
pagi hari..
suasana dapur restoran bertambah riuh dengan di tambah acara mini tujuh bulanan Dea. seluruh karyawan yang tergabung dalam Restoran Sumatera turut andil untuk pelaksanaan siraman hingga doa bagi si ibu dan bayinya.
bahkan tamu hotel yang tadinya hanya ingin menyantap sarapannya. melihat ada sesuatu yang menarik hati di belakang Restoran menjadi ikut ikutan untuk melihat acara yang jarang jarang di buat di hotel tersebut. meskipun mereka tau acara tersebut bersifat tertutup untuk umum. hanya orang orang dekat saja yang boleh masuk di taman belakang dari Resto Hotel tersebut.
hal ini juga mengundang perhatian Astrid dan suaminya yang baru saja tiba di Restoran, dan sengaja mengambil tempat duduk yang mengarah ke taman belakang Restoran dimana berada sebuah mini dekor yang cantik dan tertulis "happy motherhood Jasmine".
"oh. acara tujuh bulanan yah". gumam Astrid ke suaminya.
"iya. ayah juga tau. jadi ke inget Namira ya?. waktu tujuh bulanannya dia". sahut Jason.
"hehe. iya yah. kita juga lagi main tebak tebak kan yang lahir siapa. ehh ternyata ini ni si Keyra yang bikin gemes satu rumah". kekeh Astrid seraya memeluk erat cucunya bak boneka karena gemas.
Keyra mengoceh tidak jelas, seakan menunjukkan jika ia protes di peluk erat seperti ini.
"tuh anaknya marah Bun..". sahut Jason. dan di akhiri tertawa kecil nan bahagia keduanya.
tak lama kemudian sajian pesanan makanan mereka pun datang. mereka ingin memulai makan tetapi harus bergantian karena cucu mereka.
"ayah aja duluan makan. biar bunda yang jagain Keyra sekalian suapin makannya". saran Astrid.
Jason pun menuruti saran sang istri. mereka mulai menyendokkan nasi ke piring. tetapi tidak untuk Astrid, ia mengambil satu mangkok bubur ayam dan menyendokkan pelan ke mulut cucunya.
awalnya Keyra anteng anteng saja ketika di suapan pertama dan kedua. tetapi ketika Astrid mau menyendokkan suapan ke tiganya. Keyra mulai menggeleng kan kepalanya. ia menghentak hentakkan kakinya ke paha sang nenek.
"kenapa sayang?. sini am dulu lagi. biar sehat. biar pintar". bujuk Astrid.
tetapi tetap saja Keyra tidak mau diam. malah ia bangun dan berdiri di atas paha Astrid.
"tunggu sebentar ya. habis ini biar ayah yang urus Keyra. " ucap Jason yang langsung mengetahui kesulitan istrinya.
Alma yang kebetulan melewati meja pasutri tersebut. dan melihat tingkah bayi perempuan cantik yang di bawa mereka. ia tertarik dan mendekati pasutri itu. untuk menanyakan ada masalah apa.
"kenapo uni?. si dedek kenapa?. ga mau makan ya? ". tanya Alma ramah.
"entah lah ini uni. tiba tiba kok jadi rewel begini. tadi ga kenapa napa". sahut Astrid yang masih berusaha menenangkan Keyra yang semakin rewel.
"sini saya bantu uni". pinta Alma seraya merentangkan tangannya untuk menggendong Keyra.
__ADS_1
awalnya Astrid ragu memberikan pada Alma tapi ia melihat anggukan suaminya ia pun memberikan Keyra ke Alma. seketika itu juga Keyra berhenti rewel dan mengoceh senang.
Astrid dan suami pun jadi heran.
"uni makan aja dulu. biar ambo yang gendong". Alma mempersilahkan nenek dari bayi yang di gendongnya.
Astrid yang baru juga memulai makan. tiba tiba tangannya berhenti untuk menyuap lantaran aa pelayan Resto yang meminta Alma untuk ke tempat acara siraman.
"sini uni Keyranya. maaf ya sudah merepotkan uni". Astrid mengambil Keyra kembali dari tangan Alma.
akan tetapi Keyra langsung rewel kembali dan meminta di gendong Alma.
"neneknya ada perlu sayang. nanti ya? ". sahut Astrid.
sementara Alma membujuk bujuk Keyra agar diam. bahkan Jason pun yang menyegerakan makannya. buru buru mencuci tangannya dan mengambil Keyra dari Astrid yang semakin rewel ketika Alma perlahan mengundurkan dirinya dari hadapan mereka.
