She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Tagname of Dee


__ADS_3

# Selamat menikmati kembali episode nya ya readers..


Justin tiba di kediamannya dalam keadaan sudah larut malam. ia memasuki apartemen nya dalam keadaan sepi karena seisi rumah sudah pada tidur. sebelum masuk ke kamarnya Justin ingin melihat anak anak yang berada di kamar putri nya.


Justin membuka perlahan pintu kamar Keyra. ia masuk perlahan untuk membenarkan letak selimut Keyra dan Dean. Justin memicingkan matanya saat memperhatikan kedua wajah polos itu.


"jika seperti ini mereka berdua sangat mirip". bathinnya.


ia teringat hasil tes DNA antara Dea dan Dee yang menyatakan bahwa mereka berdua seratus persen ibu dan anak. antara percaya dan tidak jika Dea memiliki anak biologis seperti Dee yang terlihat mirip dengan keluarganya. mengingat perempuan itu di vonis tidak bisa hamil oleh dokter kandungan kenalan mamanya yang kebetulan juga tempat Dea mengobati rahimnya yang bermasalah.


tetapi fikirannya menerawang jauh ke masa lalu di mana ia pernah menghabiskan satu malam indah bersama Dea. Justin akui saat itu ia memiliki rasa ketertarikan terhadap istri gilanya itu. perasaan yang sulit ia artikan semua bercampur menjadi satu saat itu. perasaan benci, marah, kesal, iba, kagum dan terlebih rasa penasaran akan Dea malam itu lebih mendominasi dirinya.


yah benar saja malam itu Justin akui memang menikmati tubuh Dea dalam rasa yang tidak bisa ia ungkap dengan kata tetapi malam itu ia merasakan seakan telah mengenal lama wanita itu.


Justin begitu penasaran akan Dean. ia pun mencabut perlahan sehelai rambut milik Dean.


"hiks.. mmmm.... bunda... ". gumam Dean dalam tidurnya seraya mengusap usap kepalanya di mana Justin mencabut sehelai rambutnya.


"hussss..... cup... cup.... cup... ". Justin menepuk nepuk pelan paha Dean seraya membelai belai pucuk kepalanya hingga batita itu tertidur lagi.


setelah Dean kembali terlelap Justin mengecup lembut kening keduanya. ia pun meninggalkan kamar tersebut menuju kamar pribadinya di lantai atas.


...----------------...


waktu menunjukkan pukul lima pagi dimana waktu telah memasuki saat shubuh di daerah itu. Retha masih asyik memeluk hangat tubuh Satria yang polos. sementara Satria sudah bangun dari setengah jam yang lalu. ia membiarkan sang istri memeluk tubuhnya dalam tidurnya yang lelap.


"dek. bangun dong". Satria berusaha membangunkan sang istri saat waktu semakin mendekati waktu salah satu fardhu di fajar hari ini.


"mmm..... iya ". sahut Retha malas.


"ayok dek. mandi dulu yuk. bentar lagi adzan lho". ujar Satria mengajak sang istri untuk mandi wajib.


"mmm... masih capek baaa... ng". sahut Retha di iringi dengan mulut nya yang terbuka karena menguap.


Satria akhirnya pun membiarkan istrinya tidur untuk sementara waktu. ia bangun dari tidurnya untuk membersihkan dirinya.


satu jam kemudian..


Satria bersiap untuk berangkat lebih pagi. ia teringat tentang Dean yang belum memiliki seragam sekolahnya pagi ini. Satria melihat sang istri yang masih saja rebahan di atas ranjang berukuran king size itu.


"Dek... bangun dong.. udah.. pagi". tegur Satria melihat sang istri yang masih berbalut selimut berwarna hitam dengan corak putih.


"mmmm iya... bang.. ". sahut Retha seraya mengerjap ngerjapkan matanya perlahan.

__ADS_1


Satria melirik jam di dinding yang tak mungkin lagi menunggu Retha untuk membuatkannya sarapan di pagi ini. lalu ia pun membungkukkan tubuhnya dan


CUP


satu kecupan mendarat di kening sang istri yang memang terlihat masih lelah karena permainan mereka semalam.


