
Dea terjaga dari tidurnya karena sesuatu yang mendesak di bawah perutnya. semenjak usia kehamilannya memasuki delapan bulan Dea acap kali harus mondar mandir ke kamar mandi seperti saat ini.
Dea melihat jam di dinding kamar mama nya Jasmine menunjukkan pukul tiga pagi. sudah hampir seminggu ini Dea memutuskan untuk tidur di kamar nya Naminka atas saran tante Alma karena hampir tiap malam dia harus ke kamar mandi.
sudah menjadi kebiasaan nya Midea setelah menuntaskan hajatnya di kamar mandi. ia pun merasa haus. ia melihat botol minum di atas nakas telah kosong. akhirnya Dea pun harus keluar kamar menuju dapur untuk mengisi air di botol minumannya kembali.
"awww". pekiknya tiba tiba.
ia sedikit membungkukkan tubuhnya menahan rasa ngilu akibat tendangan keras si baby dalam perutnya. Dea menarik kursi meja makan untuk meletakkan bokongnya yang mulai lebar seraya mengelus perutnya perlahan untuk menenangkan si buah hati yang menggeliat di dalam perutnya hingga tiba tiba Dea merasa lapar.
"mmm.. adek laper ya ?. makanya nendang bunda? ". ucap Dea seraya terus mengelus elus perutnya.
setelah di rasa sedikit rileks. Dea bangun dari duduknya dan berjalan beberapa langkah menuju lemari es.
"mau makan apa sayang? ". Dea terus berbicara pada bayi yang di perutnya seraya membuka pintu kulkas untuk melihat isi di dalamnya.
"Ada telur sama udang ni yang? ". kita buat nasi goreng aja ya? ". adek mau kan? ". Dea terus mengajak calon putranya itu berbicara seraya mengeluarkan bahan bahan yang ia butuhkan untuk membuat nasi gorengnya.
Dea pun menjalankan misi daruratnya ketika seluruh manusia sedang larut dalam mimpinya.
...----------------...
sementara di belahan bumi lainnya, ketika para penghuni rumah besar nan mewah itu pada tidur pulas. Justin yang sedang asyik merajang bawang dan cabe seraya melihat Channel tutorial memasak nasi goreng di ponselnya.
setengah jam yang lalu Justin harus terjaga dari tidurnya karena merasakan sesuatu yang mendesak di bawah perutnya. ia bangun perlahan agar tidak mengganggu sang istri yang tertidur begitu pulas di sampingnya. ia pun segera ke kamar mandi.
setelah keluar dari kamar mandi. Justin tiba tiba merasakan perutnya meronta ronta ingin di isi kembali. Ia enggan merepotkan pembantu apa lagi istrinya. ia memutuskan untuk turun ke dapur mencari apa yang bisa di makan saat itu juga.
__ADS_1
tiba di dapur membuka dan melihat isi kulkas. hanya tersisa udang dan telur. ia menggaruk pelan kepalanya yang tak gatal. ia melirik rice cooker yang telah di cabut kabelnya dari colokan listrik. Justin membuka isinya dan ternyata hanya tersisa nasi dingin di dalamnya. lalu ia berfikir tentang nasi goreng yang pernah di buat oleh Namira untuknya. hanya saja ia masih bingung bagaimana untuk memulainya.
karena selama ini ia memang tidak pernah memasak masakan indonesia tersebut. jika pun ingin memakannya ia hanya cukup menyuruh asistennya memesan di restoran favoritnya atau paling tidak menyuruh bi Muna atau pun mamanya memasak untuknya.
Justin kembali ke kamar untuk mengambil ponselnya. ia melihat Namira masih tertidur pulas. sebelum turun kembali ke dapur, Justin merapikan selimut Istrinya dan mengecup lembut kening sang istri. ia tersenyum dan keluar kamar kembali ke dapur.
tiba di dapur Justin memutar video di salah satu channel tentang tutorial memasak nasi goreng yang simple dan enak tanpa harus menggunakan bumbu khusus yang telah di haluskan.
...----------------...
Dea menumis bawang dan cabe hijau yang telah di rajang tak lupa ia memasukkan terasi setengah bloknya. ia memasukkan bumbu khusus nasi goreng yang sengaja ia racik sebelumnya untuk bisa ia gunakan ketika keadaan lapar darurat seperti ini.
"hmm. harum dek bumbunya". aroma bawang dan bumbu menyeruak ke hidung mancung Dea.
lalu ia pun memasukkan nasi dingin yang terdapat di atas meja makan yang tertutupi tudung saji tersebut.
"udah siap nasi goreng daruratnya dek. kita makan yok". ucap Dea yang terus mengajak calon bayinya mengobrol.
"kita baca doa dulu ya yang". ucap Dea seraya mengucapkan basmallah dan di lanjutkan dengan doa makan.
Dea ingin melatih anaknya mulai dari dini. Dea yang memang memiliki hobi membaca dan haus akan ilmu, karena itu ia tak pernah berhenti mencari tau dan tak pernah menolak jika tante Alma mengajaknya mengikuti pengajian di rumahnya tante Kanita yang di lakukan setiap jumat.
"bunda makan ya nasi gorengnya. emmmm...enak yang. adek bisa rasain kan?. bunda emang is the best ya kalau masak". ucapnya kembali seraya melihat ke perutnya.
...----------------...
Justin sedang menggoseng cabai dan bawang. sesekali ia melirik ke ponselnya. matanya tak luput dari video tersebut, dimana ia melihat sang chef menambahkan terasi dan garam di tumisan bawang dan cabe tadi. lalu memasukkan nasi dinginnya dan mengaduknya kembali agar bumbu osengannya meresap ke dalam nasinya.
__ADS_1
karena ini adalah pengalaman pertama nya membuat nasi goreng, maka sudah di pastikan adukan nasi gorengnya berantakan sehingga sebagian nasinya keluar dari wajan dan menyeraki kompor dan bahkan tercecer ke lantai dapur.
Justin tak memperdulikan masalah nasi yang berserakan tersebut. yang penting baginya ia bisa dan cepat menyelesaikan ritual masak daruratnya saat ini. karena bunyi di perut nya yang keroncongan itu tidak bisa di ajak kompromi lagi.
"ahhh.. selesai juga nasi goreng buatan gue". gumam Justin bangga seraya mencicip sedikit hasil nya.
"its not bad. almost perfecto! ". Ucapnya menirukan gaya chef di channel tutorialnya.
Justin juga memplating nasi goreng ala alanya. dengan udang goreng dan telur acaknya. tak lupa kerupuk sebesar telapak tangannya ia letakkan di pinggir piring dari nasi goreng tersebut.
Justin merasa puas dengan hasil kerjanya saat ini. ia segera mengambil ponselnya untuk mengabadikan nasi goreng miliknya ke dalam galeri ponselnya.
tak cukup dengan hanya menyimpan di galeri ponselnya. maka foto tersebut pun ia unggah ke laman sosial miliknya. ia menulis sesuatu di situ.
"nasi goreng darurat menangkis lapar di pagi buta. memenuhi ngidam yang tiba tiba datang. efek dari kehamilan sang istri tercinta".
setelah mengunggahnya, lalu Justin menikmati hasil karyanya sendiri. di temani beberapa netizen yang mulai mengomentari postingannya barusan.
tanpa Justin tau ada seseorang yang tersenyum miris melihat postingan Justin di beberapa jam kemudian...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ayok Readers. tetap semangat ya..
tetap semangat berpuasa dan juga tetap semangat untuk...
jangan lupa untuk like, vote, komen, dan rate juga favoritnya.
__ADS_1