
# Selamat menikmati kembali episode nya ya readers..
perdebatan dua saudara itu mengakibatkan Justin harus mengungkapkan segalanya tentang Midea. meskipun ia ingin sekali menutupi rahasia pernikahan nya dengan Midea sampai mati.
tetapi demi menyadarkan adik sepupu satu satunya itu, mau tidak mau, suka atau tidak suka Justin harus rela memberitahukan pada Satria jika Midea adalah istrinya yang kabur dari rumah sakit jiwa beberapa tahun yang lalu.
"fine. if you don't believe me. I'll you show you something about her". ujar Justin pasrah.
Justin melangkah menuju laci kerjanya. tangannya mengepal sesaat sebelum membuka laci tersebut dimana semua bukti yang berhubungan dengan Midea yang telah di kumpulkan nya selama ini. ia mengambil dan memberikannya pada Satria.
"ini". Justin meletakkan berkas tersebut di atas meja kerjanya.
"itu adalah bukti bukti bahwa wanita itu adalah Midea Hasxander". ujarnya seraya mendorong berkas tersebut ke arah Satria yang masih mematung di depan meja kerjanya.
"silahkan di buka Satria kalau kamu tak percaya pada abangmu ini". lanjutnya saat melihat adik sepupunya itu tak merespon saat berkas tersebut berada di atas meja.
Satria melangkah perlahan ke meja kerja Justin. ia membuka lembar perlembar berkas yang berhubungan dengan Midea Hasxander di masa lalunya. bahkan hasil tes DNA yang berasal dari klinik laboratorium yang terkenal akurat di Jkt. dan juga Midea yang pernah di rawat di rumah sakit jiwa di Bdg karena mengalami depresi.
jantung Satria berdegup kencang. keringat dingin mulai menjalar di dahinya. semakin ia membuka banyak semakin hatinya tak karuan akan penilaian terhadap wanita yang ia lindungi selama ini.
hingga ke lembaran berikutnya tatapan dan pergerakan tangan Satria terpaku pada sepasang buku nikah. ia mengambil salah satunya dan membuka nya perlahan . kelopak matanya melebar saat foto abang sepupunya dan wanita yang ia pikir Jasmine selama ini terpampang jelas di buku nikah berwarna maroon tersebut.
"apa maksudnya ini bang. bisa abang jelaskan? ". pinta Satria dengan nada melemah seraya menatap sendu ke Justin.
"yang seperti kamu lihat dek". ucap Justin tenang.
"Midea Hasxander is my wife. exactly possibility is ex my wife". lanjutnya seraya menatap balik Satria.
jawaban Justin terdengar menusuk ke ulu hatinya. otot otot sendinya melemah Satria terduduk di kursi depan meja kerja Justin.
"istri".desisnya pelan.
seraya terus menatap dua foto tersebut di dalam buku nikah. ia masih tak percaya pada apa yang terjadi, apa lagi menyangkut kisah masa lalu abang sepupunya yang di kenal tak memiliki hubungan percintaan dengan wanita manapun selain istrinya yang bernama Namira.
tetapi yang di dengarnya barusan sungguh membuat dirinya seperti mimpi berada di alam lain sekarang ini.
__ADS_1
"bisa abang jelaskan?". tanya Satria lemah.
Justin menarik dalam nafasnya. berat hatinya untuk menceritakan kenangan buruk masa lalunya bersama Midea ke Satria. tapi bagaimana pun ia tidak bisa membiarkan adiknya itu terlalu larut dalam perasaan iba terhadap orang yang membohongi nya selama ini.
"baiklah. abang akan ceritakan yang terjadi sebenarnya, jauh sebelum Midea bertemu dengan kalian". sahut Justin.
maka Justin pun menceritakan yang terjadi dari pertama kali ia di jebak oleh Midea dan terpaksa menikahi wanita itu agar bisa menyelamatkan nama baik keluarga dan juga perusahaan.
"lalu Namira? ". tanya Satria datar.
karena yang ia tau bahwa abang nya itu telah menjalin asmara dan akan menikah dengan adik dari sahabatnya yang meninggal karena kecelakaan bersama dengan abang sepupu nya itu.
