
# Selamat menikmati episode ini kembali ya readers.
sepanjang perjalanan pulang dari kafe nya Arjun. Mona tak henti hentinya berfikir mengenai wajah yang ia lihat tadinya. wajah yang jika di perhatikan mirip dengan mantan istri putranya.
"apa iya dia Midea? ". tanya Mona di hatinya.
"tapi tadi itu kata anak buahnya namanya Jasmine". Mona berdebat di hatinya.
"kok wajahnya mirip Midea ya? ". cuma ini memang polos sih tapi kalau di make up in seperti Midea pasti ga jauh berbeda". Mona mulai berspekulasi macam macam mengenai wanita tadi.
Mona mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan pada Alan dan mentitahkan untuk mencari tau keberadaan Midea dan meminta Alan untuk merahasiakan nya dulu dari Justin.
"baik bu". tulis Alan.
dari seberang ponsel Alan masih meragu untuk memberitahu tentang permintaan Mona pada Justin. karena satu sisi permintaan ibu dari majikannya agar merahasiakan semua ini dari Justin. yang sebenarnya Justin lebih mengetahui lebih dulu tentang keberadaan istri gila dari majikannya itu.
...----------------...
Justin mengernyitkan dahinya saat melihat video Dean dan Dea yang sedang bercengkerama mesra dengan pemilik kafe dan Resto arjun. lalu ia mengetik kan sebuah pesan di ponsel pada seseorang yang sengaja Justin sewa untuk mengikuti Dea.
"apa hubungan keduanya. cari tau". titah Justin.
"menurut keterangan anak buahnya. mereka adalah ibu dan anak pak". sahut laki laki itu.
"ibu dan anak? ". Justin bertanya dalam hatinya.
"baik. terimakasih. tugasmu selesai hingga di sini". titah Justin.
akhirnya Justin menelpon Alan dan meminta nya untuk mencari tau tindak tanduk Dea dalam tiga tahun belakangan ini.
"dan juga cari tau dengan siapa saja dia memiliki hubungan dalam tiga tahun ini. saya mau informasi nya secepat mungkin". titah Justin.
"baik pak. akan saya usahakan" sahut Alan.
Alan tercenung sesaat memikirkan dua permintaan dari ibu dan anak itu. di ponselnya memiliki beberapa file tentang rahasia apartemen nya Midea. Alan mengetahui jika Midea memiliki apartemen rahasia dari informasi hasil penyadapannya di pos sekuriti dimana apartemen rahasia nya Midea berada.
dalam percakapan itu mereka sempat membicarakan tentang seorang model yang sering menginap di apartemen itu di tiga tahun yang lalu. mereka mengatakan jika Midea langsung menghilang setelah insiden yang mengheboh kan dunia artis dan bisnis itu.
Alan berkesimpulan jika istri paksa dari bossnya itu tidak pernah kembali lagi di sini setelah ia di jadikan tersangka kerusuhan di kafe pinggir kota Jkt tiga di tahun lalu.
"mengapa semuanya berhubungan dengan Midea ya dan saling merahasiakan ? ". bathinnya.
__ADS_1
akhirnya Alan hanya memasukkan ponselnya ke dalam saku jasnya dan berniat pergi mencari tau lebih jauh tentang Midea di masa lalunya sesuai permintaan bossnya.
...----------------...
ting.
sebuah notifikasi pesan masuk ke ponsel wanita yang mengikuti Midea beberapa hari lalu. wanita itu tersenyum tatkala mendapatkan lokasi tempat tinggal Midea di kota ini.
"hmmm... jadi dia tinggal di daerah itu selama ini dan menyamar sebagai Jasmine". gumamnya.
"Midea.. Midea.. Midea.. pantas saja aku tidak bisa menemukanmu di mana pun. ternyata kau bersembunyi di sini selama ini". ujarnya pelan.
"tunggu saja Midea aku akan membuat perhitungan sama kamu. kita akan menyelesaikan yang dulunya sempat tertunda karena kamu Midea. cih.. ha.. ha.. ha.. ". ucapnya menyeringai seraya meneguk segelas winenya.
