
#Hai readers selamat menikmati episode kali ini ya....
setelah mengantarkan Dean ke sekolah Justin segera kembali ke kantor. Sesampai nya di sana ia langsung menghubungi Alan untuk mencari tau referensi tempat yang bagus untuk acara ulang tahun anak anak.
sementara di sebuah hotel termewah yang terletak di selatan Jkt. Keyra sedang memperhatikan sebuah ruangan terbesar yang biasa di pakai untuk acara acara besar.
" kita mau ngapain di sini opa?". Tanya Keyra saat Arfan mengajaknya masuk.
"opa mau buat acara syukuran sekalian penyambutan anggota baru di keluarga kita". sahut Arfan.
"Dee maksud opa?" tanya Keyra untuk memastikan keyakinannya.
"iya sayang. Gimana kamu setuju ga?". Arfan meminta pendapat sang cucu.
"boleh. Tapi apa Dee bakalan suka kalau orangnya terlalu rame?". sahut Keyra yang tau sifat Dee yang tidak begitu menyukai keramaian.
"kalau opa mau kenalin Dee jadi bagian dari keluarga kita . ga usah aja opa. Karena Dee memang ga suka rame rame apa lagi kalau ga kenal pa". Sahut Keyra menjelasan tentang sifat adeknya yang sudah mulai ia hafal itu.
"jadi gimana dong kak?". Tanya Arfan meminta pendapat dari cucunya.
"buat nya di rumah kita aja. nanti kita bawa pulang adek Dee nya ke rumah". Saran Keyra.
"ga muat dong sayang kalau bikin nya dirumah. Kan tamu undangannya banyak". Ujar Arfan.
"kita undang saudara aja opa". Sahut Keyra.
"mmm... Ya udah deh kita tanya oma aja dulu"
sahut Arfan.
...----------------...
Seperti biasa Midea menorehkan satu garis kembali pada dinding sel tahanannya. hari demi hari sudah ia jalani di balik jeruji besi dalam keadaan sunyi. Salah satu Seorang tahanan wanita yang berada satu sel dengan nya melihat tingkah Midea.
__ADS_1
"hei wak. Mau berapa banyak kok bikin garis garis kek gitu. Yang namanya di kerengkeng ya kau jalani saja lah. Ngapain kau itung itung harinya. Yang ada kau tambah stress nanti. Sini kau duduk sama kami. Main gaple kita". Cibirnya
Midea hanya membisu lalu menatap ke arah lorong sel yang di depannya juga berhadapan dengan sel tahanan lain.
"Dee.. Bunda kangen sama kamu sayang. Kamu lagi ngapain sekarang. Apa kamu baik baik saja". Gumamnya di hati.
Selama di penjara Midea di kenal pendiam. Jika pun mereka menanyakan tentang dirinya hanya sepatah dua kata yang mau ia jelaskan. Selebihnya Midea lebih banyak termenung.
Bunyi bel kembali berdering yang menanda kan bahwa makanan telah tiba ke sel mereka. Setiap orang mendapatkan jatah makanan yang sama tanpa terkecuali. Semua masing masing mendapatkan satu piring nasi dengan lauk dan pauknya yang terlihat sederhana.
Tiba di ruang sel Midea. Seluruh wanita napi tersebut buru buru mengambil jatah piring mereka dengan semangat dan lahap memakan makanan mereka. Hanya Midea yang selalu mengambil terakhir jatah makanannya.
Seperti biasa saat makan tiba. Midea hanya memakan beberapa suap saja. Selebihnya ia selalu mendorong piring yang masih bersisa nasi dan lauk itu ke arah napi yang lain.
melihat pemandangan itu tentu saja mereka yang satu sel dengan nya saling berebut untuk mendapatkan sisa nasi Midea yang sering makan sedikit itu.
"oi. Kek biasa lah. Masing masing satu ambil satu sendok biar adil". Titah seorang napi perempuan yang bernama bembi yang sering melihat para napi yang berebut makanan.