"ya udah hari ini adek abang kasih free deh. tapi jangan sampai siang ya bobonya. bangun tidur langsung mandi. ingat!!?? ". pesan Satria lalu pergi meninggalkan sang istri yang tersenyum mengangguk.


Satria menuju paviliun nya untuk mencari seragam Dean yang akan bersekolah hari ini. meskipun Satria merasa di bohongi oleh bundanya Dean itu. akan tetapi rasa sayang Satria terhadap batita yang terkadang ia fikir mirip abang sepupu nya itu tidak bisa ia hilangkan perasaan nya begitu saja.


...----------------...


di kediaman Justin..


"pagi Daddy". ucap Keyra saat Justin turun dari kamarnya menuju meja makan.


"pagi sayang. kakak udah siap mau sekolah ya? ". ayok sekalian sama Daddy ya?". tawar Justin yang mengambil posisi duduk di samping Keyra.


"mm.. iya. tapi Daddy tunggu Dee juga ya". pinta Keyra.


"loh memangnya Dee mau sekolah juga. bukannya bagusan libur dulu satu hari. lagian kan baju seragamnya Dee belum ada". ujar Justin seraya melihat ke arah pintu kamar Keyra.


"nanti di antar sama abi Satria". ujar Keyra.


"lagi di mandiin sama papa di kamar mandi mama". timpal Mona yang mendengar perbincangan anak dan ayah itu.


beberapa menit kemudian....


suara bel berbunyi.


"itu pasti abi Satria". ujar Keyra seraya bangun dari duduknya.


"ya udah Key suruh masuk gabung sini buat sarapan bareng". ujar Mona.


Keyra membuka pintu dan terlihat lah abi Satria yang membawa paperbag yang berisi pakaian seragam sekolah milik Dean.


"abi Satria yok masuk". ajak Keyra seraya menggamit lengan oomnya itu.


"makasih kak Keyra". ucap Satria sumringah mengikuti langkah Keyra.


"itu baju seragamnya Dee ya abi? ". tanya Keyra seraya menunjukkan paperbag yang di bawa Satria.


"iya sayang. mana Dee nya? ". tanya Satria.

__ADS_1


"tuh lagi di kamar. sini bajunya Dee key yang kasih ke opa". tawar Keyra.


"iya sayang. nih". sahut Satria seraya tersenyum melihat kebaikan keponakan nya itu.


"sini dek sarapan dulu". tawar Justin seraya mempersilahkan Satria duduk di hadapannya.


"iya bang. makasih". sahut Satria.


"bu'de masak banyak ga? ". ntar ga cukup buat yang lainnya". tanya Satria segan.


"ahh kamu ini bisa aja deh Satria. yah cukuplah. bu'de masak mana pernah pas pas an. soalnya pak de kamu sama abang kamu itu suka nambah nambah kalau bu'de yang masak". celoteh Mona.


"ma.... ". tegur Justin yang membuka kartu dirinya soal makan jika mamanya yang masak.


"hehe... biasa tu bang. semua anak juga gitu. apa lagi anak laki laki. pasti kalau ibunya yang masak bawaannya pasti mau nambah melulu". sahut Satria.


klik. pintu kamar Mona di buka dari dalam. lalu keluarlah Keyra, Arfan dan juga Dean yang telah berseragam sekolah paudnya.


Justin dan Mona terkesima melihat penampilan Dean pagi itu.


"benar benar tampan anak ini". puji ibu dan anak itu di hati mereka masing masing dengan tatapan yang tak lepas dari penampilan Dean.


"ayok sini sarapan dulu Dee". ajak Mona seraya membuka kan piring untuk batita tersebut.


Dean mendekati mereka yang telah duduk di meja makandi susul Arfan dan Keyra. sementara netra Justin terpaku pada tagname of Dean. ia membaca di hatinya satu nama yang tertera di seragamnya Dee.


..."MyKehl Deansyah"...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hmmm... penasaran ya dengan nama asli dari Dee ya bang Justin.


tetap stay terus di sini ya readers.... maaf ya readers jika ada yang tidak update. itu bukan akunya yang ga up. tetapi dari pihak NT sendiri yang belum meluluskan reviewnya hingga kini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem


terimakasih


Follow my ig


Hazhilka279

__ADS_1


#Hazhilka


__ADS_2