
# wellcome back readers. Selamat menikmati kembali episode kali ini ya readers???.
Pagi ini Alma meminta Rendy untuk mengantarnya ke lapas di mana Midea di penjara.
"tante yakin mau ke sana?". Tanya Rendy memastikan.
"iya Ren. Entah kenapa dari semenjak kita pulang jalan jalan kemarin malam tante tiba tiba jadi kepikiran si Dea Ren". Sahut Alma.
"terus tante mau ke sana sekarang?". Tanya Rendy memastikan kembali.
"iya Ren. Kamu mau kan?". Sahut Alma di akhiri pertanyaan.
Rendy terdiam sejenak karena memikirkan satu alasan yang tepat untuk mengulur waktu. Bagaimana pun ia juga harus meminta pendapat dari Retha dan Arjun.
"mm...i..iya tante..tapi tante sarapan dulu ya..kita perginya agak siangan aja". Sahut Rendy kikuk.
"iyo Renl. Boleh jugo". Sahut Alma tersenyum.
Sementara Rendy mengetikkan pesan siaran untuk kedua sahabatnya mengenai niatnya tante Alma yang ingin mengunjungi Midea di lapas.
Ting. Pesan masuk dari Arjun lalu di susul Retha.
Arjun
"hah. Yang bener tante Alma mau besuk si Dea ke penjara".
Retha
"kok bisa tante Alma mau ke sana?". Bukannya terakhir ia cerita ke aku kalau tante kecewa kali sama bundanya Dee itu.
Rendy
"yah aku tak tau lah. Jadi ini gimana?.aku harus ngomong apa ni sama tante Alma. Apa aku harus jujur aja kalau si Dea di rumah sakit sekarang?".
Arjun
"mm..kau jelasin aja lah pelan pelan sama tante Alma kalau si Dea lagi di rawat di rumah sakit.
Retha
"mm.. sebaiknya jujur saja lah. Dari pada nanti nya beliau maksa untuk ke sana".
Rendy
"ya sudahlah nanti aku ceritakan sama beliau"
beberapa jam kemudian...
__ADS_1
"kenapo Kito ke sini Rendy?. Siapo yang sakit?". Tanya Alma penasaran saat Rendy membelokkan mobilnya ke parkiran rumah sakit.
"kita singgah sebentar ya tante". Sahut Rendy.
Alma tak menyahut. Ia hanya mengikuti kemana Rendy pergi saat mereka turun dari mobil. tak sepatah kata pun yang keluar dari mulut Rendy sepanjang jalan di koridor rumah sakit. Ia sedang memikirkan kata kata apa yang tepat untuk menunjukkan keadaan Midea sekarang.
Sebab menurut cerita Retha terakhir kalinya. Midea hanya diam seribu bahasa bahkan ia pun tak mengeluarkan suara sedikitpun apa lagi berbicara. Bahkan menurut Retha dari sorot matanya Midea adalah tatapan tatapan yang kosong. Yang artinya Midea tak memiliki emosional tertentu.
"teman kamu itu sakit apo Ren?". Tanya Alma penasaran yang melihat Rendy diam saja sepanjang perjalanan menuju rumah sakit.
Rendy bergeming lalu langkahnya berhenti di depan sebuah ruangan rawat inap biasa dimana dalam satu ruang terdapat empat brankar di dalamnya. Midea di tempatkan bersama para napi yang sedang di rawat inap saat itu juga.
Ia menarik dalam nafasnya dan menatap tante Alma.
"tante". Panggil Rendy pelan.
"soal Midea. Aku ga bisa antar tante ke sana". Ucap Rendy.
"kenapo?". Tanya Alma penasaran.
"karena Midea sedang di rawat di sini". Sahut Rendy yang merasa tak enak hati karena tak jujur sedari awal.
"apo. Dea sakit?". Tanya Alma dengan darahnya yang berdesir.
"sa...sa..kit aapo?". Alma kembali bertanya.