Karena itu para napi yang satu sel dengannya tidak ingin mengganggu Midea yang pendiam itu di karenakan Midea suka memberikan sisa makanannya ke mereka yang super rakus.
Midea memaklumi mereka. Karena kebanyak kan yang masuk dalam penjara ini adalah wanita wanita yang terpaksa berbuat kriminal karena kelaparan di luar sana.
Itu menurut cerita dari mereka yang suka menggosip. Mereka sering membicarakan tentang pengalaman mereka mencuri dan menjambret bahkan mengutil di pusat pusat perbelanjaan.
hidup mereka dan dirinya tak jauh berbeda. hanya saja mereka memilki keluarga yang harus di nafkahi karena rata rata mereka adalah janda dan tak memiliki keahlian apa apa. karena itu mereka nekat menjadi pencuri atau pun menjambret barang barang orang yang lalai dalam menjaga hartanya.
Sedangkan dirinya sendiri saat ini masih menyandang status istri dari Justin Kehl Ardiansyah. Hanya saja dari pertama menjalani pernikahan hidupnya seperti seorang janda.
untung saja saat Midea melarikan diri dari rumah sakit jiwa serta orang orang nya Justin
Midea di pertemukan oleh tante Alma. Ia bersyukur saat itu bisa melahirkan Dean dan menafkahi putranya dengan cara halal.
Dan hingga kini ia masih merasa bersyukur jika keluarga Kehl Ardiansyah mengakui Dean sebagai darah daging mereka. Sehingga ia tak perlu khawatir tentang masa depan anaknya itu.
__ADS_1
Yah sekarang Midea harus pasrah dan mencoba menjalani masa hukuman nya dengan ikhlas, meskipun rasa rindu menderu di kalbu akan sosok menggemaskan dari putra nya itu.
tanpa terasa air mata Midea kembali jatuh dengan sendirinya. Apa lagi tak lama lagi putranya itu akan berusia genap tiga tahun. Hatinya semakin sedih dan pedih jika ia harus melewatkan masa masa bahagia Dean dalam hidupnya.
Seharusnya mulai hari ini Midea sudah bisa memikirkan tema apa dan kado apa yang akan ia berikan untuk putranya itu nanti.
...----------------...
saat Alma mencari sesuatu di kamar hotel miliknya Dean. Tanpa sengaja Alma melihat rak rak foto yang dulunya sengaja ia susun rapi di sudut ruangan dari kamar tersebut.
Ia memperhatikan kembali wajah wajah dua orang yang amat ia sayangi dulunya. Ia teringat kembali awal pertemuan dirinya dengan Midea hingga wanita itu di nyatakan hamil dan melahirkan seorang bayi tampan yang lucu. Yang ternyata adalah seorang keturunan dari keluarga terpandang yang tak lain adalah keluarga dari suaminya Retha.
Sungguh ironi memang jika mengingat yang Retha ceritakan tentang hidup Midea Hasxander yang penuh dengan noda apa lagi memang ia mendengar sendiri tentang hidupnya yang dulu dari pembicaraan mereka dengan wanita cantik yang bergaya glamour.
Tetapi yang menjadi pertanyaan di hati kecil nya. Bagaimana wanita yang berstatus istri dari seorang keluarga terpandang dan kaya raya bisa berada di sebuah bus dengan penampilan yang dekil dan makan dengan lahapnya di salah satu warung di terminal bus kota ini.
Bahkan Alma sendiri tak habis pikir. Karena selama Dea tinggal bersama dengannya hingga Dean di lahirkan tak ada satu pun dari keluarga Dea atau pun suaminya yang muncul mencari mereka. sehingga orang orang berprasangka jika Dea adalah simpanan dari pria kaya atau telah berstatus janda.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel keduaku ini dengan memberi like, vote, poin, fav, dan menshare link nya.
Dan jangan lupa ya buat mem Follow akun ku ya readers
Di ig Hazhilka
Di NT Hazhilka279
#Hazhilka
ig Zhil olshop
Terima kasih.
__ADS_1