Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Kebahagiaan Maya


__ADS_3

Nathan pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya sedangkan Maya menyiapkan pakaian untuk suaminya dan di letakan di meja dekat sofa kemudian mengambil pakaian santai untuk dirinya. Maya memakai pakaian santai setelah selesai Maya berjalan ke arah box bayi di mana ke lima putranya masih tertidur dengan pulas.


Ceklek


Nathan membuka pintu kamar mandi dan melihat Maya sedang menatap ke lima anak mereka membuat Nathan tersenyum. Nathan mengambil pakaian yang sudah disiapkan oleh istrinya kemudian memakainya.


Setelah selesai memakai pakaian santai dan menyisir rambut, Nathan berjalan ke arah istrinya di mana istrinya masih memandangi ke lima anaknya.


Grep


" Ada apa sayang?" tanya Nathan sambil memeluk istrinya dari arah belakang.


" Ke lima anak kita masih tidur padahal mau aku mandikan," jawab Maya.


" Nanti saja kalau sudah bangun," jawab Nathan.


Tidak berapa lama satu persatu anak Nathan dengan Maya perlahan membuka matanya, Maya menggendong anak pertamanya untuk dimandikan bersamaan terdengar suara ketukan pintu.


" Masuk," Jawab Nathan.


Ceklek

__ADS_1


Mommy Gloria membuka pintu kamar Nathan dengan lebar kemudian masuk Cantika istri Aleandro, Aurora istri Maximus, dokter Kasandra dan Cantika istri Robert mereka masuk ke dalam kamar Nathan.


" Maya, biar kami yang memandikan," ucap mommy Gloria.


" Tapi mom.." ucapan Maya terpotong oleh mommy Gloria.


" Perutmu pasti masih terasa perih jadi biar kami yang memandikan ke lima anak kalian sekaligus cucu oma dan opa," ucap mommy Gloria.


" Benar kata mommy, lebih baik kak Maya duduk di sofa bersama kak Nathan," ucap dokter Kasandra.


" Duduk saja kak," jawab Cantika istri Robert.


" Setelah empat puluh hari barulah kamu bisa memandikan ke lima anak kalian dan tenang saja kami akan selalu siap sedia membantu kalian," sambung Cantika istri Aleandro.


Dirinya sangat bahagia dan sekaligus beruntung mempunyai suami dan keluarga suaminya yang sangat tulus menyayangi dirinya tidak seperti dulu ketika dirinya menikah dengan mantan suaminya yang bernama Kevin di mana keluarga suaminya memperlakukan Maya seperti seorang pelayan di rumahnya sendiri.


" Kita kan satu keluarga jadi sudah sepantasnya saling membantu," jawab Cantika istri Aleandro.


" Betul kata kak Cantika kita semua adalah bersaudara walau kita bukan dilahirkan ibu yang sama," ucap Claudia istri Maximus.


Maya hanya tersenyum bahagia begitu pula dengan mereka dan mereka pun masing - masing menggendong anak Maya dengan Nathan.

__ADS_1


" Ayo sayang kita duduk di sofa saja," ucap Nathan


Maya menganggukkan kepalanya tanda setuju dan merekapun berjalan ke arah sofa kemudian mereka duduk sambil menunggu mereka memandikan ke lima anak kembarnya.


Sepuluh menit kemudian mereka sudah memandikan ke lima anak kembarnya dengan memakai pakaian yang sangat lucu membuat dokter Kasandra memotret ke lima ponakan kembarnya sambil tersenyum bahagia.



" Lucunya ponakan - ponakan tante," ucap dokter Kasandra sambil tersenyum


" Lihat kak, Jimmy menatap ke arahku," ucap Cantika istri Robert.


'' Apalagi Delon lagi menguap, lucu banget,'' sambung Claudia istri Maximus.


" Iya, aduh gemesnya ingin nambah lagi," ucap Cantika istri Aleandro.


" Bikin saja kak," ucap Nathan.


" Maunya tapi kak Aleandro bilang sudah cukup dan tidak ingin aku kecapaian," jawab Cantika.


" Sama aku juga," jawab Claudia, dokter Kasandra dan Cantika serempak.

__ADS_1


Merekapun mengobrol bersama hingga lima belas menit kemudian mereka keluar dari kamar Nathan untuk memasak karena satu jam lagi mereka akan makan bersama kecuali Maya, Aurora yang sedang hamil dan Quenby sedangkan wanita lainnya memasak di dapur.


__ADS_2