
# selamat membaca
"Ngapain sih si Justin??? "
kalimat itulah yang ada di benak mereka sekarang, seraya menatap ke arah dapur.
sementara di dalam dapur. Justin mencari sesuatu ke tempat dimana rak rak bumbu dapur berada. lalu netranya melihat minyak sayur yang masih panas. ia mengambil beberapa sendok dan menaburinya di atas nasi putihnya yang masih panas. lalu ia mengambil sejumput garam dan menaburinya di atas nasi putih tadi. setelah di rasanya cukup Justin membawa piringnya kembali ke meja makan.
"kamu ngapain ke dapur Tin?. cari apa? ". tanya Mona yang melihat anaknya kembali ke meja makan. sedangkan ia tak melihat Justin membawa sesuatu dari dapur.
"cuma mau naburi ini ma? ". sahut Justin seraya menunjukkan piringnya ke mama.
"emang kamu naburi apa sih Tin?". Arfan juga ikutan kepo. karena ia juga tak melihat sesuatu di atas nasi anaknya.
"itu minyak sayur sama garam ya kak? ". tanya Namira meyakinkan.
"iya. kok kamu tau yang". tanya Justin heran.
Namira tersenyum memandang Justin. lalu ia berkata
"dulu kak Nadira udah kuliah sering banget makan taburi begituan kalo bunda goreng ayam atau ikan".
"oh ya? ". tanya Justin kaget. karena ia pikir cara makan seperti ini cuma dirinya yang tau karena di tawari adek sepupunya ketika mereka melakukan meeting di apartemen Justin yang ada di Sumatera tempo lalu.
saat itu di kulkas hanya ada udang dengan bobot lumayan besar. untuk mempersingkat waktu. mereka berdua hanya menggorengnya saja. kemudian makan dengan menggunakan kecap manis dan nasi putih.
tetapi ia melihat adek sepupunya itu berbeda cara makannya dengan dirinya. ia melihat adek sepupu nya itu menaburi sisa minyak yang di gorengi udang tadi ke nasi putihnya. lalu di tambah dengan taburan garam di atasnya juga.
Dan ia pun melihat adek sepupunya itu makan dengan lahap nasi putih dengan taburan dua bahan tadi, di tambah ia mengupas kulit udang yang di goreng itu. hanya untuk mengambil isi nya saja.
awalnya Justin penasaran dengan rasa nasi putih milik adek sepupu nya itu tetapi setelah ia mencoba satu suap. rasanya enak. lalu ia pun mencoba sekali lagi dan rasanya makin nikmat.
Dan pagi ini ia ingin merasakan lagi makan nasi putih dengan taburan minyak dan garam. bersama dengan ayam Goreng berbumbu.
"iya". sahut Namira.
"kamu kenapa sih Tin?. semenjak pulang dari sumatera. adaaa aja yang kamu buat". tanya Mona heran.
__ADS_1
"jangan jangan yang masak nasi goreng tadi malam. itu kamu ya? ". tanya Mona yang teringat tragedy dapur berantakan tadi pagi.
"iya". aku Justin.
"ya ampun Justin. tumben kamu itu laper tengah malam. biasanya kamu ogah laper apa lagi makan tengah malam. terus masak sendiri lagi. maksa banget sih kamu sampai berantakin dapur gitu. terus main tinggal tinggal aja". omel Mona.
"kok kakak ga bangunin aku sih kalo tadi malam kelaparan. paling ga aku yang masakin buat kakak". timpal Namira yang merasa tak enak hati.
"kamunya tidur pulas banget yang. akunya yang ga tega bangunin kamu". sahut Justin.
"trus nasi gorengnya kamu habisin semua?". tanya Arfan.
"iya pa". sahut Justin.
"lain kali kalo kamu laper tengah malam bangunin papa aja ya. papa bisa kok masakin kamu nasi goreng atau yang lainnya". tawar Arfan.
