
# selamat menikmati episode ini
di pagi harinya..
Justin dan Keyra bersiap untuk melakukan aktifitas mereka saat itu. bunda Astrid terlihat sumringah melayani cucu dan mantunya itu. ada kebahagiaan tersendiri baginya di pagi hari ini. rasa sepi yang telah lama menggelayuti hatinya karena di tinggal kedua anak kandungnya, kini berangsur lenyap karena kesibukan yang ia jalani selama di kota ini.
"ayok semuanya. sarapannya udah siap ni". Astrid memanggil ayah dan anak itu.
Justin yang baru saja siap memasang kaos kaki Keyra bergegas menuju meja makan.
"makasih bunda. udah mau repot repot kayak gini. pada hal kita delivery aja juga bisa kok bunda". ujar Justin.
"kalau semua nya mau di delivery kan. bisa lumpuh otak dan tangan bunda karena ga di gunakan untuk memasak". protes bunda.
"lagian nikmati aja kenapa sih masakan bunda selama bunda disini. soalnya tiga hari lagi bunda harus balik ke Bdg". lanjut Astrid.
"loh kok cepet amat bunda?". tanya Justin bernada kecewa.
"iya.Tin.soalnya ayah kamu minta mau pulang ke Bndg kurang dari seminggu lagi. jadi bunda di suruh nungguin ayah di sana". sahut Astrid.
"grandma mau pulang? ". tanya Keyra.
"iya sayang. soalnya grandmfa nungguin grandma di rumah". sahut Astrid.
"jadi kamu sama Daddy baik baik ya di sini". pesan Astrid.
"iya grandma". sahut Keyra.
selang beberapa menit kemudian..
ayah dan anak itu berada dalam satu mobil.
"nanti pulangnya Daddy jemput kamu ya? ". ujar Justin seraya netranya berfokus pada jalanan.
"jemputnya di rumah ummi aja Daddy. biar aku sama Dee pulang bareng". sahut Keyra.
"loh memangnya rumah om Satria sama Dee berdekatan ya? ". tanya Justin penasaran.
"iya. jadi aku bisa main dulu sama Dee". ujar Keyra.
"ya udah nanti sekalian aja Dee nya kita antar pulang atau kamu ajak main Dee ke apartemen kita. gimana? ". ucap Justin meminta pendapat sang putri.
"okey Daddy". sahut Keyra.
...----------------...
setelah mengantarkan anaknya sekolah Midea pun bergegas menuju kampus nya dengan menggunakan angkutan umum. di saat ia menyetop sebuah angkot dan bergegas masuk ke dalam angkot tersebut.
tanpa di sadari Midea dari kejauhan tampak seorang pria yang bernama Justin memicingkan matanya dan memperhatikan seksama sosok wanita yang baru saja memasuki angkot yang baru saja berhenti di depan mobilnya.
Justin segera membuka safebealtnya, dan langsung keluar dari mobilnya berniat memastikan penglihatannya untuk mencari tau siapa wanita yang baru saja masuk ke dalam sebuah angkot di depannya.
akan tetapi baru juga Justin melangkah kan kakinya, tiba tiba angkot tersebut bergerak pergi meninggalkan area sekolahan tersebut. Justin pun hanya bisa mengeluh pasrah dan menatap kepergian angkot tersebut.
"Daddy". panggil Keyra heran yang melihat Daddynya yang hanya berdiri di depan mobil tanpa menghampiri dirinya.
__ADS_1
"oh iya. maaf sayang". ucaap Justin yang menyadari kesalahan nya.
"Daddy liat apa sih? ". tanya Keyra penasaran.
"ga ada sayang. Daddy pikir Daddy ketemu seseorang. tapi nyatanya Daddy salah". ucap Justin.
lalu ia menghampiri Keyra dan mengajaknya masuk ke dalam halaman sekolahnya dan mengantarnya hingga ke dalam kelas. sesampainya di kelas ia melihat Dean sedang duduk sendirian menatap teman teman yang berusaha ramah kepadanya. tetapi sikap Dean hanya merespon seadanya. Justin tersenyum melihat sikap Dean.
"Dee". panggil Keyra sumringah.
"kak Keyla". sahut Dean dengan senyum manisnya.
"yang di katakan Retha benar adanya. Dee memang butuh waktu untuk akrab dengan orang yang baru di kenalnya".batihinnya.
"Keyra. Dee". panggilnya.
"iya Daddy". sahut Keyra.
sementara Dean hanya diam membisu, bersikap cuek pada Justin.
"Daddy pergi kerja dulu ya? ". pamit Justin.
"iya Daddy". ucap Keyra dan mencium telapak tangan Justin.
"Dee. salaman dulu sama Daddy". pinta Keyra.
cukup lama Dean berdiam. hingga permintaan Keyra yang kedua kalinya barulah Dean mau mengulurkan tangan mungilnya.
tentu saja hal ini tidak di sia siakan oleh Justin. ia langsung menggenggam tangan mungil itu dan mengarahkan ke kening batita tersebut.
"anak pinter". sahut Justin tersenyum.
...----------------...
