She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
fantasi 2


__ADS_3

# selamat menikmati episode ini.


kini keduanya saling bersitatap dengan masing masing jantung yang berdegup kencang. mereka pun hanyut dalam fantasi mereka masing masing.


Cindy menutup matanya seperti memasrah kan dirinya pada Andra. sementara Andra semakin tak kuasa menahan birahi yang menjalar di seluruh tubuhnya. melihat calon istrinya menutup mata seperti ini membuat dirinya semakin ingin merasakan ciuman yang pertama baginya.


Andra pun memagut lembut bibir yang merekah pasrah itu. bahkan kini Cindy membalas ciumannya dengan semakin membuka lebar mulutnya. keduanya pun saling hanyut dalam ciuman lembut tersebut.


Andra mulai memberanikan dirinya untuk menjamah tubuh Cindy lebih jauh lagi. kedua tangannya menjelajahi seluruh tubuh calon istrinya itu tanpa mau melepaskan ciumannya di bibir Cindy yang ranum.


sementara Cindy semakin hanyut pada apa yang Andra lakukan. bahkan kini kedua tangannya memeluk leher sang pujaan hatinya.


saat Andra mengalihkan ciumannya ke leher yang jenjang itu seraya memainkan kuncup milik Cindy dengan tangannya. lenguhan dan ******* terdengar indah di telinganya.


Andra pun semakin berani menjelajahi tubuh gadis itu dengan bibirnya.


"mmmm.... mas". desah Cindy memanggil Andra.


Andra tak menggubris panggilan Cindy, ia terlalu menikmati harum dan lembutnya kulit Cindy di bibirnya. bahkan kini kedua tangannya menangkup dan meremas pelan kedua tonjolan milik Cindy.


Cindy pun semakin meremang tat kala ciuman Andra telah sampai di bagian antara kedua pahanya.


"akh... mas". desahnya kembali Seraya membuka lebar kedua pahanya.


Andra tersenyum menyeringai tatkala mendapati yang ia kecup telah basah mengalir dari selah rerumputan tipis tersebut.


Andra bangun dan bertumpu pada kedua lutut dan tangan kekarnya menatap Cindy yang telah terbakar gairah. nafas mereka saling memburu. Andra memagut kembali bibir Cindy yang semakin merekah basah karena telah bertukar saliva di antara keduanya.


"may I? ". bisik Andra di telinga Cindy.


Cindy tak menjawab tetapi tubuhnya semakin menggeliat liar. satu sisi di hatinya ingin mempertahankan kesuciannya hingga ia telah di halalkan oleh pria tampan yang di hadapannya ini. tetapi tubuhnya semakin tak kuasa menahan gejolak yang baru pertama kali ia rasakan ketika di sentuh lelaki yang ia cintai.


sementara Andra merasakan hal yang lebih gila dari Cindy. Andra kecil semakin kuat menunjukkan taringnya. rasanya ingin mengubrak abrik liang kecil di antara rerumputan tipis itu. ia begitu penasaran akan diamnya Cindy.


"May I? ". tanya nya sekali lagi seraya menatap mata cantik itu.

__ADS_1


Cindy menatap Andra dengan mata sayu. lalu ia mengangguk pelan dengan dada yang semakin berdebar.


"are you sure?". tanya Andra kurang yakin.


"ya. do it". titah Cindy pasrah seraya menahan gairahnya.


lalu Andra berdiri dengan kedua lututnya. ia membuka boxer dan juga penutup di dalamnya. kini keduanya telah telah sama sama polos. Cindy merona dan memalingkan tatapannya ke arah lain saat Andra kecil menunjukkan taringnya.


"forgive me. if you're in pain". bisik Andra seraya membungkukkan tubuhnya dan mencicipi kembali bibir yang ranum itu.


saat Cindy lengah dengan ciuman lembut dari calon suaminya itu. di situlah Andra semakin agresif mengarahkan si Andra kecilnya ke liang Cindy yang masih rapat itu.


"Akh.. ". jerit Cindy saat merasakan benda tumpul menusuk di tubuh intinya.


Andra menghentikan aksinya seketika dan menatap Cindy karena jeritnya.


"we can stop now. I can endure it". dusta Andra.


lalu ia pun bangkit dan bergulir ke samping dari tubuh Cindy, tetapi dengan segera Cindy menahan lengannya agar jangan beranjak dari tubuhnya. Andra tersenyum dan mengecup kening itu lembut.


