She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Mengintai Midea 2


__ADS_3

# Selamat menikmati episode ini kembali ya readers.


"oma... opa... "..pekik Keyra saat dua pasutri paruh baya itu keluar dari ruang kedatangan di Bandara KLN


"Keyra... cucu oma..."sahut Mona antusias menyambut sang cucu yang datang menjemput nya.


sementara Arfan tersenyum senang melihat pemandangan di depannya. Justin menyambut sang papa dengan pelukan.


"selamat pulang kembali ke Indonesia pa". ucap Justin seraya memeluk sang papa.


"makasih nak". ucap Arfan.


"Keyra...cucu opa yang cantik. apa kabarmu sayang?". tanya Arfan.


"I am good opa". sahut Keyra dalam pelukan Mona.


"sini opa gendong. kangen udah lama ga gendong Keyra". pinta Arfan.


Akhir nya Keyra berpindah ke gendongan opanya.


"wah udah mulai tambah berat aja nih badan nya. kayaknya makan enak terus ya disini? " tanya Arfan senang.


Keyra mengangguk angguk kan kepalanya.


"siapa yang masakin. Daddy ya? ". tanya Mona penasaran.


"iya.. tiap hari Daddy yang delivery in buat kita". sahut Keyra polos.


sementara Justin melebarkan kelopak matanya mendengar celotehan putrinya yang terlalu polos dalam mengatakan sesuatu.


"hmm.. kirain Daddy kamu udah pintar masak kalau di tinggal berdua aja sama kamu. ternyata sama aja. ujung ujungnya delivery juga". cibir Mona.


"ma... apaan sih". tegur Justin yang kurang senang di cibir oleh sang mama di depan anaknya.


"biarin. biar kamu itu lebih tanggung jawab lagi mengenai penting nya kesehatan untuk anak kamu". ucap Mona yang tak mau kalah.


...----------------...


malamnya


setelah puas bercengkerama dengan papa dan mamanya, dan membiarkan mereka beristirahat . Begitu juga dengan Keyra. Justin menyuruhnya untuk tidur cepat karena besok masih ada jadwal sekolah. Keyra pun menuruti titah sang Daddy dengan meminta sang opa untuk mendongengkannya untuk malam ini.


tak lama kemudian Justin kembali mendapatkan pesan masuk dari Alan mengenai hasil laporan sidik jari yang Justin titahkan pada Alan.

__ADS_1


Justin tersenyum puas kala melihat hasil laporan tersebut. dugaannya memang benar selama ini, jika mahasiswi yang bernama Jasmine itu adalah Midea Hasxander yang sedang menyamar. bahkan sebelum ini Justin sempat terkecoh dan membiarkan nya perasaannya larut dalam mengagumi gadis palsu itu yang tak lain adalah istri gilanya sendiri.


"Midea". desisnya


"finally I find you Midea". gumamnya pelan seraya tersenyum menyeringai.


"baiklah Midea. jika kau ingin bermain main aku akan ikuti permainan mu kali ini. dan tunggu lah hingga aku cukup bukti untuk menangkapmu kembali". ucapnya.


sementara Alan masih sibuk memutar dan Mengecheck hasil rekaman cctv apartemen dan juga satu dash cam mobil milik bossnya itu.


awalnya semua tampak biasa dengan kemarahan Midea di ruang keluarga semua tampak biasa dan normal normal saja bagi Alan. karena ia sudah tau watak dari istri pertama dan terpaksa di nikahi dari majikannya itu.


setelah selesai memeriksakan hasil rekaman cctv tersebut. kini netra Alan beralih kepada satu keping dasch cam mobil yang pernah di gunakan oleh Midea. semua tampak normal di mata Alan. perjalanan mobil tersebut hanya berkisar pada kantor pusat, rumah keluarga Ardiansyah, salon kecantikan, butik ternama pusat perbelanjaan barang branded dan juga daerah kota Jkt.


Alan berniat menyudahi saja menonton rekaman tersebut karena di pikirnya seorang Midea hanya bermain di tempat tempat yang memang hobinya menghabiskan uang suami.


"banyak bepergian pada hal yang ga penting nya nih perempuan". sungut Alan seraya menyeruput espresso nya.


saat jemarinya hendak menekan tombol pause tiba tiba layar monitor nya menunjukkan sesuatu di mana jalan dan daerah yang di tuju bukanlah daerah yang biasanya di lalui oleh mobil mewah tersebut.


"dimana ini? ". desisnya pelan dengan rasa penasaran.


maka Alan pun terus memperhatikan pergerakan dash cam itu dari layar monitor nya. hingga rekaman dasch cam tersebut memasuki sebuah kawasan hutan pinggir kota. lalu memasuki parkiran gedung apartemen yang tergolong mewah dan berhenti cukup lama di sana.


