
# Selamat menikmati episode ini kembali ya readers.
bersamaan Arfan menaiki tangga maka muncullah Justin yang juga sedang menuruni tangga.
"si Keyra barusan nyariin kamu tuh. baru juga turun dari sini". sapa Arfan.
"sekarang dia ada di mana? ". tanya Justin.
"tuuu.. di kamarnya". sahut Arfan.
"lagi ngambek". bisiknya di telinga sang anak.
"ngambek? ". ucapnya seraya mengernyitkan dahinya.
lalu ia pun segera menyusul putrinya itu ke kamar. sesampainya di kamar Keyra, Justin melihat sang putri sedang di bujuk oleh mamanya. Mona yang melihat Justin di pintu pun langsung menoleh dan berkata
"itu Daddy Key".
tetapi yang di ajak ngomong bersikap diam saja. sementara Justin langsung menatap sang mama dengan maksud bertanya ada apa dengan putrinya itu.
Mona hanya bisa menggeleng kan kepalanya serta mengangkat bahunya. Justin pun mengerti jika putrinya itu sedang ngambek lalu ia pun mendekati sang putri. sementara Mona bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan anak dan cucunya itu.
sepeninggalnya Mona Justin mulai membujuk putrinya dengan memanggil nya.
"key". panggil Justin lembut.
Keyra tak menyahut kepalanya tertunduk dengan wajah yang di tekuk.
"Kakak kenapa? ". tanya Justin hati hati.
"Daddy pergi sama Dee ke restoran yang kemaren kenapa ga ngajak ngajak Key". sahut Keyra ketus.
"pergi ke restoran sama Dee? ". tanya Justin heran.
"kapan? ". ga pernah perasaan ". bantah Justin.
"boong. tu buktinya di ponsel Daddy ada video video nya Dee. sama bunda lagi". ucap Keyra.
Justin mengernyitkan dahi seraya menatap heran kepada Keyra. lalu ia teringat pada ponselnya yang berada di atas meja kerjanya. ia baru sadar jika tadi ponselnya memang ia letakkan begitu saja dengan file yang terbuka.
"apa Keyra cemburu karena di fikirnya dirinya pergi bersama dengan Dee". bathinnya.
Justin tersenyum dan mencoba menjelaskan yang terjadi.
__ADS_1
"Key". panggil Justin.
"Daddy ga pernah pergi dengan Dee. kalau pun Daddy mau ngajak Dee pasti Daddy bilang dulu sama kamu dan kamu pasti Daddy ajak. masa anak Daddy yang cantik Daddy tinggalin sih". bujuk Justin.
"jadi itu kenapa ada video nya Dee sama bunda di ponsel Daddy. yang merekam siapa? pasti Daddy kan? ". tuduh Keyra.
Justin pun tersenyum di interogasi oleh anaknya sendiri.
"bukan sayang. ga begitu ceritanya. kalau ga percaya tanya sama om Satria Daddy ada di mana selama jam kerja". jelas Justin.
"Daddy dapat kiriman video itu dari temannya Daddy. nanyain soal Dee. teman Daddy pikir Daddy bersama Dee di restoran itu lantaran teman Daddy berfikir bahwa Dee adalah anak Daddy karena ia pernah melihat kita pulang bareng waktu jemput kamu pulang dari sekolah. dan dia juga sering melihat kebersamaan kalian berdua di sekolah". jelas nya lagi untuk meyakinkan putrinya itu.
Justin menunggu tanggapan Keyra yang mulai terlihat melunak.
"jadi Daddy ga pergi sama Dee dan bunda Jasmine? ". tanya Keyra meminta keyakinan.
"iya sayang. jadi kamu udahan ya ngambek nya". bujuk Justin kembali.
Keyra mengangguk angguk kan kepalanya.
"sekarang bobo ya? ". Daddy yang temenin kamu di sini. mau? ". tawar Justin.
"mau. aku kan tadi cari Daddy untuk temenin aku bobo. tapi Daddynya ga ada". ujar Keyra.
