Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Bersyukur


__ADS_3

" Betul sekali," jawan mommy Laras.


" Kita sangat bersyukur anak - anak kita bahkan menantu kita tidak ada satu pun yang mempunyai pikiran untuk menguasai harta saudara - saudaranya," ucap mommy Gloria.


" Benar apa katamu Glo, kita sangat bersyukur anak - anak kita tidak ada yang mempunyai pikiran jahat untuk menguasai harta saudara - saudaranya malah anak - anak kita saling membantu jika salah satu ada masalah di perusahaan milik saudaranya," jawab mommy Laras.


" Betul, terlebih mereka tidak menanyakan harta milik kita," ucap mommy Gloria.


" Kamu bicara seperti itu bikin aku ingat dengan salah satu sahabat kita yang bernama Murni, dia cerita ke dua anaknya meributkan warisan padahal Murni dan suaminya masih hidup. Kasihan ke dua orang tuanya yang tiap hari melihat ke dua anaknya menanyakan kapan warisannya di bagi," ucap mommy Laras.


" Benar kasihan Murni dan suaminya padahal mereka membiayai sekolah anaknya sampai lulus kuliah tapi ke dua anaknya malas untuk berkerja dan senang menghambur - hambur kan uang," ucap mommy Gloria.


" Ini semua berkat istri ku yang mengajarkan anak - anak kita untuk tidak saling rebutan harta.'' jawab daddy Thomas sambil memeluk istrinya dari arah samping.


" Benar apa katamu Thom, aku sangat bersyukur mempunyai istri yang selalu mengajarkan tentang kebaikan." ucap daddy Alvonso yang juga memeluk istrinya dari arah samping.

__ADS_1


" Terima kasih atas pujiannya.'' jawab mommy Gloria dan mommy Laras serempak sambil masing-masing membalas pelukan suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.


" Apa mereka sudah di tangkap?" tanya mommy Gloria.


" Mereka sudah di tangkap baik adik kandungnya, adik iparnya dan sopir dan sudah di bawa oleh ke tiga putra kami Alvonso, Alvian dan Dennis ke kantor polisi," jawab mommy Laras.


( ' Mommy tidak tahu saja kalau ke tiga anak kita membawa mereka ke markas untuk dijadikan santapan peliharaan kesayangan kami,' ucap daddy Alvonso dalam hati )


( ' Aku tahu pasti mereka bertiga membawa musuh mereka ke markasnya untuk dijadikan santapan peliharaan kesayangan keluarga besar Alvonso," ucap daddy Thomas dalam hati ).


" Itu sudah pasti dengan bukti - bukti yang kuat mereka pasti di hukum dengan sangat berat," jawab mommy Laras.


( ' Mereka sudah di dalam perut macan, singa dan buaya,' ucap daddy Alvonso dalam hati )


(  ' Seandainya istriku tahu dan Laras juga tahu kalau mereka pasti sudah berada di dalam perut peliharaan kesayangan keluarga besar Alvonso," ucap daddy Thomas dalam hati ).

__ADS_1


" Oh ya kita mengurus jenasah sahabat kita bersama suaminya," ucap mommy Laras sambil berdiri.


" Ok," jawab mommy Gloria singkat ikut berdiri.


Daddy Thomas dan daddy Alvonso yang melihat istrinya masing - masing berdiri membuat mereka ikut berdiri dan berjalan ke arah pintu namun ketika hendak membuka gagang pintu daddy Thomas ingat akan sesuatu membuat daddy Thomas membatalkan untuk membuka pintu tersebut.


" Oh ya mengenai ke dua orang tua Maya jangan katakan ke Maya kalau paman dan tantenya yang telah membuat orang tuanya meninggal," ucap daddy Thomas.


" Oh ya bagaimana dengan anaknya? Apakah dia tahu kalau orang tuanya melakukan kejahatan? Apakah dia tahu juga kalau orang tuanya di tangkap oleh ke tiga anak kalian?" tanya mommy Gloria beruntun.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Oh ya besok Senin ada vote, author minta buat para pembaca setiaku untuk mengirimkan vote buat author ya biar author semangat menulisnya. 🥰😘😘😘🥰


Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2