
# Selamat menikmati episode ini kembali ya readers.
Rendy mengajak Dean masuk ke dapur untuk menemui Arjun. saat melihat Arjun sontak membuat Dean antusias memanggil nya
"papa".
Arjun tersenyum sumringah melihat anak angkatnya itu memanggil dirinya dengan riang.
"Dee.. anak papa. mana pipinya sini". pinta Arjun yang ingin mencium pipi gembul itu.
"ini". ucap Dean memberikan pipi kanan nya lalu beralih ke pipi kirinya untuk di ciumi Arjun.
"papa buat bab?". tanya Dean saat melihat tangan Arjun belepotan dengan tepung.
"iya sayang". sahut Arjun seraya menunjukkan kedua telapak tangannya yang putih karena tepung yang ia adon untuk proses pembuatan kulit.
"Dee bantu ya papa?". tawar Dean polos.
"hmmm.. iya bole. tapi Dee sama ayah duduk di sana aja ya. olesin mayonaise nya aja". ujar Arjun.
"iya papa. ayah ayok? ". ucap Dean senang lalu mengajak Rendy untuk duduk di meja sudut dapur.
"Jun. tapi ada tamu penting di depan gimana? ". tanya Rendy.
"paling si Retha kan. suruh ke sini aja udah. gabung sama kita". tutur Arjun.
"dia kesini sama lakiknya woi". protes Rendy.
"oh.. ya?? sorry lah kalau gitu. ya udah aku tinggal bentar". sahut Arjun seraya melepas celemeknya dan mencuci tangannya.
"tolong lanjut ya? ". titahnya pada asisten nya.
"oke bang". sahut sang asisten koki.
...----------------...
Midea menunggu pintu toilet yang masih tertutup rapat tersebut lantaran karena masih ada orang di dalamnya.
saat pintu toilet terbuka dari dalam sontak membuat darah Midea berdesir serta jantung yang berdetak cepat ksaat melihat wanita paruh baya yang baru saja keluar dari toilet yang berada di hadapannya.
dengan gerak cepat Midea menundukkan wajahnya serta membalikkan tubuhnya menghadap kaca cermin yang ada di belakang tubuhnya.
saat wanita paruh baya itu mendekati kaca cermin yang ada di hadapannya dengan langkah cepat Midea masuk ke dalam kamar toilet dan mengunci nya.
sementara saat Mona membuka pintu dan melihat sekilas wajah perempuan muda berhijab yang mengantri di depan kamar toilet yang ia singgahi. Mona mengernyitkan dahinya memikirkan perempuan yang baru saja memasuki kamar toilet dengan buru buru.
"kok wajahnya ga asing ya?. mirip si...". Mona tak melanjutkan kata kata di fikiran nya karena takut salah duga.
"mungkin perasaan aku aja kali ya? ". bathinnya seraya menatap pintu toilet yang tertutup.
__ADS_1
lalu Mona pun beranjak keluar dari sana untuk kembali berkumpul dengan keluarga nya. sementara Midea masih menunggu waktu yang tepat untuk kembali ke dalam.
"ya tuhan. kenapa seluruh keluarga Kehl Ardiansyah ada di sini sih?! ". keluh di hatinya.
...----------------...
saat Mona kembali ke dalam ia berpapasan dengan Retha yang baru saja kembali dari dapur mencari Dean.
"Retha?!". pekik Mona heran.
"loh buk de. kesini juga?". tanya Retha.
"iya mau tes makan di sini. soalnya restoran ini pernah di rekomendasiin oleh yang punya resto ini sendiri saat buk de sama bunda Astrid di pdg". jelas Mona.
"tapi buk de udah ke sini orang nya ga ketemu". lanjut Mona.
"tuh orangnya". tunjuk Retha saat Arjun keluar dari dapur.
"Jun. sini". panggil Retha.
"kenalin ini buk de ku. kakak dari mamanya bang Satria". jelas Retha.
"iya. Arjun buk de". sapa Arjun.
"Mona". sahut Mona.
"seperti nya kita pernah ketemu". terka Arjun mengingat ingat.
