
# Selamat menikmati kembali episode nya ya readers..
dengan perasaan bahagia ia menggendong batita tersebut dan membawanya pulang ke apartemennya. di sepanjang perjalanan menuju apartemennya Justin tersenyum senang karena mendapatkan sesuatu yang di tunggunya. untuk sementara Justin melupakan masalah yang terjadi pada adik sepupunya itu.
jika dikatakan Justin berbahagia di atas penderitaan Dee?!. hmmmmm entah lah.
yang jelas baginya saat ini menaklukkan hati batita tampan tersebut seperti mendapatkan gadis yang ia cintai.
setibanya di apartemen.
Jusin menggenggam tangan Dean dengan erat. seperti ayah yang menuntun bayi nya yang baru bisa berjalan seperti itulah tangan Justin menggenggam tangan Dean. ia menuntun Dean masuk ke dalam apartemen dengan wajah sumringah dimana Keyra dan Arfan sedang menunggu kepulangan Justin di ruang tamu.
saat mereka melihat Dean sontak hal ini menjadi pertanyaan bagi cucu dan kakek itu.
sementara Mona yang baru saja menyiapkan menu makan malam nya juga menghampiri Justin dan Dean dengan heran.
"Daddy kok bisa pulangnya sama Dee? ".
tanya Keyra heran.
"memangnya bundanya Dee kemana? ". tanya Mona setengah berbisik ke telinga nya Justin.
sebab ia tau jika Dee habis menangis pasti karena tidak bertemu seseorang yang dekat dengannya.
"lagi pergi". sahut Justin simple.
karena ia sendiri pun tak mau berpanjang lebar menjelaskan perihal bundanya Dee yang entah kemana kepada Mona. karena Justin sendiri juga ogah menanggapi kebiasaan mamanya yang super kepo jika menyangkut dirinya.
"iya. malam ini Dee bobo di rumah kita. kakak ga keberatan kan? ". sahut Justin seraya menampilkan senyum manisnya untuk putrinya.
"ga. Keyra malah senang. besok kita bisa berangkat sekolah bareng". sahut Keyra antusias.
"sekarang Dee nya biar ganti baju dulu ya??. kakak ajak gih ke kamar kakak dulu. biar Daddy delivery in baju nya Dee". titah Justin lembut.
"ayok Dee. ke kamar kakak. kamu mandi dulu ya? ". ajak Keyra.
"Dee ikut kak Keyra dulu ya. biar Daddy pesanin baju kamu buat ganti". ucap Justin kepada Dean yang hanya bergeming tatkala melihat anak dan ayah itu berbicara.
Dean mengangguk pelan. bertemu dengan Keyra adalah hal yang menyenangkan baginya. hanya saja ia masih teringat tentang keberadaan sang bunda yang hingga kini ia tidak tau bundanya ada di mana.
"ayok dek". ajak Keyra seraya menarik lengan Dean menuju ke kamarnya.
__ADS_1
sementara Arfan yang sedari tadi mengamati interaksi di antara ketiganya akhirnya ikut berkomentar pada putranya itu. apa lagi ia memperhatikan mata Dean yang sembab karena seperti habis menangis.
"nyulik anak orang sembarangan. memang udah minta ijin sama ibunya tu".
"hmmm. iya. memangnya kamu udah ijin sama si Retha dan Satria juga". timpal Mona.
"trus. itu kan ada papanya juga. udah minta ijin bawa pulang anak orang sembarangan". omel Mona.
yah meskipun ia tau jika Dean bukan anaknya Arjun dan hingga kini Mona belum di mengetahui siapa ayah kandung nya. tetapi tetap saja ia khawatir pada Justin karena telah membawa pulang anak orang sembarangan.
mendengar komentar dari sang papa dan mamanya sontak membuat ia memalingkan wajahnya sementara tangannya menekan tombol buy pada salah satu pakaian set casual anak laki laki yang terhitung mahal jika hanya di gunakan pada even jalan jalan biasa atau pun bersantai di rumah.