Midea masih di sibukkan dengan pengumpulan data untuk skripsi nya. bahkan hari ini ia harus menemui beberapa dospingnya untuk memberi proposal agar bisa di setujui.
sementara Satria baru saja menyelesaikan materi kuliahnya siang itu. ia melihat Midea memasuki ruang perpustakaan. ia mengetikkan pesan ke Dea.
"Jasmine. siang ini ga pulang dulu. yok bareng sekalian jemput Dean dan Keyra".
cukup lama ia mendapatkan pesan balasan hingga akhirnya sebuah notifikasi pesan masuk ke ponselnya. Satria membaca balasan pesan dari Dea.
"duluan aja pak. tadi pagi saya di kasih tau Rendy. kalau dia tiba di medan siang ini. katanya mau ketemu Dee. jadi saya pikir biar siang ini Dee sama Rendy dulu pak".
Satria
"oh begitu. ya udah. saya balik duluan ya?".
Dea
"iya pak".
lalu Satria pun menelpon abang sepupunya untuk menanyakan perihal jadi atau tidak kedatangan mereka ke pabrik KBC siang ini. setelah mendapatkan jawabannya maka Satria pun berjalan ke parkiran.
...----------------...
__ADS_1
seperti janjinya pada Keyra. Justin pun menjemput putrinya itu. tetapi kali ini ia di temani oleh Andra.
"jadi anak lu. lu sekolahin di sini bro". komentar Andra sembari memperhatikan sekeliling sekolah khusus anak balita tersebut.
"iya. sebenarnya gue mau sekolahin dia di Aussie. tetapi anaknya maksa minta sekolahnya di sini. lantaran teman main nya yang udah dia anggap adik sekolahnya di sini". sahut Justin sedikit frustasi jika memikirkan kehendak sang buah hati yang begitu pemaksa.
"Hahahaha". Andra tertawa lucu.
"kenapa loe ketawa? ". tanya Justin seraya melirik tajam ke sahabatnya yang gokil itu.
"buah jatuh ga jauh jauh dari pohonnya". tutur Andra menerbitkan sebuah pepata.
"artinya sifat anak loe itu ga jauh jauh ya dari diri loe sebagai bapaknya". lanjut Andra.
Justin bergeming. sebab yang di katakan Andra memang benar adanya. suara bel berbunyi dari halaman sekolah. Justin dan Andra keluar dari mobilnya.
mereka menunggu Keyra dan Dean untuk di bawa pulang ke apartemennya. kali ini Justin mencoba membujuk batita itu lagi agar mau singgah dan bermain di apartemennya untuk menemani Keyra. karena Satria dan Retha masih berada di pabrik menunggu kedatangan mereka siang ini.
Justin menghampiri dua bocah tersebut yang saling berpegangan tangan satu sama lain. sementara Andra mengikuti langkah Justin di belakangnya. ia tersenyum dan berbisik ke telinga Justin.
"itu anak loe sama si bocah laki laki pegangan tangan gitu. akrab bener Tin".
"itu teman dekatnya". sahut Justin yang masih menatap dua bocah tersebut.
"hati hati loh. bisa bisa jodohnya si Keyra". kekeh Andra pelan.
"huss. diem lu bawel". hardik Justin pelan.
"Daddy". Panggil Keyra seraya menghampiri Justin.
sementara Dean hanya diam dan mencoba melepaskan genggaman tangannya dari Keyra.
"udah siap ya. yok kita pulang sekarang". ajak Justin.
"ayok Dee". ajak Justin pada Dean.
tetapi Dean masih saja berdiam diri. iya tidak mau ikut pulang dengan Keyra. ia berharap yang jemput adalah bunda, ummi atau abinya. tetapi orang yang di maksud tidak muncul juga.
Justin yang memperhatikan tingkah Dean pun berjongkok di hadapannya.
"Dee. pulang sama Daddy yuk. ummi sama abi lagi ada kerjaan di pabrik". bujuk Justin.
Dean tetap pada pendirian nya. ia menggeleng gelengkan kepalanya. sehingga Andra yang melihat penolakan demi penolakan dari bocah tersebut pun ikut turun tangan membujuk Dean agar ikut bersamanya. tetapi Dean semakin menepis kasar saat Andra mencoba meraih tangannya.
Andra terkesiap mendapat perlakuan tersebut. sementara Dean berlari menjauh mendekati seorang sosok yang akrab padanya selama ini.
"Ayah... Ayah.. ". pekik Dean bahagia seraya berlari mendekati Rendy yang membuka kedua tangannya lebar lebar.
"Dee. jangan lari lari nanti jatuh sayang". ucap Rendy seraya menangkup tubuh mungil itu dan membawanya ke gendongan nya.
sementara Justin, Andra dan Keyra hanya menatap dari jauh pemandangan bahagia itu dengan masing masing fikiran penuh tanya.
"Ayah?? ". Itulah yang ada di benak mereka saat ini.
...****************...
__ADS_1
Mohon dukungannya untuk novel ini dengan memberikan like, vote, komen, favorit. dan share linknya ya readers yang caem.
terimakasih