Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Maya dan Nathan


__ADS_3

Singkat cerita kini Maya berada di pemakaman bersama Nathan, keluarga besar daddy Thomas, keluarga besar daddy Alvonso dan beberapa kolega bisnis ke dua orang tuanya. Maya memeluk nisan orang tuanya dimana kuburannya dijadikan satu liang lahat karena dulu ketika ke dua orang tuanya masih hidup pernah mengatakan jika mereka meninggal nanti minta dijadikan satu.


Satu demi satu para pelayat pergi meninggalkan area pekuburan hingga menyisakan Maya, Nathan dan ke dua orang tua Nathan, Nathan memeluk Maya dari arah samping kanan sedangkan Maya bersandar di dada bidang suaminya sambil masih terisak. Nathan berusaha membujuk istrinya untuk pulang karena sudah sore namun Maya hanya diam sambil menangis karena kepergiaan orang tuanya yang terlalu cepat.


" Maya, kita pulang yuk," ajak Nathan dengan nada lembut sambil mengusap punggung Maya.


" Hiks... Hiks... kak Nathan pulanglah biarkan aku di sini menemani mommy dan daddy," ucap Maya sambil terisak.


" Jika kamu tidak pulang maka aku juga tidak pulang," jawab Nathan.


Grep


" Maya sayang apa yang dikatakan Nathan benar adanya lebih baik kita pulang saja, ingat ada 5 anak kalian yang membutuhkan kasih sayang ke dua orang tuanya," ucap mommy Gloria sambil memeluk dari arah samping kiri.


" Mommy tahu kamu sangat sedih kehilangan ke dua orang tuamu karena mommy dan daddy pernah merasakan kehilangan orang tua yang kita sayangi tapi sayang waktu berjalan terus terlebih kamu dan Nathan mempunyai lima anak kembar yang membutuhkan kasih sayang kalian berdua," sambung mommy Gloria.

__ADS_1


" Maafkan aku," ucap Maya yang tersadar jika dirinya dibutuhkan ke lima anaknya.


" Tidak apa - apa sayang, sekarang kita pulang yuk," ajak Nathan dengan lembut.


Maya menganggukkan kepalanya dan mereka pun pergi meninggalkan area pemakaman dan tidak jauh dari area pemakaman sepasang mata menatapnya dengan penuh kebencian terhadap Maya.


Maya duduk di kursi samping pengemudi sedangkan Nathan duduk di kursi pengemudi dan di belakang kursi pengemudi duduk mommy Gloria dan daddy Thomas. Nathan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke mansion milik daddy Thomas dan selama dalam perjalanan tidak ada satupun yang bicara semua sibuk dengan pikiran masing - masing.


Dua puluh lima menit kemudian mereka sudah sampai di mansion milik daddy Thomas dan mereka masing - masing berjalan ke arah kamar mereka.


Nathan dan Maya langsung masuk ke kamar baru yang sangat luas karena kamar ke lima anak mereka dijadikan satu dengan kamar mereka. Mereka mandi bersama awalnya Maya menolaknya tapi Nathan memaksanya dengan alasan agar cepat selesai dan Nathan berjanji tidak akan melakukan hubungan suami istri mengingat Maya habis melahirkan.


Maya mengambil pakaian untuk suaminya kemudian untuk dirinya hingga dua belas menit kemudian mereka kini sudah memakai pakaian santai. Itu dikarenakan Nathan memaksanya untuk membantu memakai pakaian Maya, Maya yang menolaknya akhirnya hanya bisa pasrah dan membiarkan suaminya memakaikan pakaiannya.


Maya dan Nathan berjalan ke arah box bayi ukuran besar agar bisa memuat ke lima anak kembar mereka, ke lima anak kembar mereka masih tertidur dengan pulas nya.

__ADS_1


Nathan mengambil ponselnya di saku kemejanya kemudian memotret ke lima anak kembarnya yang sangat menggemaskan sedangkan Maya tersenyum menatap satu persatu anak mereka.


Cekrek



Nathan memfoto ke lima anak kembarnya sambil tersenyum, dirinya tidak percaya kalau sekarang sudah menjadi seorang ayah dari ke lima anak kembarnya.


" Sayang lihat salah satu anak kita menatapmu," ucap Maya sambil tersenyum


" Maaf sayang mengganggu tidurmu," ucap Nathan sambil membelai pipi gembul putra pertamanya.


" Adiknya menguap," ucap Maya.


" Iya benar, masih mengantuk ya?" tanya Nathan sambil mengusap pipi gembul putra ke duanya.

__ADS_1


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Tinggal beberapa bab lagi mau tamat


__ADS_2