"mr. wanita mu telah ku dapat kan. lambat laun aku akan membawa pulang untuk mu. tunggu saja ". gumamnya menyeringai licik.
lalu wanita yang bernama Sonya itu pun menelpon seorang bodyguard yang ia tugaskan untuk menguntit Dea.
"aku mau kamu cari celah untuk bisa menculik nya". titahnya.
"maaf madam. tetapi menurut informasi yang saya dengar dari warga sekitar jika wanita yang kita incar adalah masih seorang mahasiswi madam. dia berasal dari kota pdg dan memiliki ikatan keluarga dengan orang yang tinggal di sebelah nya". jelas sang bodyguard.
"lakukan sesuatu terhadap perempuan itu untuk membuktikan dia Midea atau bukan". titahnya pada bodyguard tersebut.
"baik madam". sahut si bodyguard
"aku mau secepat mungkin hasil laporan nya". titah Sonya.
"ya madam". sahut dari seberang telpon.
akhirnya percakapan antara majikan dan bawahan itu pun selesai. Sonya memikirkan bagaimana strategi yang sempurna untuk membawa Midea kembali ke seorang klien yang sangat menginginkan Midea selama ini.
"Dea. atau siapa pun kamu. wajahmu tidak bisa menipuku sayang". gumam Sonya tersenyum sinis.
...----------------...
sementara di ruang kamar kerjanya yang berada di lantai atas dari apartemen mewahnya Justin masih melihat foto foto dan video yang di kirim ke ponselnya.
Justin masih berfikir keras untuk membuat suatu strategi mengungkapkan kebenaran tentang siapa Midea yang sebenarnya kepada adik sepupunya itu. jujur Justin merasa gerah saat Satria terlalu memberi perhatian pada perempuan yang di anggap mahasiswinya itu.
"puff.. ". desah Justin gerah.
__ADS_1
ia meninggalkan ponselnya di atas meja begitu saja menuju kamar mandi. tanpa ia tau jika Keyra masuk ke kamar kerjanya untuk mencari Justin karena keinginannya untuk di ninabobokan oleh Daddy nya itu.
Keyra memeriksa seisi ruangan tersebut untuk mencari sang Daddy yang ia tau jika Daddynya berada di sini sedari tadi.
"Daddy". panggil Keyra pelan.
"Daddy". panggil nya untuk kedua kalinya.
tetapi tak ada sahutan lalu ia menuju meja kerja Justin dimana ia melihat ponsel Justin masih dalam keadaan terbuka. Keyra mengambil dan membuka file file yang sebelum nya Justin buka.
Keyra mendekat kan netranya pada ponsel sang Daddy dan asyik menonton video kebersamaan antara perempuan yang di anggap nya bunda dan juga anak kecil yang sudah di anggapnya adik.
"bunda. Dee". ucapnya seraya memandang video tersebut.
ada rasa cemburu mengalir di hatinya melihat kebersamaan ibu dan anak itu. Keyra meletakkan ponsel tersebut dengan sedikit kasar lalu berlari keluar dari kamar kerja sang Daddy menuruni tangga dengan kesal.
sementara Mona yang berada di ruang keluarga melihat sang cucu menuruni tangga dengan wajah cemberut.
"ada Daddy kak? ". tanya Mona.
sementara Keyra tidak menjawab dan berjalan melewati Mona begitu saja dan masuk ke kamarnya.
Arfan dan Mona saling berpandangan heran melihat tingkah sang cucu yang tiba tiba berubah moodnya.
"papa liat Justin deh. biar mama bujuk Keyra". ucap Mona yang mencoba menjalankan strategi sederhana nya itu.
"mmm". ucap Arfan malas.
yang sebenarnya ia masih ingin bersantai dan bercengkerama dengan istrinya itu. tetapi demi sang cucu satu satunya yang lagi ngambek maka Arfan pun rela mengalah demi istri, anak dan cucu yang di cintainya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
#Hazhilka
__ADS_1