She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Izin 2


__ADS_3

di suatu apartemen mewah milik sepasang suami istri yang baru saja tiba beberapa hari di kota Mdn sedang berdebat tentang izin. dimana suami melarang istrinya pergi di karenakan usia kehamilan yang masih rentan.


sedangkan sang istri masih tetap ngotot untuk ikut pergi dengan teman temannya yang akan berziarah ke makam mama teman mereka di kota Pdg.


"no no no. you can't go there". larang Alex suami dari Merry


"why honey. I just wanna pray for mother of my friend". Sahut Merry.


"are you forget something honey?". tanya Alex lembut.


"if just wanna pray for them you can do it from here". saran Alex untuk istri nya.


Merry menghela nafasnya. ia tau kemana arah pembicaraan suaminya tersebut.


"ya. I know that". sahut Merry bernada kecewa.


ia kecewa bukan karena janin di perutnya yang menjadi penghalang untuk pergi. tetapi kecewa karena sang suami tidak memberikan kepercayaan untuknya jika ia bisa lebih berhati hati dalam menghadapi kehamilan pertamanya.


Alex mendekati sang istri dan memeluknya erat


"I am sorry honey". Alex berucap tulus.


"aku takut terjadi apa apa sama kalian. jalan kesana itu jauh sayang. banyak kelokan nya. naik mobil lagi". terang Alex.


"aku percaya kamu kuat. ga akan mabuk dalam perjalanan. tetapi kamu dalam kondisi hamil muda sayang. baru dua minggu. itu masih rentan banget sayang jika kamu bepergian jauh". lanjutnya seraya sedikit menundukkan wajahnya menatap istrinya.

__ADS_1


"kemarin kemarin kan aku juga melakukan perjalanan dari sana kemari. naik mobil juga. malah dari itali naik pesawat. terus jalan sana jalan sini menggunakan motor. aku nya fine fine aja". protes Merry manyun.


"itu sebelum kita tau kalau kamu hamil kan? ". tanya Alex meyakinkan sang istri.


"nah buktinya kemarin kamu tiba tiba merasa pusing dan pitam di mall. untung ada aku yang langsung menangkap tubuh kamu ketika kamu mau jatuh. coba kalau ga ada siapa siapa di sekitar kamu saat itu. bisa bisa kamu .... oh no baby I can't imagine it". Alex tak mampu melanjutkan kata katanya.


seketika ia teringat kejadian kemarin di sebuah mall dekat apartemen mereka. mereka sedang asyik berbelanja untuk kebutuhan di apartemen mereka selama beberapa hari kedepan. Merry dan Alex sedang mendorong troli belanjaan mereka di sebuah toko yang menyediakan semua kebutuhan di dapur.


mereka rencananya akan membuat sesuatu makanan yang mereka berdua nonton di youtube dalam perjalanan pulang dari kota Pdg tempo hari. dan juga resep masakan khas spesial dari asia selatan yang Merry dapatkan dari Arjun ketika reunian.


baru kemarin mereka berdua menyempatkan diri untuk berbelanja. dengan saling debat dan meminta pendapat. suami istri tersebut pun terkadang suka mencadai pasangannya. yang akhirnya menambah keseruan kegiatan mereka di pagi yang menjelang siang itu.


mereka berdua berjalan mengitari mall dengan santai sambil menenteng beberapa kresek belanjaan mereka. hingga tiba di sebuah tangga eskalator yang bergerak turun. Merry merasakan pusing di kepalanya. ia merasa ada gempa yang sedang terjadi. dan ia merasa pandangannya semakin menggelap, ia memegang lengan suaminya dan....


sebuah tangan kekar menangkap tubuhnya. dialah Alex suami Merry yang selalu berada disamping sang Istri selama menemani nya belanja di hari itu.


para pengunjung mall yang melihat kejadian tersebut. bergegas mendekat untuk melihat apa yang bisa di lihat dan di viralkan. tetapi ada juga yang masih banyak prihatin tentang kejadian tersebut. dengan cara memunguti kresek yang berserakan milik pasutri malang tersebut. dan menyerahkan kepada sekuriti yang membantu suami dari istri yang tiba tiba jatuh pingsan di tangga eskalator tersebut.