"oh iya yang di restoran Sumatera ya bu.?". tanya Arjun.
"iya betul. yang waktu itu anak kamu nangis. oh iya mana dia sekarang. masih sama neneknya?". tanya Mona.
"ada di sini. lagi di dapur". sahut Arjun.
"oalah maennya sekitar Restoran juga ya. ga di pdg ga di sini. jadi ngomong ngomong mamanya udah selesai kuliahnya?". tanya Mona basa basi.
"lagi skripsi. doain ya bu biar cepat selesai". ujar Arjun.
"Aamiin semoga cepat selesai skripsi si mama". ucap doa tulus.
lalu di aminkan oleh Retha dan Arjun. setelah di rasa cukup berbasa basi akhirnya Mona pamit dengan mereka berdua dan bergabung dengan keluarga nya.
sepeninggalnya Mona Retha bertanya mengenai pertemuan nya dengan buk de dari suaminya itu. Arjun menceritakan detail kepada Retha
"jadi yang di maksud buk de mengenai anak kamu anaknya Jasmine? ". tanya Retha.
"iya. emang buk de kamu ga cerita? ". tanya Arjun heran.
"ada sih. tapi beliau nyeritain nya kurang jelas gitu". sahut Retha.
__ADS_1
Arjun pun manggut manggut lalu keduanya pun berpisah dengan Retha yang berniat menemani Satria ternyata malah sudah berkumpul dengan keluara Kehl. tetapi karena keluarga Ardiansyah itu telah selesai makan makannya maka mereka sekeluarga pun pamit pulang dengan Satria.
sementara Justin melirik ke arah pintu dapur berharap bisa melihat Dean lagi. sedangkan Midea yang telah kembali dari toilet memilih bersembunyi di dapur CR Arjun untuk bergabung bersama dengan Dean dan Rendy mengerjakan kebab.
"gimana skripsi kamu Jasmine?". sudah sampai mana?". tanya Rendy dengan tangan yang masih menggulung kebab.
"yah lumayan tinggal nunggu acc ke bab selanjutnya". sahut Midea yang ikut mengolesi kebab dengan mayonaise.
"semoga cepet prosesnya ya Jasmine". ucap Rendy.
"iya makasih ya doanya". sahut Dea.
...----------------...
saat di parkiran Justin berbalik
ingin memesan sesuatu untuk di bawa pulang sebagai oleh oleh. ia memesan beberapa kebab dengan varian rasa untuk Indra yang bertetangga dengannya.
saat berada di depan meja pesanan. sekilas Justin melihat Dean yang tersenyum bahagia dari balik dinding kaca yang tampak ke dapur.
ia mengintip dari celah rak rak bumbu yang terselip di antara dinding kaca tersebut. Justin melihat batita tampan itu tampak bahagia dengan ayahnya. Justin mengernyit kan dahinya saat melihat seorang perempuan yang membelakangi nya sedang bercanda dengan Dean dan laki laki yang di panggil ayah oleh Dean.
Justin melihat Dean menciumi pipi perempuan yang berhijab itu saat kebab telah berhasil di gulung satu olehnya. Justin tersenyum simpul melihat kebahagiaan sebuah keluarga yang hadir di depan mata.
saat kebabnya telah siap dan Justin hendak membayar di meja kasir. lagi netranya menangkap sosok Midea saat membalikkan tubuhnya mengambil saos yang terletak di antara rak rak dinding kaca. sontak ia melebarkan kelopak matanya saat melihat Midea sedang asyik bercengkerama dengan riang bersama ayah dan anak itu.
"Midea. bagaimana bisa? ". desisnya heran.
kini berbagai pertanyaan muncul di benak Justin.
"ada hubungan apakah mereka bertiga?? ".
"apakah Dea adalah ibu darinya Dee?. mengingat Dee begitu akrab dengan Dea.
"apakah laki laki itu suami barunya Dea? ". mengingat dirinya dan Dea tidak pernah lagi saling berkomunikasi lebih dari dua tahun yang lalu.
authornya
penasaran ya bang Justin??
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
__ADS_1
#Hazhilka