She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Ngidam yang lain


__ADS_3

di pagi hari..


suasana di kediaman Kehl Ardiansyah tampak seperti biasanya. mereka di sibukkan dengan aktifitasnya masing masing.


bahkan Mona yang kini sedang bersiap menuju dapur untuk membuat sarapan khusus untuk menantunya yang sedang mengidam nasi soto buatannya.


namun ketika ia memasuki dapur, Mona melihat bi Muna sedang merapikan kompor dan alat dapur yang berserakan. ia melihat jam di dinding masih menunjukkan jam 5 pagi. dimana biasanya bi Muna atau pun dirinya baru memulai pekerjaan dapur. khususnya membuat sarapan setiap paginya. tetapi yang ia lihat sekarang ini adalah bi muna yang sedang membersihkan kompor dan juga mengepel lantai dapur.


"loh bi. kok udah beres beres aja. memang nya bibi udah siapin sarapannya ya? ". tanya Mona keheranan.


"engga bu. bahkan bibi belum mulai masak hari ini karena dapurnya tadi pagi masih berantakan bu". sahut si bibi.


"berantakan??". gumamnya heran.


karena selama bi Muna bekerja dengan mereka tidak satu pun dapur di tinggalkan dalam keadaan berantakan jika sudah selesai memasak. apa lagi ketika malam tiba, bi Muna selalu membersihkan dan merapikan dapurnya sebelum tidur.


"memangnya tadi malam ada yang memasak lagi ya bi?. tanya Mona yang ingin tau.


"ga tau bu. tadi pagi begitu bibi masuk dapur, bibi lihat banyak tumpahan nasi goreng di sekitar kompor dan lantai bu. bahkan kualinya saja masih nangkring di atas kompornya". jelas si bibi.


"nasi goreng??". gumam Mona seraya mengernyitkan dahinya.


"apa Namira ya? ". mana tau lagi ngidam nasi goreng, lalu masak sendiri tadi malam". bathinnya.


"ya udah bi. nanti lagi di lanjutin ngepelnya. kita buat sarapan aja dulu yuk?. soalnya si Justin mau berangkat kerja hari ini". ajak Mona.


"iya bu". sahut si bibi. dan ia pun menghentikan pekerjaan nya saat itu juga.


"kita buat sarapan apa bu? ". tanya si bibi seraya menyiapkan alat alat dapur.


"pagi ini saya mau masak soto ayam khusus untuk Namira bi. soalnya itu anak lagi ngidam pingin makan soto buatan saya ". sahut Mona sumringah.


"iya bu. biar bibi yang gorengin ayamnya ya". tawar si bibi.


"iya. tapi jangan di suwirin semua ya bi. sisain untuk si Justin yang minta ayam goreng pake bumbu". titah mona.


"iya bu". sahut si bibi.


...----------------...


Justin dam Namira bersiap turun untuk melanjutkan sarapan. tetapi sebelum itu mereka berdua ke kamar Keyra untuk melihat si buah hati yang masih terlelap dalam mimpi tidurnya yang gemesin.


"mmm... anak mama lucu banget kalau lagi bobo. guemmesssin dech kamunya.. mmuach". ujar Namira seraya membelai dan mengecup pipi tembem putrinya.

__ADS_1


Justin yang sedang mengambil momen kebahagiaan di awal pagi itu pun turut tersenyum lebar melihat tingkah gemas sang istri kepada putrinya.


"iya. gemess seperti mamanya yang cantik dan imut". timpal Justin yang terus merekam kegiatan istrinya tersebut.


Namira tersenyum dan melirik suaminya.


"saking cantik dan imutnya. papa sampai jatuh cinta sama mama kamu Key". lanjut Justin yang mengajak putri kecilnya berbicara.


"gombal banget sih". cibir Namira.


"tapi kamu suka kan di gombalin". sahut Justin menggoda.


"isss.. kepedean". elak Namira.


"iya. buktinya kamu bisa klepek klepek tiap malam sama aku". sahut Justin seraya menyimpan ponselnya.


"itukan karna kakak yang maksa". dusta Namira.


"oh ya. gimana kalau kita tes sekali lagi tanpa pemaksaan. aku cukup bertingkah seperti ini". sahut Justin seraya menarik pinggang istrinya yang melebar karena perutnya yang membesar.


