
Setelah selesai melakukan kegiatan panasnya Nathan memeluk istrinya begitu pula dengan Maya membalas pelukan suaminya.
" Sayang, ternyata enak banget ya." Ucap Nathan tersenyum bahagia.
" Enak banget kenapa?" Tanya Maya sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya yang masih polos.
" Melakukan hubungan suami istri, pantas saja orang tuaku dan saudara-saudaraku yang sudah menikah betah banget di dalam kamar." Ucap Nathan
" Iya enak banget sayang, tapi sekarang aku yang pimpin ya." Ucap Maya sambil bangun dan duduk di samping suaminya.
Maya melakukan pemanasan terlebih dahulu setelah di rasa cukup Maya mulai menyatukan tubuhnya.
" Sayang, enak banget kamu tahu darimana?" Tanya Nathan sambil memejamkan matanya menikmati apa yang dilakukan oleh Maya.
" Tahu donk tanya sama mbah google." Ucap Maya dengan wajah memerah.
Nathan merasakan enak luar biasa sampai matanya merem melek dan mengeluarkan suara merdu membuat Maya tersenyum mendengar suara merdu Nathan.
" Sayang, aku ingin keluar." Ucap Nathan dengan nada berat dan berkabut gairah sambil membalikkan tubuhnya.
Kini tubuh Nathan berada di atas sedangkan Maya berada di bawah. Nathan mempercepat menggerakkan pinggulnya hingga tidak berapa lama keluar lahar milik Nathan. Nathan menarik adik kecilnya kemudian memindahkan tubuhnya ke arah samping istrinya dan memeluknya.
cup
" Sayang terima kasih, aku sangat puas." Ucap Nathan kemudian mengecup kening istrinya.
" Aku juga terima kasih sayang, suamiku sangat perkasa membuat aku sangat puas menikmatinya." Puji Maya sambil membalas pelukan suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.
Nathan tersenyum bahagia mendengar pujian istrinya hingga terdengar suara ketukan pintu.
" Daddy... Mommy.." Panggil Dita
" Sebentar sayang." Ucap Nathan sambil bangun dari ranjang dan menggendong istrinya ke arah kamar mandi.
" Sayang." Bisik Maya sambil mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya.
" Biar cepat sayang kita mandi bersama, aku lupa kalau Dita akan datang hari ini." Ucap Nathan.
" Memang Dita tadi tinggal di mana?" Tanya Maya sambil membuka pintu kamar mandi.
" Dita tinggal sama mommy dan daddy." Ucap Nathan sambil mendorong pintu dengan menggunakan kaki.
" Berarti mommy dan daddy datang ke sini?" Tanya Maya.
" Ya." Jawab Nathan singkat.
Nathan menyalakan air shower agar lebih cepat mandinya tapi entah kenapa Nathan menginginkan kembali dan mulai melakukan pemanasan.
" Sayang." Panggil Maya sambil menahan agar suaranya tidak keluar.
" Satu ronde lagi." Ucap Nathan sambil menyatukan tubuhnya.
Merekapun melakukan hubungan suami istri hingga setengah jam kemudian lahar keluar dari milik Nathan. Merekapun melanjutkan kembali mandi setelah lima belas menit kemudian mereka sudah selesai mandi dan memakai jubah handuk.
__ADS_1
" Sayang ayo cepat kita ganti pakaian tidak enak ada daddy dan mommy." Ucap Maya dengan langkah cepat menuju ke arah pintu kamar mandi.
Nathan hanya tersenyum melihat Maya panik, mereka berdua berjalan ke arah lemari pakaian dan memakai pakaian dengan cepat. Sepuluh menit kemudian mereka sudah selesai memakai pakaian santai sebenarnya Nathan sudah selesai tapi karena menunggu istrinya sedang merias wajahnya.
Nathan membuka pintu kamarnya dan mereka berdua keluar kamar, mereka berdua menuruni anak tangga dan berjalan ke arah ruang keluarga.
" Maaf mommy, daddy dan semuanya." Ucap Maya tidak enak hati karena ke dua mertuanya dan enam saudara kembarnya datang bersama pasangannya kecuali Quenby dan Yohanes.
" Tidak apa-apa sayang, santai saja." Ucap mommy Karen.
" Benar kata mommy, santai saja May." Ucap Cantika kakak ipar pertama.
" Iya betul." Jawab mereka serempak.
Maya tersenyum kemudian Dita berjalan ke arah Maya.
" Mommy dan daddy kok tidak menjemput Dita?" Tanya Dita dengan wajah cemberut.
" Maaf sayang tadi mommy dan daddy belanja bulanan." Ucap Maya sambil mendudukkan Dita di tengah - tengah Maya dengan Nathan.
" Kak Maya sudah belanja? kalau begitu kita masak bersama yuk?" Ajak Cantika adik ipar nomer tujuh.
" Ayo, Dita sayang mommy mau ke dapur dulu ya mau masak." Ucap Maya
" Baik mommy, mommy Dita minta dibuatkan ayam goreng." Ucap Dita
" Ok." Jawab Maya sambil tersenyum
" Aku juga ikut bantu masak." Ucap Claudia, Quenby dan Kasandra serempak.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sekedar informasi :
Cerita tentang Mommy Gloria dan daddy Thomas bisa baca novel dengan judul Cinta Pertama Mafia. Mereka mempunyai 7 anak kembar yang bernama :
Aleandro Alexander menikah dengan Cantika Adele Carolus ( Nama novel : Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika ) mempunyai empat anak kembar, 2 laki - laki dan 2 perempuan.
Maximus Alexander menikah dengan Claudia Adele Carolus ( Nama novel : Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika ) mempunyai 3 anak kembar, satu laki-laki dan 2 perempuan.
Quenby Alexander
__ADS_1
Jonathan Alexander menikah dengan Maya Larasati ( Nama Novel : Ranjang Sang Mafia ) masih proses pembuatan anak.
Yohanes Alexander menikah dengan Aurora Borealis ( Nama Novel : Ranjang Sang Mafia ) masih proses pendekatan.
Kasandra Alexander menikah dengan Araska Dacosta Abner ( Nama Novel : Mafia VS Psychophat ) mempunyai sepasang anak kembar
Cantika Alexander menikah dengan Robertus Alexander Graham ( Nama Novel dengan judul Mafia VS Psychophat ) mempunyai dua putra kembar yang sangat mirip dengan Robert yang bernama Rey Alexander Graham dan Roy Alexander Graham.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Ke enam wanita cantik berjalan ke arah dapur untuk memasak sedangkan para pria masih mengobrol.
" Oma kita ke taman belakang yuk?" Ajak Dita.
" Ayo sayang." Ucap Oma
" Oma aku ikut." Ucap cucu-cucu lainnya.
" Ayo sayang." Ucap Oma.
Sebelas cucu berjalan mengikuti mommy Gloria ke arah taman belakang yang sangat luas meninggalkan pria dewasa.
" Nathan." Panggil Aleandro
" Ada apa kak." Tanya Nathan
" Hari ini sudah bermain berapa ronde?" Tanya Aleandro penasaran.
" Di mansion ini baru tiga kali." Ucap Nathan
" What??" Teriak mereka serempak kecuali Yohanes karena dirinya belum menikah.
" Kenapa kakak-kakak dan adik-adik berteriak?" Tanya Yohanes dengan nada bingung.
__ADS_1