Ranjang Sang Mafia

Ranjang Sang Mafia
Jimmy dan Jessica


__ADS_3

Jimmy mendorong tubuh Jessica ke arah ranjang kemudian menaiki tubuh polos istrinya dan sesuai apa yang ditontonnya lewat video yang di kirim oleh Presdir Axel, Jimmy kini mempraktekkan langsung dengan istrinya yang bernama Jessica.


Jimmy mencium bibir Jessica kemudian me lu mat nya sambil menggoyangkan pinggulnya tanpa memasukkan tombak saktinya ke arah gua yang masih sempit milik istrinya.


Jessica mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya hingga beberapa saat Jessica memukul bahu suaminya ketika dirinya kehabisan napas membuat Jimmy melepaskan ciumannya.


Jessica mengatur nafasnya sedangkan Jimmy menciumi mulus milik Jessica kemudian memberikan tanda kepemilikan stempel membuat Jessica mengeluarkan suara merdu hingga Jessica meminta Jimmy untuk memasukkan tombak saktinya.


Awalnya Jimmy merasa sulit ketika tombak saktinya masuk ke dalam goa yang sempit yang belum pernah di jamah oleh tombak sakti milik pria lain dan yang dipenuhi rumput hitam hingga di hentakkan ke dua kepala tombak sakti berhasil masuk membuat Jessica menangis.


" Honey, hiks .... hiks ... hiks... sakit," ucap Jessica sambil terisak.


Cup


" Lama - lama enak sayang," bisik Jimmy kemudian mengecup bibir Jessica singkat.


Jimmy kembali memberikan pemanasan terhadap istrinya hingga beberapa saat rasa perih pada bagian privasinya teralihkan terlebih pengaruh obat perang sang semakin kuat membuat Jessica mengeluarkan suara merdunya membuat Jimmy tersenyum bahagia mendengar suara merdu istrinya.


Jimmy kembali menghentakkan pinggulnya agar tombak saktinya masuk dengan sempurna ke dalam tubuh Jessica membuat Jessica menjerit kesakitan membuat Jimmy kembali memberikan pemanasan dan tidak berapa lama Jessica mulai menikmatinya.

__ADS_1


Hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari tombak sakti milik Jimmy dan sengaja dimasukkan agar Jessica segera hamil setelah beberapa saat Jimmy menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping istrinya dan memeluknya.


Cup


" Terima kasih sayang, karena selama ini telah menjaga kehormatan mu untukku,' ucap Jimmy kemudian mengecup kening Jessica.


" Sama - sama sayang," jawab Jessica sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya sambil memeluk tubuh polos suaminya.


Jimmy menyelimuti tubuh polosnya dan juga tubuh polos istrinya kemudian membalas pelukan istrinya dan tidak membutuhkan waktu lama mereka berdua tidur dengan pulas sambil berpelukan.


Hingga satu jam kemudian tubuh Jessica kembali panas dan ingin melakukan hubungan suami istri kembali membuat Jessica melepaskan pelukannya lalu membuang asal selimutnya.


Jessica memasukkan tombak sakti milik suaminya yang sudah tegang ke dalam goa miliknya setelah bersatu Jessica mulai menggoyangkan pinggulnya membuat Jimmy merem melek merasakan nikmat luar biasa.


Hingga lima menit kemudian Jessica berteriak tanda dirinya mendapatkan pelepasan pertama membuat Jimmy tersenyum bahagia kemudian Jimmy membalikkan tubuh Jessica dan kini tubuh Jessica berada di bawah tanpa melepaskan tombak saktinya yang berada di gua milik Jessica.


Jimmy menggoyangkan pinggulnya secara berulang - ulang dan akhirnya tombak saktinya mengeluarkan laharnya.


Jimmy dan Jessica melakukan hingga empat kali dengan jeda waktu satu jam karena pengaruh obat perang sang sudah habis barulah mereka tidur dengan pulas karena kebanyakan berolahraga di ranjang. 

__ADS_1


Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan Seli dan Presdir Albert masuk ke dalam kamar pengantin setelah mereka keluar dari ruangan di mana daddy Alvonso mengadakan perjamuan.


" Honey, aku ke kamar mandi dulu ya mau menyikat gigi dan membersihkan muka," ucap Seli.


" Ok," jawab Presdir Albert.


Seli berjalan ke arah kamar mandi dan masuk ke dalam kamar mandi untuk menyikat gigi setelah selesai menyikat gigi Seli membasuh wajahnya namun tiba - tiba tubuhnya terasa panas membuat Seli membuka semua pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian berjalan ke arah shower.


Seli menghadap ke arah tembok untuk mendinginkan tubuhnya yang terasa panas hingga dirinya mendengar suara pintu kamar mandi terbuka dan dirinya tahu siapa yang datang ke kamar mandi.


" Sayang, kok tubuhku terasa panas ya?" tanya Presdir Albert sambil berjalan ke arah istrinya untuk mandi menggunakan shower.


" Sama honey, tubuhku juga panas," jawab Seli tanpa membalikkan badannya.


Grep


Presdir Albert memeluk tubuh Seli yang polos tanpa sehelai benang pun sama seperti dirinya kemudian Presdir Albert memainkan dua gunung kembar milik istrinya yang pas di tangannya membuat Seli mematikan kran shower sambil menyandarkan tubuhnya ke dada bidang suaminya.


" Sayang, kakak ingin melakukan itu," ucap Presdir Albert dengan nada sangat berat karena efek dari obat perang sang ulah daddy Alvonso sambil menyentuh goa milik istrinya.

__ADS_1


__ADS_2