"ihh kak. apa apaan sih. masih pagi juga". elak Namira.


"justru masih pagi pagi beginilah waktu yang yang paling tepat dan nikmat sayang. masih fit dan bersemangat soalnya". rayu Justin yang coba memberi rangsangan kecil di leher sang istri.


tanpa mereka berdua tau jika sang mama sudah berada di depan pintu kamar Keyra. niat awalnya adalah melihat cucunya setelah memasak soto permintaan Namira, sekalian memanggil keduanya untuk turun sarapan.


"ehemmm... ". Mona berdehem keras.


sontak keduanya segera melepaskan pelukannya karena terkejut, terlebih Justin yang sedari tadi memang bertindak agresif terhadap Namira.


"sarapannya udah siap. makan dulu. biar ada tenaga. nanti lagi di lanjutin ya nak???". cibir Mona yang di tujukan khusus kepada putranya.


"hehehe iya ma. makasih". sahut Justin kikuk.


lalu Mona pun berlalu dari situ memanggil suaminya untuk turun sarapan. sementara Namira melipat bibirnya ke dalam dengan wajah yang merona malu.


"tuh kan.. kakak sih.. genit amat pagi pagi gini".aku kan jadinya malu banget sama mama".rengek Namira.


"hehe. udah ga apa apa yang. mama bisa maklumi kok. kamu tenang aja ya. lagian yang mama bilang tadi itu kan Nyindirnya ke aku. orang mamanya ngelirik aku kok yang". sahut Justin menenangkan sang istri.


"iya tapi tetap aja akunya yang malu. jadi ketauan kan kitanya mesum melulu". aku Namira.


"hehe.. iya.. iya". kekeh Justin senang mendengar pengakuan sang istri kecilnya.

__ADS_1


"udah ga apa apa lagi yang. yok turun sekarang". ajak sang istri seraya menarik lengan sang istri untuk turun sarapan.


setibanya di meja makan. Mona yang sedang melayani suaminya makan langsung menyambut Namira dengan tawaran soto buatannya yang di khusus kan untuk Namira.


"mmm.. baunya harum banget ma. pasti enak banget rasanya ". ucap Namira yang tercium aroma soto permintaannya.


"kamu makan ya mumpung masih hangat". tawar Mona.


"iya ma". sahut Namira.


lalu Namira menyendokkan nasi ke piring nya setelah ke piring Justin. ia menawarkan lauk ke Justin dan mengambil kan untuk suaminya. sementara Mona tersenyum melihat perlakuan Namira ke suaminya. ia tersenyum bangga melihat menantu polos nya itu sudah banyak belajar mengurus rumah tangga.


"gimana rasanya Namira? ". tanya Mona kepada menantunya yang menikmati soto buatannya.


"mmm.. nyummi banget ma. aku suka". sahut Namira seperti anak anak pada umumnya jika memberi komentar tentang makanan.


Mona dan Arfan tersenyum melihat tingkah polos menantunya tersebut. lalu Arfan melirik Justin yang belum menyentuh makanannya sama sekali. ia memperhatikan gelagat putranya yang tampak masih memikirkan sesuatu yang kurang di piring makan nya.


"kenapa belum di makan Justin??. nanti keburu dingin. "tanya sang papa ke anak semata wayangnya.


"kenapa kak? ". ga enak ya makanannya? ". Tany Namira.


"bukan. bukan itu. seperti ada yang kurang aja sih". sahut Justin pelan.


"apa yang kurang Justin? ". tadi kamu kan mintanya dibuatin ayam goreng pake bumbu kan? " tanya Mona.


"ini udah bener kok ma. cuma...". Justin menghentikan kata kata nya. ia memilih bangun dari duduknya dengan membawa piringnya menuju dapur.


sementara tiga orang yang berada di meja makan menjadi heran melihat tingkah Justin yang tiba tiba meninggal kan meja makan menuju dapur dengan membawa piring makan nya.


..."Ngapain ya si Justin??? "...


...----------------...


tetap semangat menunaikan ibadah puasanya ya Readers. dan tetap semangat untuk nge


like


vote


komen


rate

__ADS_1


favorit


hadiahnya sekalian hehehe... 😉


__ADS_2