Alex melarikan istrinya kerumah sakit terdekat. setibanya di rumah sakit. tanpa harus menunggu lama Alex di beritahu jika sang istri pingsan karena efek dari kehamilannya yang baru berusia dua minggu.


seketika itu juga perasaan Alex sukses menjadi nano nano hari itu juga. bagaimana tidak yang tadinya ia ketakutan setengah mati, jika ia terlambat sedikit saja menangkap tubuh istrinya, sudah jelaslah tubuh istrinya di gilas sama eskalator saat itu juga.


"maaf sayang. aku ga tau kejadiannya begitu. untung ada kamu di samping aku saat itu" ucap Merry seraya memegang kedua pipi Ayah dari bayi yang di kandungnya.


"ya makanya itu. suami posesif bukan berarti mengekang kebebasan istrinya. tetapi ada sesuatu yang berharga yang harus ia selamat kan. kamu mengerti kan maksud dari perkataanku barusan". sahut Alex.

__ADS_1


Alex mengakui dirinya memang posesif jika menyangkut suatu hubungan. itu karena ia takut Kehilangan seseorang yang ia cintai. ia pernah bersikap cuek pada pasangan nya, yang akhirnya membuat kandas percintaan nya di tengah jalan.


sehingga ia memutuskan memberi perhatian extra pada pasangannya yang berikutnya. tetapi naas baginya pasangan nya keburu meninggal karena penyakitnya sebelum ia melamar sang pacar.


dan yang berikutnya ia di jodohkan oleh seorang koleganya setelah menjomblo untuk waktu yang sangat lama. tanpa ada masa saling perkenalan Alex langsung bertunangan dengan anak dari koleganya.


awalnya dia bersikap biasa saja. ia merasa seperti tak pernah ada kejadian apapun setelah acara pertunangan nya. hingga waktu pernikahan yang telah di tentukan barulah ia mulai membuka hatinya untuk lebih mengenal calon istrinya. tetapi sayangnya seminggu menuju hari pernikahannya yang mulai tersebar luas. si calon istrinya memilih kabur dari pernikahan mereka.


tentu saja hal ini membuat dirinya merasa di permalukan dan ia pun marah pada ayah dari calon istrinya yang tak lain adalah koleganya sendiri. ia mengancam akan menghancurkan mereka sekeluarga termasuk teman teman anaknya jika tidak bisa menyelamatkan dirinya dari rasa malu. (Intermezzo 😉).


"iya aku ngerti. tapi aku juga pingin honey. ke sananya. sekalian makan di restoran yang kita singgahi kemaren tu". rengek Merry yang tanpa di sadari jika ia telah membuyarkan lamunan suaminya.


"nanti ya kalau usia kehamilan kamu udah melewati masa rentan. aku temanin kamu kemana kamu pergi dan kamu mau". sahut Alex menatap gemas akan sikap manja sang istri.


sementara Merry memutar bola matanya jengah akan sikap posesif suaminya. sebenarnya yang ia butuhkan adalah izin untuk besok pergi ikut bersama Retha dan Rendy. sekaligus ia ingin mendengar banyak cerita dari teman temannya yang lain.


sedangkan Alex yang masih saja memeluk sang istri bibirnya sudah mulai bertindak di luar kewajaran dari acara peluk pelukan. bibirnya sudah mulai meraba raba tengkuk hingga ke leher istrinya.


alhasil perbuatan suaminya membuat seluruh tubuh Merry meremang. Alex tersenyum nakal merasakan perubahan pada tubuh sang istri akibat perbuatannya.


"lets go honey. I'll make you happy". bisik Alex seraya mengangkat tubuh sang istri ke gendongan nya dan membawanya masuk ke kamar.


mau yang hot???. entar ga lulus review. pending aja la yaww.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


jangan lupa buat like, vote, komen, rate dan tekan lope lopenya ya.


biar lope nya tambah full ke kamyu my readers


__ADS_2