She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Daddy and Dee


__ADS_3

## Selamat menikmati kembali episode nya ya readers..


Beberapa menit kemudian selepas maghrib saat itu..


Justin baru saja menepikan mobilnya di depan rumah Satria. ia segera masuk ke rumah Satria yang kebetulan pintunya tak terkunci itu. ia mencari cari keberadaan Satria dan Retha di setiap ruangan. tetapi memang rumah sedari tadi ia masuki memang sepi.


"Satria. Retha". panggil nya seraya mencari ke seluruh ruangan.


"Satria... Retha.... ". panggil nya kembali.


ia mencoba menelpon Satria, tetapi nada panggilan teralihkan. Justin mencoba menghubungi kerabat Satria yang lain. baru juga ia menekan salah satu kontak dari adik mamanya tersebut, Justin mendengar suara tangis batita dengan keras seraya menggedor gedor pintu yang setengah nya terbuat dari bahan kaca tebal.


Justin mencari cari arah suara tangis tersebut. ia berjalan tergesa gesa menuju jalan setapak yang menuju paviliun nya Satria. semakin Justin mendekati paviliun tersebut maka semakin jelas terdengar keras lah tangisan seorang anak kecil di balik pintu yang setengah nya terbuat dari bahan kaca tersebut.


"bunda...hiks.. hiks... hiks. ". panggil seorang batita dalam tangisnya.


"bunda....hiks... hiks.. hikss". panggilnya kembali.


"bunda..bunda...Dee atut...bunda..hiks...hiks..". isak batita tersebut.


Justin berlari kecil untuk melihat anak yang menangis tersebut seraya menggedor gedor pintu. Justin memanggil bocah kecil yang bersender di pintu


"hallo boy". sapa Justin seraya mengintip bocah laki laki yang tampak hanya rambut lurus coklat yang mengkilat.


bocah laki laki itu melihat ke arah Justin.


"Dee???! ". pekik Justin saat melihat Dean yang sedang menyender di pintu tersebut dengan mata yang sembab serta air mata yang masih membasahi pipi tembemnya.


"sayang. kamu sendiri? ". ucap Justin panik saat tau pintu di kunci dari luar.


"oh.. syit.. bener bener tega orang tersebut mengunci batita ini dari luar". makinya saat menyadari ada yang tidak beres terjadi di rumah Satria sedari Satria menyusul Retha dari kantornya.


Justin pun dengan segera membuka kan pintu tersebut. ia menurunkan tubuhnya untuk mensejajarkan tubuh tegapnya dengan batita tampan itu.


"Dee". panggil nya lirih.


Dee hanya menatap dirinya. lalu Justin membawa tubuh gembul itu ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Dee".panggilnya pelan.


rasa hangat menjalar di hati keduanya saat tubuh mereka saling menyatu dalam sebuah pelukan antara ayah dan anak.


"Dee". gumam Justin pelan seraya tersenyum.


ada perasaan bahagia menyeruak saat Dee tak lagi memberontak apa lagi menolak saat ia memeluk anak itu. itu berarti Dee sudah menganggap ia adalah hero nya untuk saat ini. dan itu berarti juga untuk ke depannya Dee akan mudah untuk ia dekati dan posisi nya di hatinya batita tampan tersebut sama seperti yang lain. yang selama ini dekat dengan Dee.


sedangkan Dean di beberapa menit yang lalu di saat ia terjaga dari tidurnya tadi. ia merasa mengalami dejavu dimana dulunya ia di tinggal pergi oleh sang nenek dalam Tidur nya. sekarang pun kejadian tersebut terulang kembali.


Dean terjaga dalam keadaan rumah yang sunyi dan juga sebagian gelap karena lampu di dalam rumah tersebut belum di nyalakan. Dean merasa sedih dan juga takut untuk ke sekian kalinya.


Dean tak kehabisan akal. ia berniat keluar mencari bundanya di rumah umi Retha. Dean melangkah keluar kamar menuju pintu depan. tetapi Dean tak seberuntung yang dulu. karena pintu tersebut benar benar telah di kunci dari luar.


