
ceklek
Pintu ruangan terbuka tampak dokter Hendrik membuka pintu dan masuk dokter Melani, Goreti dan Markus kemudian diikuti oleh dokter Hendrik mereka berjalan ke arah daddy Thomas dan mommy Gloria.
Seperti biasa para wanita cipika cipiki sedangkan para pria hanya berjabat tangan dan tangan satunya menepuk bahunya kemudian mereka duduk bersama pasangannya.
" Sayang, mommy mau pergi ingin menengok Nathan." Ucap Mommy Gloria sambil berdiri karena melihat suami dan ke dua sahabatnya diam tanpa ada satupun yang bicara.
" Ok.'' Jawab daddy Thomas singkat sambil tersenyum.
" Aku juga ikut." ucap dokter Melani.
" Aku juga." Sambung Goreti karena di ruangan tersebut semuanya laki - laki terlebih ke dua sahabatnya juga pergi dari ruangan tersebut.
Dokter Melani dan Goreti berpamitan dengan suaminya masing - masing kemudian berjalan mengikuti mommy Gloria menuju ke ruang perawatan Nathan.
Tidak berapa lama muncul empat pria tampan yang terkenal dengan program it siapa lagi kalau bukan Alvonso, Alvian, Leo dan Max kedatangan Alvonso, Alvian, Max dan Leo tersebut membuat para penghuni rumah sakit khususnya wanita menatap mereka dengan tatapan lapar tapi ke empat pria tampan itu tidak memperdulikannya karena mereka sangat setia dengan istrinya masing-masing.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
__ADS_1
Cerita tentang cinta Alvonso dan Alvian bisa di baca novel Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2 sedangkan Leo dan Max judul novel **Perjalanan Cinta Sang Psychophat. **
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Alvonso yang baru saja datang bersama saudara kembarnya yang bernama Alvian dan ke dua adik iparnya Leo dan Max tanpa sengaja melihat mommy Gloria berjalan ke arah ruang ICU.
" Malam tante." Panggil Alvonso dan Alvian serempak dengan nada sopan.
" Malam Alvonso dan Alvian, tambah tampan saja ponakan tante." Ucap mommy Gloria yang sudah menganggap anak-anak mommy Laras dan daddy Alvonso sebagai ponakannya begitu pula sebaliknya.
" Tante bisa saja." Jawab Alvonso dan Alvian serempak lagi sambil tersenyum ramah.
" Malam tante Gloria." Sapa Leo dan Max serempak.
" Terima kasih tante atas pujiannya." Jawab Leo dan Max serempak.
" Oh ya tante, ruangan om di mana tante?" Tanya Alvonso dengan nada masih sopan.
" Kamu lurus saja nanti belok kanan terus lurus nah nanti di pintu tertulis dokter Kasandra." Jawab mommy Gloria.
__ADS_1
" Baik tante, terima kasih." Jawab Alvonso
" Sama - sama." Jawab mommy Gloria sambil tersenyum.
Alvonso tersenyum dan berjalan sesuai apa yang dikatakan oleh mommy Gloria dan diikuti oleh Alvian, Leo dan Max, setelah dua menit Alvian mengetuk pintu setelah terdengar suara untuk masuk ke empat pria itupun masuk ke dalam ruangan terebut.
ceklek
Alvian membuka pintu kemudian Alvonso, Leo dan Max masuk ke dalam ruangan tersebut di susul oleh Alvian mereka berjalan ke arah daddy Thomas.
" Selamat malam paman Thomas, paman Hendrik dan paman Markus." Sapa Alvonso basa basi.
" Selamat malam paman." Sambung Alvian, Max dan Leo bersamaan.
" Malam." Jawab daddy Thomas, Markus dan dokter Hendrik serempak.
" Silahkan duduk." Ucap daddy Thomas
Ke empat pria tampan itupun duduk di sofa yang tersedia di tempat tersebut sambil masing - masing meletakkan laptop milik ke empat pria tampan tersebut.
__ADS_1
" Paman, kata daddy kalau paman membutuhkan bantuan keluarga kami." Ucap Alvonso dengan nada sopan.
" Bisa dijelaskan lebih rinci paman." sambung Alvian.