Alan terus memperhatikan rekaman tersebut hingga ia mencatat hari dan tangal serta tahun dimana salah satu mobil mewah milik bossnya berada di sana dalam beberapa hari sebelum Midea kembali ke apartemen milik bossnya lagi.


"berarti mobil ini pernah berada di sana beberapa kali saat pak Justin tidak berada di Jkt". ucap Alan menyimpulkan.


"apartemen itu". desisnya.


akhirnya Alan memutuskan untuk mencari unit milik Midea dari apartemen yang terdapat pada rekaman dash cam mobil bossnya.


Alan berkendara menggunakan mobil sportnya mengikuti petunjuk dari dashcam tersebut. ia yakin ada sesuatu yang di sembunyi kan oleh Midea di sana. bisa jadi itu adalah apartemen lelaki lain yang di jadikan alat tujuan untuk mengumpulkan uang dan juga pelampiasan.


mengingat selama perempuan itu menikah dengan bossnya. bossnya jarang dan memang hampir tidak pernah menemui Midea di mana pun apa lagi menyentuhnya.


wajar saja jika seorang Midea yang memiliki track record sebagai model plus plus dan ter biasa berkencan dengan laki laki kaya memiliki lelaki cadangan selain majikannya yang ia jebak agar jatuh ke dalam pelukannya.


dengan kecepatan penuh Alam menempuh jarak satu jam lebih mencapai tempat yang di tuju. suasana di sekitar apartemen itu tampak lengang. mungkinkah apartemen ini sebagai tempat persembunyian untuk wanita atau lelaki simpanan seseorang. atau bisa juga tempat tinggal mafia mafia besar. Alan mulai bersepekulasi dengan pemikiran nya sendiri.


Alan memasuki area parkir yang terdapat di basecamp dari apartemen tersebut. Alan turun dari mobilnya dan mendatangi pos sekuriti yang tak berada jauh dari parkiran nya.


Alan menyapa ramah tetapi di tanggapi dingin oleh tiga orang yang berjaga. lalu ia menunjukkan foto Midea pada mereka.

__ADS_1


para sekuriti tersebut saling mengernyitkan dahi dan saling memandang satu sama lain. lalu mereka serempak menggeleng kan kepalanya.


Alan pun pasrah dan tidak memaksa bukan berarti dia menyerah. ia mencari cara lain untuk mengorek informasi maksud keberadaan Midea di apartemen ini.


Alan menempelkan sebuah alat penyadap untuk mendengar kan semua percakapan sekuriti tersebut lalu ia pamit pergi dari hadapan mereka.


Alan berjalan ke sebuah lift dan menekan tombol teratas untuk mengetahui kebenaran lantai sebenarnya dari apartemen tersebut.


ting..


bunyi lift mentok hingga lantai teratas. Alan menyusuri koridor hingga ke sebuah unit yang berada di ujung. Alan memperhatikan gagang pintu keduanya antara yang sering di gunakan dan yang tidak.


keduanya tampak berbeda yang satu masih terlihat mengkilap hanya saja tertutupi debu yang menempel. sedangkan yang satunya lagi terlihat sidik jari yang tertimpa timpa.


Alan menyimpulkan jika unit di sebelah kanannya tidak pernah di tempati.


...----------------...


Justin sengaja mengunjungi pabrik KBC pagi ini. ia ingin melihat kegiatan Midea secara langsung di laboratorium perusahaan miliknya secara langsung. semenjak hasil laporan Alan mengenai sidik jari Midea yang menempel di gelas minum yang Justin suguhkan kemarin pagi.


Satria tampak terkejut melihat kedatangan abang sepupunya yang secara tiba tiba itu.


"bang. tumben ga ngasih kabar. biasanya telpon dulu. atau minta di jemput bareng". ujar Satria.


"ga apa. cuma sebentar kok. abang pikir kamu di kampus. takut ganggu jadwal ngajarnya kamu". sahutnya berusaha menutupi tujuannya yang sebenarnya.


"mau ke kantor ku atau ke kantin dulu. ngopi pagi?". tawar Satria.


"terserah gimana enaknya". sahut Justin.


"yuk kita ngopi biar seger". ajak Satria.


"oke". sahut Justin saat netranya menangkap sosok Midea yang menuju ke arah kantin.


lalu dua bersaudara itu pun melangkah bersama menuju Kantin. di mana Midea juga melangkah dengan tujuan memasuki dapur kantin dan memberikan cookies buatannya pada staff gizi untuk di sajikan sebagai cemilan tambahan untuk karyawan perusahaan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem


terimakasih


Follow my ig

__ADS_1


Hazhilka279


#Hazhilka


__ADS_2