"masih ada waktu yang lebih tepat sayang. kita berdua harus bersabar ya? ". ucapnya lalu menarik selimut untuk menutup tubuh polos Cindy.


Cindy hanya bisa menatap punggung kekar Andra yang menghilang di balik pintu kamar mandi. Cindy bukanlah gadis selugu itu yang tidak mengerti akan kebutuhan lelaki jika gejolaknya datang.


Cindy bangun dari tidurnya dan berjalan dengan tubuh polosnya menyusul Andra ke kamar mandi. dan benar saja ia melihat Andra mencoba mengeluarkan yang seharusnya sedari tadi ia luapkan.


Andra terhenyak kaget dengan nafas yang memburu. sorot netranya tajam menatap Cindy.


"mau ngapain kamu disini. pergi. ". usir Andra menahan gejolak.


"aku bantuin ya? ". tawar Cindy.


"pergi. aku ga mau nodain kamu sekarang". titah Andra memunggungi Cindy.


Cindy mengerti jika Andra sangat butuh untuk pelampiasan. ia memejamkan matanya sesaat menarik dalam nafasnya. ia mendekati Andra yang masih mengurut urut Andra kecilnya dengan mata yang terpejam.

__ADS_1


Cindy tau jika Andra sedang berfantasi dengan seorang wanita entah itu dirinya atau entah siapa yang Andra kehendaki dalam fantasinya.


Cindy menjadi cemburu melihat ekspresi Andra yang tidak menggubris kehadiran nya. ia pun segera berjongkok di hadapan Andra kecil dan menepis tangan Andra.


Andra membuka matanya dan menatap Cindy tajam yang telah lancang mengganggu fantasinya. tetapi yang di tatap tidak perduli.


"masukkan aku dalam fantasimu mas. jangan wanita lain". tegas Cindy.


lalu ia membuka mulutnya dan dengan tangan kecilnya ia mengarah Andra kecil ke mulutnya.


entah keberanian dari mana ia mampu melakukan hal tersebut. Andra kecil begitu penuh di mulut Cindy yang terbuka paling lebar. Andra semakin blingsatan dalam kenikmatan yang Cindy ciptakan.


cukup lama Cindy membuat Andra mendesah pasrah pada permainan yang Cindy ciptakan. hingga akhirnya Andra tak sanggup menahan untuk tidak menumpahkan yang ia pendam sedari tadi saat pertama ia melihat calon istrinya yang ketiduran di bathup.


"Cin..... akh.... sayang.... ". jerit Andra dalam nikmat.


sementara Cindy menyudahi pertempuran antara mulutnya dengan Andra kecil yang sempat tertelan cairan asin di tenggorokan nya. akan tetapi, tiba tiba Cindy merasa mual karenanya. sebenarnya ini adalah pengalaman dan yang paling nekat ia lakukan selama hidupnya. ia hanya mengenal **** melalui video video ilegal dan video seminar edukasi pembelajaran khusus pasangan sah.


Cindy bergegas ke wastafel dan ia pun meluapkan isi perut di sertai cairan milik Andra disana.


Andra yang baru saja membersihkan Andra kecilnya mendekati Cindy dan mengurut pelan tengkuknya lalu menciumi tengkuk tersebut.


setelah tuntas meluapkan semuanya Cindy membasuh mulut dan wajahnya. ia menghapus titik airmatanya yang tertahan di ujung matanya.


Andra merengkuh tubuh polos Cindy dalam pelukan nya. ia membawa Cindy kembali ke ranjang dan membaringkannya disana. Andra pun turut berbaring di samping gadis cantik itu seraya menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka. mereka kembali berpelukan. sementara Cindy merebahkan wajahnya ke dada Andra seraya meraba raba pelan dada Andra dengan jarinya.


"Cin.. ". panggil Andra pelan.


"ya.. ". sahutnya dan mendongakkan wajahnya menatap Andra.


"terimakasih". ucap Andra tulus.


Cindy tersenyum puas karena hari ini ia telah merasa memenangkan hati Andra dan berhasil masuk ke dalam fantasi calon suaminya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Mohon dukungannya untuk novel ini dengan memberikan like, vote, hadiah, dan favoritnya serta share linknya ya readers


terimakasih


__ADS_2