"sakit yang pernah ia derita dulu saat masih bersama kita tante??". Sahut Rendy pelan.
"sekarang gimano keadaannyo?". Tanya Alma pada pemuda itu.
"itu dia di sana". Tunjuk Rendy pada sebuah brankar yang terletak di ujung sebelah kanan.
netra mereka saat ini menangkap Midea yang sedang menatap ke luar jendela dari brankarnya. Perasaan mereka berdua langsung trenyuh saat melihat salah satu kaki Midea yang di borgol rantai sehingga wanita itu sulit untuk bergerak dengan bebas.
"ya Allah Dea". Ucap Alma seraya menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya dengan perasaan yang sedih saat melihat pemandangan di depan matanya.
"tante mau masuk?". Tanya Rendy pelan.
Alma tak menyahut sebab ia masih menatap Dea yang bersikap datar datar saja pada keadaan di sekelilingnya.
"tante?". Panggil Rendy pelan.
Karena tak ada sahutan dari tante Alma, akhirnya Rendy pun berinisiatif menuntun tante Alma untuk masuk ke dalam dan menemui Midea walau pun hanya sebentar saja.
Tetapi Alma langsung menahan tubuhnya seraya netra nya yang masih menatap Midea yang mulai menutup matanya untuk tidur. Alma mencegah Rendy untuk masuk ke dalam ruangan tersebut yang sudah pasti otomatis nantinya akan membangunkan wanita itu.
"indak usah Ren. Dia sudah mau tidur. Biarkanlah sajo Ren". Ungkap Alma.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua pun mengurungkan niatnya untuk menemui Midea di rumah sakit.
mereka berdua keluar dari rumah sakit dan memilih pulang.
"Rendy. Sejak kapan Dea di rawat?". Tanya Alma tiba tiba.
"waktu kita sampai di sini dua hari yang lalu. Saat itulah Arjun memberitahukan jika Dea harus di rawat secara intensif karena Dea sempat pingsan lama". Jelas Rendy.
"itu berarti sudah tiga hari dia di rawat di sana?". gumam Alma.
"iya tante". Sahut Rendy.
"apo kata dokternyo?". Tanya Alma.
"sama seperti Dokter spesialis waktu Dea berobat di pdg sama di sini sebelum kejadian ini tante".sahut Rendy.
"dan memang Dea harus di terapi tante. Mungkin karena selama ini Dea di penjara makanya tak ada yang perdulikan soal penyakitnya Dea". Jelas Rendy.
Alma menarik dalam nafasnya agar ia bisa mengatur kembali nafasnya yang mulai sesak karena kabar mengenai Dea selama di penjara. Bagaimanapun rasa tak pernash bohong.
Mungkin juga rasa kemanusiaannya muncul kala mengingat bagaimana menderitanya Dea saat melawan rasa sakit di kepalanya.
"semoga awak kuat Dea menghadapi cobaan sakit awak". Doa Alma tulus di hatinya.
Bagaimanapun, seorang Midea yang di pikirnya Jasmine pernah masuk ke dalam kehidupannya dan menjadi bagian kenangan dirinya.
"tante". Panggil Rendy yang melihat Alma bengong seperti sedang memikirkan sesuatu.
"iyo". Sahut Alma.
"kita pulang atau kemana dulu?". tanya Rendy untuk mengalihkan topik agar tante Alma tak hanya berfokus pada Dea.
"pulang sajolah. Kasihan mamamu udah capek capek masa kita ga pulang". Ujar Alma.
akhirnya Rendy pun melajukan mobilnya ke arah pulang. Moodnya tante Alma pun menghilang saat itu juga setelah mengetahui sakit nya Dea yang sebenarnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel keduaku ini dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya.
Dan jangan lupa ya buat mem Follow akun ku ya readers
Di ig Hazhilka
Di NT Hazhilka279
#Hazhilka
__ADS_1
ig Zhil olshop
Terima kasih.