"ya. aku terpaksa meninggalkan Namira untuk sementara sampai aku bisa menemukan bukti bukti kejahatan Dea". cerita Justin.
"sampai akhirnya Allah menunjukkan kebesaranNYA. bahwa apa yang Dea sembunyi kan tidak akan bisa selamanya ia simpan. semua terungkap dengan sendirinya melalui mama". jelas Justin.
"lalu kalian bercerai? ". tanya Satria.
"rencananya begitu. tetapi wanita licik itu memohon mohon dan berjanji tidak akan mengganggu kehidupan kami lagi asalkan aku tidak menceraikan nya dan memberinya nafkah berupa uang". jelas Justin.
"maksudnya? ". tanya Satria seraya mengernyitkan dahinya.
"Midea telah berulang kali mencelakai Namira dan juga berusaha menghancurkan perusahaan ini dek. mungkin kamu udah tau kan berita tentang perusahaan kita yang di Bdg". jelas Justin.
"jadi karena dia? ". tanya Satria.
"ya dek. semua yang terjadi pada perusahaan kita di tiga tahun lalu itu adalah ulah seorang wanita yang bernama Midea Hasxander". sahut Justin.
"karena itu saat abang tau jika wanita yang kalian lindungi itu adalah Midea. abang berusaha untuk membuat dia mengakui kecurangan nya apa lagi dia malah terus memanfaatkan kebaikan kalian. abang khawatir Dea akan berbuat nekat sama seperti yang di lakukan nya terhadap Namira dulu". jelas Justin yang mulai memprovokasi pikiran Satria.
Sedangkan Satria sendiri memang sudah mulai terprovokasi pikirannya dengan ceritanya Justin. apa lagi berita skandal yang terjadi di antara mereka dulunya membuat Satria semakin percaya jika perempuan yang ia lindungi selama ini adalah perempuan yang salah.
"sekarang keputusan ada di tangan kamu dek. menyerahkannya pada pihak yang berwenang atau silahkan kamu lindungi terus perempuan itu. tapi kamu tau kan konsekuensinya dek". Justin memberi ultimatum pada adik sepupunya yang mulai gamang dengan fikiran nya.
"Retha Satria. Retha. kamu harus pikirkan Retha saat ini". ucap Justin yang terus memprovokasi Satria.
__ADS_1
sementara Satria masih memikirkan perasaan ibu dari satu anak yang telah menjadi bagian dari hidup mereka.
"Dee". gumamnya pelan seraya mengingat senyum manis milik batita tampan itu.
Kriiiiing...
bunyi ponsel Satria berbunyi nyaring, membuyarkan lamunan nya tentang Dee. ia menarik ponsel tersebut dari saku celananya.
"Retha". desisnya pelan.
"hallo dek". sapa Satria.
sementara Justin menatap Satria dengan harapan Satria bisa mengubah perasaannya terhadap perempuan licik itu.
"bang. Jasmine". sahut Retha dengan nada terdengar cemas dan terisak.
"iya kenapa dengan Jasmine. kamu ga apa apa kan sayang". tanya Satria cemas.
"Jasmine!!! Jasmine!!!". Jasmine!! suara Retha terdengar memekik dari sebrang.
krak.. suara benda padat dan jatuh terdengar seperti pot bunga yang pecah terdengar jelas di telinga Satria. lalu tiba tiba istrinya itu memutuskan sambungan telponya.
Satria mencoba menelpon kembali tetapi tak juga di angkat oleh istrinya itu. Satria menatap Justin cemas Begitu pun juga dengan Justin. mereka saling menatap cemas.
perasaan Satria semakin tidak enak. akhirnya dengan langkah seribu meninggal kan ruangan Justin dengan segera untuk mencari tau kabar istrinya yang dirumah. apa lagi saat ini ia baru menyadari jika wanita buronan polisi itu berada di rumahnya selama beberapa hari ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
__ADS_1
#Hazhilka