"udah. lagian ibunya juga ga perduli jika anaknya menghilang. wong ibunya saja punya hobinya kabur". sahut Justin asal.
lalu ia pun meninggalkan sang papa dan juga mamanya yang saling berpandangan dengan tampak bingung untuk masuk ke kamarnya karena ingin membersih kan dirinya yang sudah gerah.
sementara Arfan segera mencegah Justin yang mau di tinggal pergi sendiri dalam kebingungannya.
"kabur??". kabur kemana? ". eh tunggu dulu Tin".
"ya ga tau pa. udah ya akunya udah gerah ni pa. mau mandi dulu". pamit Justin.
"si Jasmine kabur? ". desis Mona pelan.
"kak mana Dee nya? ". tanya Mona.
"tu. lagi di kamar mandi". sahut Keyra yang sedang memperhatikan baju baju kaos oblong miliknya.
"kakak mau Ngapain sih baju di keluarin gitu? ".tanya Mona heran yang melihat baju baju kaos sudah berserakan di atas tempat tidur nya.
"kakak mau kasih baju untuk Dee pakai. kan Dee nya kemari ga bawa baju?". sahut Keyra yang sedang memilih dan memilah kaos kaos rumahan miliknya.
Mona yang melihat seluruh kaos milik Keyra dengan nuansa pink dan juga perempuan nya menjadi tersenyum geli sendiri.
"kak. Dee itu kan anak laki laki. terus kakak mau ngasih baju kakak yang pink terus gambar gambar princess gini untuk Dee pakai? ". celoteh Mona dengan kekehannya.
Keyra pun melihat baju baju kaosnya yang ke semuanya memang bernuansa pink dan lebih identik dengan kaos anak perempuan dari pada anak laki laki.
"jadi gimana dong oma? ". tanya Keyra yang mulai menunjukkan raut kecewa.
"mmm. sebentar ya? ". ujar Mona.
__ADS_1
lalu Mona meminta tolong pada Alan agar mengirim kan baju baju anak cowok yang pernah di beli Almarhumah Namira saat ia berbelanja terakhir kalinya.
"Alan minta sama bi Muna ya? ". titah Mona.
"baik bu". sahutnya.
lalu keduanya pun menutup telpon nya.
"beres sayang". ucap Mona pada cucu nya.
setelah Dee keluar dari kamar mandi. Arfan pun masuk ke kamarnya Keyra dengan membawa satu bungkusan paper bag di tangannya. ia melihat Dee masih mengguna kan bathrobe milik Keyra.
"ma. ini baju yang di pesan Justin tadi untuk di pakai Dee malam ini". ujar Arfan seraya menyerah kan paperbag tersebut.
"oh.. udah nyampe ya. mama pikir masih lama". komentar Mona seraya membongkar isi paperbag tersebut.
lalu ia pun memilah milah baju casual yang rata rata harganya di atas standar untuk sebuah baju rumahan.
"ini anak pasti asal beli deh. ga di check check dulu sih. bajunya rata rata buat jalan jalan semua ini". celoteh Mona.
"kenapa ma? " . tanya Arfan yang mendengar celotehan istrinya.
"ini bajunya rata rata buat jalan jalan pa. ga ada baju yang buat santai di rumah. mbok beli kek piyama satu gitu". protes Mona pada baju yang di pesan anaknya.
Arfan pun ikut melihat dan memilih baju yang bisa di pakai untuk Dee beristirahat malam ini. lalu ia melihat kaos oblong yang bahannya lumayan soft dan lebih tipis dari baju yang lain. ia fikir kaos ini lumayanlah untuk di pakai tidur.
"pakai yang ini aja ma". ujar Arfan menyarankan.
"ya uda deh. boleh juga". tutur Mona menyetujui pendapat sang suami.
beberapa saat kemudian ketiga nya tampak takjub melihat penampilan Dee yang terkesan keren saat mereka sepasang suami istri itu mendandani Dee seperti Justin masih kecil.
"kok Dee mirip Daddy ya???!". celetuk Keyra tanpa sadar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
__ADS_1
Hazhilka279
#Hazhilka