Dean berusaha membuka pintu dengan cara biasanya. tetapi memang pintu tersebut telah di kunci dari luar. tentu saja Dean menjadi bingung sebab ia tak menemukan kunci untuk membuka pintu.


sontak membuat dirinya menangis dan semakin ia sedih dan juga takut. ia mengintip dari bawah celah pintu suasana tampak lengang dan sunyi. tak ada suara aktivitas manusia yang terdengar.


ia memanggil sang bunda dengan terisak seraya menggedor gedor pintu agar seseorang mendengar bahwa di dalam rumah ini ada seorang anak kecil yang terkunci.


Dean berharap bunda nya segera datang membukakan pintu. tetapi Dean tak mendengar siapa pun mendekati rumahnya.


karena itu juga Dean semakin gelisah. tangisnya semakin kuat dan keras. ia memanggil bundanya beberapa kali.


ia bersender pada pintu yang setengah di buat dari kaca tembus pandang tersebut.


"bunda... Dee atut bunda... hiks.. hiks... hiks". isaknya kuat.


saat itu lah suara langkah kaki seseorang terdengar di telinganya Dean.


"hallo boy". sapa suara laki laki tersebut.


Dean mendongakkan wajahnya untuk melihat siapa yang datang. ia berharap seseorang yang memang di utus oleh Allah datang untuk menolongnya. sama saat insiden di kamar tidur di restoran neneknya.


"Dee". pekik laki laki itu yang tak lain adalah Daddy nya kak Keyra.


Dean tak menyangka jika yang datang untuk menolongnya adalah orang yang slama ini yang tidak ia sukai. tepatnya belum ia sukai saat pertama kali bertemu.

__ADS_1


Dean hanya menatap wajah Daddynya Keyra yang khawatir.


"Dee". Daddynya Keyra memanggilnya pelan.


entah kenapa suaranya Daddy kakak angkatnya itu terdengar menenangkan baginya. sama saat oma kak Keyra membujuknya untuk diam saat memangku dirinya.


Dean tak menolak apa lagi memberontak saat Daddynya Keyra memeluknya. baginya pelukan Daddy nya kak Keyra terasa hangat dan juga menenangkan buatnya. Dean merasakan bertemu dengan Hero baru di hidupnya setelah omanya kak Keyra.


"Dee". panggil Justin pelan seraya melepaskan pelukannya.


"kamu sendiri kan di rumah untuk sekarang ini". terka Justin.


Dee hanya memperhatikan keadaan di sekeliling nya. ia tidak tau harus menjawab apa. lalu ia menunduk. sementara Justin tau jika di rumah ini ada masalah serius yang terjadi apa lagi menyangkut dengan Midea.


"Dee. ikut Daddy aja ya dulu ke rumah kak Keyra. di sana ada oma dan opa". ajak Justin.


"bunda..... hiks... hiks.... hiks". Dean menangis kembali saat ingin bertemu dengan bundanya.


Justin menghela nafasnya sesaat. ia tau jika bundanya Dee tidak akan kembali ke rumah ini. Justin mengira Midea pasti sudah kabur atau saat ini ia sudah berhadapan dengan pihak kepolisian terkait dengan kasusnya.


atau Bisa jadi Retha dan Midea sedang bertengkar saat tau bahwa Midea bukanlah Jasmine yang sebenarnya. karena itu rumah ini tampak berantakan saat ia tiba di sini. yah untuk saat ini seperti itulah spekulasi Justin tentang situasi untuk saat ini.


"kita ke rumah kak Keyra yuk? ". Justin berusaha membujuk Dean kembali.


sedikit lama Justin menunggu jawaban Dea. akhirnya Justin mendapatkan jawaban dari anggukan pelan batita tampan tersebut. Justin tersenyum senang. dengan perasaan bahagia ia menggendong batita tersebut dan membawanya pulang ke apartemennya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem


terimakasih


Follow my ig


Hazhilka279


#Hazhilka

__ADS_1


__ADS_2