


" Mau ngapain?" tanya Jimmy


( " Terlebih kak Jimmy akan mencari pengganti ku jadi aku harus belajar untuk melupakan mu laki - laki yang aku cintai,'' sambung Jessica dalam hati ).


" Apakah kamu mencintaiku?" tanya Jimmy ketika Jessica membuka pintu kamarnya tanpa memperdulikan ucapan Jessica.


" Tentu saja aku sangat mencintaimu walau terlalu cepat tapi jujur aku sangat nyaman dan merasa dilindungi terlebih baru pertama kalinya aku merasakan apa itu kasih sayang orang tua terhadap anaknya. Hal itulah membuatku berjanji pada diriku sendiri," jawab Jessica sambil membalikkan badannya dan menatap Jimmy.


" Janji? Maksudnya?" tanya Jimmy sambil menatap mata indah Jessica.


" Berjanji untuk melakukan apapun untuk melindungi keluarga kak Jimmy walau taruhannya nyawaku," jawab Jessica sambil membalas tatapan mata Jimmy.


" Kalau kamu benar mencintaiku, kenapa kamu tidak mempertahankan diriku? Jika aku menemukan penggantimu apakah kamu masih tetap melindungi keluargaku dengan mengorbankan nyawamu?" tanya Jimmy sambil berjalan ke arah Jessica.


" Cinta itu tidak harus saling memiliki, kalau kak Jimmy bahagia menikah dengan wanita lain aku dua kalinya bahagia walau hatiku sangat sakit tapi aku tidak memperdulikannya dari pada kita menikah tapi kak Jimmy tidak bahagia hatiku lebih sangat sakit. Walau kita tidak ditakdirkan untuk bersama aku akan tetap melindungi keluarga kak Jimmy walau taruhannya nyawaku," jawab Jessica sambil berusaha untuk tegar.

__ADS_1


Deg


Jantung Jimmy berdetak kencang mendengar ucapan Jessica karena baru kali ini ada seorang gadis yang bersedia melakukan apapun demi melindungi keluarganya terlebih gadis itu adalah gadis yang sangat dicintainya membuat Jimmy semakin yakin untuk menikah dengan Jessica.


Grep


" Hanya laki - laki bodoh yang melepaskan gadis sebaik kamu," jawab Jimmy sambil memeluk Jessica


" Maksud kak Jimmy?" tanya Jessica.


" Kakak akan tetap menikah denganmu dan maaf tadi kakak hanya menggoda dirimu," jawab Jimmy.


" Aku tidak paham," ucap Jessica


Ctak


" Aduh," ucap Jessica sambil mengusap keningnya.


Jimmy melepaskan pelukannya kemudian menyentil kening Jessica membuat Jessica mengusap keningnya dan Jimmy meniup kening Jessica sambil mengusapnya.


" Masalah kamu ingin memberikan harta berharga mu maksud kakak, kita akan melakukan itu ketika kita resmi menikah dan tadi kakak hanya menggoda mu saja," ucap Jimmy menjelaskan.


" Tapi pas aku menolak kenapa kakak marah dan masuk ke kamar mandi?" tanya Jessica


" Kakak ingin menidurkan adik kecil kakak," jawab Jimmy


" Sebelum kamu ingin bertanya lagi, adakah pakaian laki - laki?" tanya Jimmy ketika melihat Jessica ingin bertanya lagi.


" Pakaian laki - laki buat siapa kak?" tanya Jessica dengan wajah bingung.

__ADS_1


__ADS_2