She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Yang


__ADS_3

#selamat Membaca..


# skip yang masih remaja.


#khusus yang udah berumah tangga.


Di sebuah kamar utama dari sebuah rumah minimalis yang terlihat indah dan rapi dengan segala macam bunga yang di tanam dalam pot pot yang tersusun rapi.


terdengar d*s*h*n nikmat yang menggema dari Dua insan yang saling merindu karena hampir seminggu tak bertemu.


"bang....". Retha memanggilnya dengan nafas terengah. Retha mulai bereaksi ketika mulai menggapai puncaknya.


"sabar sayang. sebentar lagi". ucap Satria di sela sela kegiatan m*m*mp* tubuh sang istri.


"bang....". pekik Retha seraya memeluk tubuh suaminya lebih erat.


"sekarang Tha... abang datang....". teriak Satria yang terus menghentak kan miliknya lebih dalam.


"akhhh... Tha.. "pekik Satria.


"bang... ". desah Retha.


akhirnya dua insan tersebut sama sama mencapai puncak kenikmatan bersama. keduanya tersenyum dengan nafas yang terengah engah. satria mencium kening sang istri sebelum merebahkan dirinya di samping tubuh sang istri.


"makasih sayang". ucapnya di telinga Retha seraya membawa tubuh sang istri di pelukannya. dan menarik selimut putih menutupi setengah tubuh polos mereka.


Retha mendongakkan wajahnya sambil tersenyum dan berkata "sama sama sayang".


lalu merapatkan pipinya di atas dada suaminya yang bidang. serta menarik narik lembut bulu halus di dada sang suami.


"Gimana kabarnya tante Alma yang? ". tanya Satria seraya mengelus ngelus lembut bahu sang istri yang terbuka.


"Alhamdulilah baik yang. tante Alma sekarang buka usaha Restoran khusus masakan khas daerah Sumatra". jelas Retha.


"oiya? ". ntar kalau kapan kapan kita ke sana. trus kita singgah ke Restorannya beliau". ujar Satria.


"Arjun dan Rendy juga bantuin tante Alma disana". ujar Retha.


"adek juga ngikut". lanjutnya bangga.


"bagus. memang istriku yang paling baik sedunia". balas Satria bangga dan tersenyum.

__ADS_1


"ikut makan maksudnya". celetuk Retha mendongakkan wajahnya kembali menatap sang suami seraya menampakkan sederet gigi putihnya.


Sontak membuat Satria menjentikkan jarinya di kening Retha. dan berkata " nakal".


"awww...sakit bang... ". rengek Retha manja. seraya mengusap usap keningnya.


"sakitan mana waktu pertama kali di tusuk sama di jentik. hah? ". Tanya Satria yang mulai menunjukkan raut wajah centilnya.


"semua sakit". sahut Retha memanyunkan bibirnya. dan bangkit dari rebahannya.


"tapi setelah itu enak kan? ". tanya Satria genit, yang juga ikut bangun mendekati sang istri.


"ga ah. tetap sakit". dusta Retha. dan memalingkan wajahnya ke arah lain.


"masa? ". ah yang bener yang?". bisik Satria seraya menjilati pelan daun telinga sang istri. bahkan jemarinya mulai meremas pelan bukit kembar sang istri.


sontak perlakuan Satria membuat tubuh Retha meremang. ia memejamkan matanya serta menggigit bibir bawahnya. menahan ******* suara yang akan mungkin ia keluarkan.


Satria tersenyum melihat hasil perbuatan jahilnya. ia terus saja melakukan tanpa henti.


"enak? ". mana suaranya? ". jangan di tahan yang? ". goda Satria yang terus memainkan jemarinya di tubuh sang istri.


"ga". bantah Satria


kita lanjut lagi". titah Satria.


Dan ia pun m*ng*c*p dan m*l*m*t kembali bibir sang istri tanpa jeda. sementara jari jemarinya terus saja membuat sentuhan sentuhan yang membuat istrinya semakin pasrah dalam *******.


lalu ia pun memulai lagi adegan panas tersebut untuk yang kedua kalinya. dan Retha pun hanya bisa mendesah pasrah dalam permainan sang suami. malam itu permainan di lanjutkan hingga dini hari. bahkan berlanjut hingga tiga kali. sampai keduanya benar benar lelah dan terpuaskan untuk yang ketiga kalinya. hingga sepasang suami istri tersebut pun larut dalam pelukan terbawa mimpi indah.