"serius pa. bukannya terakhir kalinya papa masakin buat mama nasi gorengnya ke asinan". cibir Mona.
"itu karena ketumpahan garam ma. salah mama juga sih ngagetin papa waktu itu". protes Arfan.
"hmm iya. abisnya siapa suruh tengah malam di dapur sendirian. tinggalin mama di kamar". balas Mona.
"makanya papa ngerti kenapa si Justin begitu. apa lagi istrinya lagi hamil. ya pasti ini karena ngidam nya lah. iya kan Justin?".Arfan mencari pembenaran melalui anaknya.
"iya pa. betul banget. aku begini karena Namira lagi hamil. ya kan sayang? ". sahut Justin yang juga minta di bela oleh istrinya.
Namira tersenyum ke arah Justin lalu ia mengangkat kedua bahunya.dan ia pun melanjutkan makannya.
"alesan. udah lanjut lagi makannya". sahut Mona.
akhir nya perdebatan itu selesai juga karena titah sang ibu. mereka kembali melanjutkan makannya. sementara Mona sambil makan memperhatikan anak dan menantunya makan dengan lahapnya.
"ngidam yang aneh. biasanya salah satu yang ngidam. ini kok malah dua dua kena ngidamnya. mana si Justin minta makan masakan sumatera mulu lagi. aneh banget". Mona berucap dalam hatinya.
...----------------...
Alma memperhatikan Dea yang masih menikmati sarapannya dengan lahap. meskipun hanya ikan segar yang di goreng dengan taburan minyak sayur dan garam di nasinya. tetapi ini adalah makanan tambahan kedua di pagi ini. dan sisa nasi di piringnya pun mulai sedikit.
__ADS_1
Alma menghampiri Dea di meja makan dapur restoran. ia berniat menawarkan makanan lagi untuk Dea.
"mau tambah lagi Jasmine? ". tawar Alma ke calon ibu muda tersebut.
Dea melipat ke dalam bibirnya. sebab sebenarnya ia masih merasa lapar. tetapi ia malu untuk meminta tambah karena sebelumnya ia sudah makan dua piring nasi dan ikan segar yang di goreng.
Alma tersenyum lucu melihat gelagat Dea yang malu malu tapi mau. hal ini membangkitkan kenangan waktu bersama dengan Inka. dimana saat itu Alma mengajak makan mereka berdua di sebuah restoran mewah dalam rangka hari ulang tahun suaminya.
saat itu Jasminenya yang memang sangat menikmati dessert berupa ice cream. setelah menghabiskan punya dirinya sendiri dan juga punya mamanya. Alma masih melihat jelas tatapan matanya yang ingin menikmati lagi ice cream mewah tersebut tapi malu untuk untuk meminta lagi.
akhirnya tanpa menunggu lama Alma memesan satu lagi untuk Jasmine yang sangat menyukai ice cream.
begitupun saat ini. ia menyendokkan lagi nasi ke piring Dea beserta satu ikan segar yang telah di goreng. serta Alma juga yang menaburi minyak sayur dan garam ke nasi putih milik Dea. entah kenapa bumil itu pingin makan yang seperti ini di pagi hari.
"ngidam yang aneh". Alma berucap dalam hatinya.
Dea yang melihat pemandangan sedap di depannya. seketika itu berbinar senang. ia menatap heran tante Alma yang seolah tau jika dirinya masih lapar.
"nah. makanlah sampai benar benar kenyang. biar si bayi puas di dalam sana". ucap Alma seraya ikut tersenyum bahagia.
Alma bahagia karena lambat laun ia seperti membalik kan kembali keadaan seperti dulu. meskipun ia sadar Jasminenya yang sekarang bukan lagi Jasminenya yang Dulu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
selamat menunaikan ibadah puasa ya...
tetap semangat untuk nge
like
vote
komen
rate
fav
__ADS_1
sekalian hadiah lebarannya dong.. 😊