"ayang ayang cucu kakek. cup cup kita main ya. Keyra mau kemana??". bujuk sang kakek.
Keyra menunjuk nunjuk ke arah mini dekor yang terlihat.
"mungkin dia mau kesitu yah. bawa aja lah. nanti kalau bunda udah selesai bunda susul". saran Astrid.
"malu ah. itu kan acaranya perempuan. masa ayah kesana. ga di undang lagi". sahut Jason.
akhirnya Jason mengajak Keyra jalan jalan di sekitar taman mendekati mini dekor. dimana juga ternyata ada beberapa orang pria yang berada di sana.
Rendy melihat bayi cantik berpipi chubby tersebut mendekati dan menyapa bayi yang gemes tersebut.
"hallo... kamu cantik banget.. siapa namanya? ". sapa Rendy ramah ke Keyra, dan menggenggam tangan mungil Keyra yang mengarah ke wajahnya.
"Keyra om.. ". sahut Jason ramah.
"ayok sini sama om". Rendy meminta Keyra dari Jason.
"sini om gabung sama kita". ajak Rendy. dan berjalan menuju kursi kursi yang di tata rapi untuk beberapa orang yang dekat dengan mereka.
"anak siapa tu Ren. cantik banget". tanya Arjun yang melihat Rendy menggendong bayi dan langsung duduk di samping Rendy untuk ikut menggoda bayi cantik tersebut.
"cucu bapak ini". sahut Rendy.
__ADS_1
lalu Arjun dan Jason pun saling sapa. dan setelahnya ia ikut bermain dan bergantian menggendong Keyra. Alhasil dua lelaki tampan tersebut lalai dengan satu gadis mungil yang lucu tersebut.
"ehemmmm. udah kepingin ya? ". makanya cepat nikah sana. biar punya kayak gitu satu". pak Salim menegur keduanya.
kedua lelaki tampan tersebut hanya menyengir kuda ketika ucapan tersebut menohok mereka berdua yang masih jomblo.
pak Salim mengambil posisi duduk di samping Jason.
"cucu ya pak? ". terka pak Salim yang sebenarnya ia sudah mengetahui dari tadi ketika Rendy menyapa Jason pertama kali
"iya pak". sahut Jason.
"darimana pak?". tanya pak Salim.
"saya dari Jkt. nginap disini udah dua malam. bapak sendiri? ". tanya Jason kembali.
Pak Salim tersipu malu. dan menjawab. "orang sini".
"yang punya acara anak bapak ya? ". tanya Jason.
"ya begitulah. semua yang ada disini udah saya anggap anak semua". jawab pak Salim tulus.
"termasuk dua lelaki tampan yang main sama cucu bapak". lanjutnya kembali.
Jason manggut manggut mengerti. akhirnya empat lelaki berbeda generasi tersebut pun bergabung untuk mengambil hatinya Keyra dengan cara mereka masing masing. sedangkan Keyra tersenyum dan tertawa senang karena candaan dua kakek dan dua oom tampan.
sementara Astrid yang baru saja selesai menikmati sarapannya buru buru ikut menyusul cucu dan suaminya.
ia mencari mereka di mana tadi suaminya mengajak Keyra jalan jalan. ia menyusuri taman belakang tapi tidak menemukan sosok yang dicari..
ia terus berjalan hingga mentok ke tempat dimana banyak para wanita berkumpul mengelilingi seorang perempuan cantik yang berbalut kain kemben dan kebaya putih. serta riasan bunga melati di kepalanya yang tertutup ciput berwarna senada kemben dan kebaya. hanya saja yang aneh baginya acara siraman tersebut di lakukan sendiri tanpa suami yang mendampingi.
Astrid penasaran dan bertanya pada salah satu pelayan Restoran "itu yang punya acara ya? ".
"iya bu. anak dari pemilik Restoran ini. yang tadinya menggendong cucu ibu". sahut pelayan Restoran tersebut, yang sebelumnya melihat Alma menggendong Keyra.
Astrid pun terhenyak kaget. sontak ia hanya mampu membulatkan mulutnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
hai readers... tetap di like ya. di vote, komen dan rate. dan kasih ❤ juga dong
kaa hoo naa pyar hai my readers...