"Daddy ke kamar mandi sebentar sayang".
lalu Keyra pun merebahkan dirinya di kasur yang bernuansa princess tersebut sedangkan Justin menyelimuti putrinya tidur seraya mengelus elus pelan rambutnya hingga putrinya pun tertidur pulas.
Justin tercenung sesaat mengingat ucapan Keyra mengenai bundanya Dee yang bernama Jasmine. bahkan Keyra sendiri memanggil bundanya Dee juga dengan sebutan bunda.
"itu berarti selama ini Keyra mengenal Midea dan pernah bersama dengannya ". bathin Justin.
...----------------...
dua minggu kemudian...
Midea tersenyum senang karena skripsi nya selesai dan sudah bisa mengajukan sidang untuk waktu yang telah di tentukan oleh pihak kampus.
Midea melangkah dengan raut wajah bahagia menuju halte. saat tiba di halte Midea di kejutkan oleh seorang pria yang pernah ia kenal saat masih menjadi seorang model sexy.
Midea segera memutar arah tubuhnya membelakangi pria bertubuh gempal itu. tetapi baru juga ia melangkah satu orang pria dengan ber otot kekar mencegat nya.
"ikuti kita sekarang atau kami main secara kasar". titah pria tersebut seraya menodong kan sebuah benda runcing ke arah nya di balik jaket pria tersebut.
__ADS_1
Midea menelan kasar salivanya seraya melihat ke sekelilingnya untuk meminta pertolongan. tetapi belum juga ia membuka mulutnya benda di balik jaket pria tersebut menusuk ke tubuhnya.
"jalan". titahnya.
"jalan sekarang". hardiknya
akhirnya dengan berat hati Midea mengikuti titah pria tersebut menuju ke sebuah mobil yang di parkir di pinggir jalan yang tak jauh dari halte tersebut.
"Jasmine. Jasmine" tiba tiba suara segerombolan mahasiswi yang se angkatan sama dalam acara sidang skripsi nya nanti dan juga beberapa mahasiswi lain yang mengikuti penelitian magang di pabriknya KBC.
mereka mendekat seraya berlari kecil untuk menyambut suka cita mereka karena telah berhasil menyelesaikan satu tugas berat dan melelahkan.
bak pucuk di cinta ulam pun tiba. Midea langsung memainkan otaknya.
"anda bisa menyingkir sekarang sebelum teman teman saya menghajar anda jika saya teriak". ucap Dea dengan nada ancaman.
tetapi pria itu hanya bisa bergeming membayangkan omelan dan hukuman serta tamparan pedis karena kuku kuku sang majikan yang sedikit menancap di pipinya.
akan tetapi membayangkan di gebuk massa akan lebih mengerikan lagi bisa bisa dia penyet di tempat.
"pergi. saya bilang pergi. sekarang juga. jangan macam macam kau di sini. habis kau nanti di hajar anak Mdn!!!". titah Dea tegas menirukan logat anak anak kampusnya.
tatkala rombongan mahasiswa itu semakin mendekat maka bersamaan itu pula pria yang ingin menculik Midea pergi tanpa permisi.
salah satu dari mereka sempat mencurigai pria tadi, maka ia pun mencoba menanyakan pada Midea.
"itu siapa Jasmine. kenapa seram kali ku tengok mukaknya".
"bukan siapa siapa. cuma orang tanya alamat saja kok". dusta Dea karena tak mau memperumit suasana.
karena jika ia mengatakan yang Sejujurnya tentang apa yang di buat oleh pria tadi maka tamat lah riwayatnya sebagai Jasmine. sudah pasti ia akan kembali menjadi seorang Midea Hasxander.
jika identitas aslinya terbuka. lalu bagaimana dengan nasib putranya. hanya dua kemungkinan yang bisa ia bayangkan. di cemooh oleh seluruh dunia karena dirinya. atau di asuh oleh negara karena dirinya juga yang di nilai tak becus mengurus masa depan anak karena profesi nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
__ADS_1
#Hazhilka