
Quenby tersenyum sambil menatap wajah tampan suaminya yang tidak pernah membuat Quenby bosan untuk menatap wajah suaminya sedangkan Fico membalas senyuman Quenby.
" Sayang berdirilah," pinta Quenby
" Kenapa?" tanya Fico dengan nada bingung
" Lakukan saja nanti sayangku akan tahu," jawab Quenby sambil tersenyum.
Fico yang awalnya duduk di sisi ranjang langsung turun dari ranjang kemudian membalikkan badannya menatap wajah cantik istrinya sedangkan Quenby bangun dari ranjang dan duduk di sisi ranjang sambil menatap tombak sakti milik suaminya yang sudah tegak menantang.
' Haruskah aku melakukannya? tapi aku tidak tega melihat suamiku.' ucap Quenby dalam hati.
" Kenapa sayang?" tanya Fico
" Tidak apa - apa sayang," jawab Quenby
Quenby menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian tangan kanannya mengarahkan ke tombak sakti milik suaminya kemudian membelainya membuat Fico menahan tangan istrinya.
" Sayang, aku minta jangan lakukan itu takutnya aku tidak bisa menahannya," ucap Fico dengan suara mulai berat.
" Aku ada cara lain selain melakukan hubungan suami istri," ucap Quenby.
" Cara apa?" tanya Fico dengan nada bingung.
__ADS_1
" Nanti kakak akan tahu jadi aku minta lepaskan tangan kakak," pinta Quenby
Fico melepaskan tangannya kemudian Quenby memajukan wajahnya ke arah tombak sakti milik suaminya kemudian memasukkannya ke dalam mulutnya membuat Fico merasakan enak sampai ke ubun - ubun. Gerakan Quenby masih kaku karena dirinya baru pertama kali melakukannya membuat Fico meringis dan memberitahukan Quenby untuk tidak menggigitnya ataupun menghisapnya terlalu kuat. Hingga lima belas menit kemudian tombak saktinya menyemburkan cairan membuat Quenby terbatuk - batuk.
" Uhuk... Uhuk..." Quenby terbatuk - batuk sambil bangun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi.
Fico yang melihat Quenby tersenyum bahagia karena Quenby bisa menyenangkan hatinya setelah sepuluh menit Quenby menatap horor ke arah suaminya sedangkan Fico hanya tersenyum karena di matanya Quenby sangat imut dan menggemaskan.
" Lain kali aku ngga mau lagi," ucap Quenby.
" Memangnya kenapa sayang?" tanya Fico.
" Rasanya tidak enak," jawab Quenby
" Janji ya," ucap Quenby sambil berjalan ke arah lemari.
" Iya janji, oh ya kamu tahu seperti ini tahu dari mana?" tanya Fico.
" Maya," jawab Quenby sambil membuka lemari kemudian mengambil pakaian santai berikut dala*an kemudian memakainya di depan suaminya.
" Maya? kamu tanya sama Maya?" tanya Fico penasaran.
" Iya aku tanya sama Maya, bagaimana menyenangkan suami dan Maya mengatakan untuk menyenangkan suaminya salah satunya seperti tadi." ucap Quenby.
__ADS_1
Sambil mengobrol Quenby mengambil satu set pakaian santai untuk suaminya kemudian diletakkan di meja dekat sofa lalu mengambil pakaian kotor miliknya dan juga milik Fico kemudian meletakkannya di keranjang kotor.
" Maya tahu dari mana?" tanya Fico
" Dari mbah google," jawab Quenby sambil naik ke atas ranjang.
" Berarti mulai sekarang kamu banyak bertanya dengan mbah google," ucap Fico sambil berjalan ke arah kamar mandi.
" Iya," jawab Quenby singkat.
Fico membersihkan diri sedangkan Quenby yang sangat lelah memejamkan matanya dan tanpa membutuhkan waktu yang lama akhirnya Queny tertidur dengan pulas. Lima belas menit kemudian Fico keluar dari kamar mandi dan melihat istrinya sedang tertidur dengan pulas membuat Fico tersenyum bahagia kemudian Fico memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh istrinya. Setelah selesai memakai Fico berjalan ke arah ranjang dan berbaring di samping istrinya dan tidak membutuhkan waktu lama Fico tertidur pulas menyusul istrinya bermimpi indah. Di tempat yang berbeda seorang pria dan wanita berlainan jenis kelam*n yang belum sah menikah melakukan hubungan suami istri hingga akhirnya mencapai kepuasan.
" Ingat sayang, besok aku harus bisa berkerja di perusahaan milikmu dan menjadi sekretaris pribadimu," ucap wanita itu.
" Tenang saja sayang mulai besok kamu sudah mulai kerja menjadi sekretaris pribadiku dan aku juga pastikan kamu akan bertemu dengan pria pujaan mu," ucap pria tersebut.
" Bagus, besok sayangku jemput aku." pinta wanita itu.
" Ok, tapi ingat perjanjian kita," ucap pria tersebut
" Iya aku tahu, jika nanti aku menjadi kekasih Nathan kita tetap melakukan ini dan sebagian harta milik Nathan seperempatnya menjadi bagian mu," ucap wanita itu.
" Bagus kamu tidak lupa dengan perjanjian kita, sayang sekali lagi ya," pinta pria itu.
__ADS_1
" Baiklah," jawab wanita itu singkat.