Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Seperti Orang Sedang Berselingkuh


__ADS_3

" Janji apa?" tanya Nathan sambil melepaskan pelukannya kemudian menatap wajah cantik istrinya.


" Jika seandainya nanti terjadi sesuatu dengan diriku dan dokter meminta dua pilihan aku yang hidup atau ke lima anak kita maka berjanjilah padaku untuk memilih ke lima anak kita," pinta Maya.


" Sayang jangan bicara seperti itu karena aku tidak suka mendengarnya," ucap Nathan sambil membelai rambut istrinya.


" Aku tahu tapi kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa mendatang karena itulah jika seandainya itu terjadi berjanjilah padaku menuruti permintaanku," Mohon Maya sambil menatap wajah tampan suaminya.


cup


" Sayang, aku itu tidak suka kamu bilang begitu," jawab Nathan kemudian mengecup bibir Maya.


" Semua manusia pada akhirnya akan mati hanya kita tidak tahu kapan itu terjadi, itu semua rahasia yang Di Atas," ucap Maya sambil membuat pola abstrak du di dada bidang suaminya.

__ADS_1


" Aku tahu itu tapi aku tidak mau kehilanganmu karena aku sangat mencintaimu, kamu adalah belahan jiwaku dan nafas hidupku. Jadi bagaimana aku bisa hidup jika nafas yang ku hirup pergi meninggalkan aku," jawab Nathan sambil menarik jari Maya kemudian mengecupnya.


" Aku yakin suatu saat nanti suamiku akan menemukan pengganti ku yang lebih baik dariku," jawab Maya sambil memeluk suaminya.


" Tapi..." ucapan Nathan terpotong oleh Maya.


" Sayang, selama ini aku belum pernah meminta sesuatu padamu terlebih sayangku selalu mengatakan padaku : Mintalah sesuatu dan aku akan memberikan apapun yang di minta oleh istriku," ucap Maya mengulangi perkataan Nathan yang dulu.


Nathan hanya diam sambil menganggukkan kepalanya dengan enggan karena Nathan mengerti akan sikap Maya walau dalam hatinya sangat berharap Maya dan dirinya berkumpul dan merawat bersama ke lima anak mereka hingga bisa melihat anak - anak mereka bertumbuh besar dan menikah serta bisa melihat cucu - cucunya seperti ke dua orang tuanya.


" Sayang aku mau mandi dulu setelah itu tidur di kamar sebelah karena kak Quenby tidak mau tidur bersama suaminya," ucap Maya sambil melepaskan pelukannya.


" Aku merasa kita ini seperti orang sedang berselingkuh," celetuk Nathan.

__ADS_1


" Maksudnya?" tanya Maya bingung


" Ketika kita ingin melakukan hubungan suami istri, sayangku datang menemui ku atau aku menculik mu setelah itu pergi lagi bersama kakak kembarku," keluh Nathan dengan bibir bawahnya dimajukan.


Cup


" Maaf sayang, aku tidak tega melihat kak Quenby sedih," ucap Maya kemudian mencium bibir suaminya.


" Iya aku tahu tapi yang aku bingung dari ke dua saudara kembar dan ke empat saudara ipar, kenapa kak Quenby memilih istriku?" tanya Nathan dengan nada frustrasi karena dirinya biasanya tidur memeluk istrinya namun kini tidak bisa dan ketika ingin melakukan hubungan suami istri tinggal melakukannya tanpa perlu datang ke kamar mereka atau menculik Maya.


Cup


" Sabar ya sayang semoga saja kak Quenby seperti ini hanya sebentar saja karena bagai manapun kasihan juga kak Fico wajahnya kusut karena tidak bisa mendekati kak Quenby," ucap Maya menjelaskan ke suaminya sambil mengusap wajah tampan suaminya yang masih cemberut dengan wajah di tekuk.

__ADS_1


__ADS_2