*( masih kurang hot kah?. masih di bulan puasa. ini aja panas dingin ngetiknya). 😊🙈.


...----------------...


tiga hari kemudian...


Namira memandangi dirinya di kaca cermin seraya meraba kalung mewah pemberian suaminya. ia terkesima melihat indahnya kalung berlian yang baru saja di pasangkan oleh suaminya sendiri.


"kamu suka yang? ". tanya Justin yang sedari awal memeluk sang istri dari arah belakang serta mencium lembut ceruk leher sang istri yang telah ia kalungi berlian tersebut.


"kak. ini cantik banget.". sahut Namira yang terus saja memandangi dirinya di kaca.

__ADS_1


"dan cocok buat kamu yang cantik plus imut dan juga lembut yang". puji Justin tulus.


Namira membalikkan tubuhnya menghadap suami nya. ia menangkup wajah sang suami. ia tersenyum manis. membuat Justin juga ikut menampilkan senyum termanisnya untuk sang istri kecilnya.


"makasih kak. aku suka hadiahnya. kamu suami aku yang paling baik deh" puji Namira tulus.


"hmmm. gombal. muji karna ada hadiahnya". Celetuk Justin.


Namira yang mendengarkan jawaban dari suaminya seketika itu juga moodnya jadi berubah jengkel melihat suaminya. ia pikir hal yang ia lakukan akan di balas romantis dari sang suami. nyatanya malah celetukan yang membuatnya kesal yang ia terima.


"ihhh.. sebel.. deh. aku kan ga minta di beliin hadiah semahal ini". sahut Namira mulai ngambek. dan menurunkan tangannya dari wajah sang suami.


lalu ia pun mulai melepaskan kalungnya dan meletakkan ke telapak tangan suami.


"nih ambil balik. ogah terima barang ginian sama orang yang ga ikhlas". sahut Namira ngambek.


lalu ia pun pergi meninggalkan Justin untuk naik ke ranjang. sementara Justin yang langsung menyadari perubahan mood istrinya, buru buru meminta maaf pada sang istri yang sedang menyusun guling di tengah tengah ranjang.


"yang maaf. akunya tadi bercanda. ini aku belinya ikhlas loh yang. jauh jauh hari aku mesennya. khusus buat kamu. istri aku tercinta". rayu Justin.


tetapi Namira tetap tak perduli. hatinya masih diliputi rasa jengkel, ia tetap merebahkan tubuhnya. dan membaluti dirinya dengan selimut.


"yang. jangan ngambek gitu dong. katanya masih kangen. aku juga masih kangen yang. makanya bela belain pulang cepat demi kamu yang? ". Justin terus berusaha merayu sang istri.


"kalau kamu tidur sendiri. trus aku tidurnya gimana? ". katanya pingin peluk aku. ayok sini". rayu Justin.


tetapi yang di rayu semakin cuek bebek. ia berusaha memejamkan matanya, meskipun telinganya harus mendengar ocehan dan rayuan sang suami.


akhirnya Justin ikut merebahkan tubuhnya di samping sang istri yang telah di batasi dua guling tersebut. ia tak kehilangan akal. hal yang ia lakukan adalah memindahkan dua guling yang menjadi penghalang tersebut.


Justin mendekat ke sang istri, lalu memeluknya dari belakang. mencium ubun ubun sang istri yang tertutupi selimut itu. Justin harus bisa membuat mood istrinya


kembali ceria. selama kehamilan keduanya Namira lebih cenderung sensitif apa lagi jika Justin yang berbicara. tentu saja hal ini yang harus Justin benahi kembali.


"I love you Namira. really love you. you know that. jadi apapun yang aku lakukan itu semua buat kamu". Ujar Justin lirih.


...----------------...


selamat menunaikan ibadah puasa.


ayo tetap di like, vote, komen. rate, favorit.

__ADS_1


__ADS_2