She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
sisa sisa ngidam


__ADS_3

# selamat menikmati kembali membacanya...


di tengah malam. ketika seluruh anggota di kediaman Ardiansyah terlelap pulas. Namira terjaga dari tidurnya karena rasa lapar yang tiba tiba menderanya. ia ingin makan sesuatu yang di masak saat itu juga.


Namira melihat sang suami yang begitu lelap di sampingnya. ia enggan membangunkannya karena akhir akhir ini suaminya tampak lelah karena begitu sibuk dengan pekerjaannya.


tetapi rasa lapar semakin saja tak mau berkompromi. entah karena cacingnya atau karena bawaan sang jabang bayi yang di dalam perutnya.


"sabar ya nak. kita coba bangunin papa ya? ".ucap Namira kepada bayi yang ada di perutnya.


"kak". panggil Namira pelan.


Justin masih saja bergeming dan semakin larut dengan mimpinya. lalu Namira mengguncangkan tubuh kekar suaminya.


"kak". Namira memanggilnya kembali.


"kaaak. bangun dong". rengek Namira seraya mengguncang tubuh Justin lebih keras lagi.


Justin yang masih mode mengantuk mencoba menelaah suara yang terngiang di telinga nya saat ini.


"kaaak?? ". rengek istrinya kembali.


"iya. ada apa yang?". tanya Justin seraya mencoba membuka matanya yang masih mengantuk.


"aku laper". sahut Namira.


"hmmm". gumam Justin.


Justin bangun dan menyenderkan tubuhnya ke headboard ranjang. ia mencoba mengumpulkan kesadaran nya. sementara Namira masih sabar menunggu suaminya untuk membuka mata nya lebar lebar.


"kak". Namira memanggilnya lagi ketika Justin membuka matanya.


"ya yang. kenapa? ". tanya Justin seraya memalingkan wajahnya ke samping kiri dan menatap istrinya.


"aku laper kaaaak?? ". sahut Namira dengan wajahnya yang memelas.


Justin tersenyum melihat tampang memelas istrinya yang terlihat manja baginya. serta tingkahnya yang merengek bak anak kecil yang minta makan pada ibunya.


"mau makan apa? ". tanya Justin seraya menggamit bahu sang istri.


"makanan yang baru di masak". sahut Namira.


"roti panggang ya? ". tawar Justin. karena cuma itu yang ia pikir mudah dan cepat dalam proses pembuatan nya.


"ga mau ah. masa yang itu". rengek Namira.


"hehe jadi apa yang? ". kekeh Justin.


"yang berat berat dan gurih". sahut Namira.

__ADS_1


"batu pakek garem. kan berat dan gurih". canda Justin.


"ihhh kak. ga lucu tau ga? ". rengek Namira.


"canda yang. jangan ngambek gitu dong. ntar jelek mukanya". rayu Justin.


"mau di bikinin apa ni? ". tanya Justin.


"kakak masakin aku ya? ". pinta Namira.


"ga bisa masak yang". jawabnya jujur.


"boong. kemaren itu kakak masak nasi goreng sendiri. berarti kan bisa masak". bantah Namira.


"cuma gitu doang. itu pun belajar dari youtube yang". jawab Justin jujur.


"ya udah boleh juga. ayok". ajak Namira dan menarik lengan suaminya untuk turun dari ranjang.


tetapi karena rasa malas masih mendominasi dirinya. Justin masih betah bersender di headboard ranjangnya.


"ihhh kaaaak. ayoklah. laper ni. ntar si bayinya ngamuk. mau?! ". ancam Namira.


Justin langsung membeliakkan matanya ketika ia teringat jika perut Namira yang membengkak sekarang ini akibat ulahnya. dan pastilah saat ini Namira masih mengalami yang namanya ngidam meskipun masa kelahirannya tinggal menghitung hari.


Sontak Justin langsung turun dari ranjangnya dan mengelus perut Namira untuk meminta maaf pada bayinya.


"iiya yang. maaf ya. aduh anak papa lapar ya. maaf ya".


lalu ia pun menatap ke wajah istrinya yang sedang memanyunkan bibirnya. sementara Namira menatap Justin dengan tampang sewot.


Justin yang melihat tingkah ngambek istrinya malah membuat dirinya bertambah gemas pada istri kecilnya


cup. sebuah kecupan kilat mendarat di bibir sang istri yang sedang maju hampir lima centi meter itu. lalu Justin meninggalkan sang istri dan memilih kabur ke dapur untuk menciptakan nasi goreng ala youtubenya untuk kedua kalinya.


sementara Namira yang di tinggal kabur oleh sang suami tersenyum geli mengingat adegan mesra yang super kilat tadi. wajahnya merona bahagia karena perlakuan manis sang suami yang tiba tiba.


lalu Namira memilih keluar kamar dan turun menyusul suaminya yang berada di dapur. setibanya di dapur ia menarik kursi meja racik yang menghadap ke kompor di mana suaminya sedang asyik mengumpulkan bahan bahan masakan yang terdapat di lemari es.


"hmmm. ini ada ayam yang udah di bumbui sama mama ni. tinggal di goreng aja sepertinya. mau ga? ". tanya Justin pada istrinya.


"boleh. nasi goreng pake ayam goreng tapi jangan lupa pake telur juga ya mas?? ". ucap Namira yang menirukan seolah olah dirinya seorang pembeli sedangkan Justin adalah penjual nasi goreng.


"oke mbak". sahut Justin yang ikut dalam drama sang istri.


Justin pun memulai dengan alat tempur masak memasaknya. sementara Namira menatap kagum pada suami tampannya yang asyik merajang bawang dan cabai.


"kenapa yang?". aku ganteng ya kalau lagi masak. makanya di liatin terus". Justin memuji dirinya sendiri.


"hehe iya. ga salah kalau aku ajak kamu pacaran waktu itu". ucap Namira yang mengajak sang suami untuk bernostalgia.

__ADS_1


Justin tersenyum ketika mengingat kembali momen saat pertama kali mereka saling ajak untuk menjalin hubungan yang lebih spesial.


"kamu tau ga? ". tanya Justin.


"seumur hidup aku. aku cuma dua kali masakin untuk perempuan dan itu adalah perempuan dari keluarga yang sama pula". ujar Justin.


"oh ya? ".


"pasti aku dan kakak. ya ga? ". terka Namira dengan pedenya.


"yupz bener. meskipun saat itu aku di paksa sama bocah yang sering main sama kakak kamu". kenang Justin.


"hehe.kok bisa?". tanya Namira.


"dia nantangin aku sih. katanya aku jadi cowok ga romantis kalo ga bisa masak untuk ceweknya". kenang Justin


"hahaha. korban drakor kali itu bocah ya kak" kekeh Namira.


"iya". sahut Justin.


beberapa menit kemudian. Justin menyelesaikan masakannya. sepiring nasi goreng dengan ayam goreng dan telur dadar bertengger di atasnya.


"ini dia nasi goreng spesial untuk istri cantik ku yang sedang ngidam". ucap Justin seraya menyerahkan sepiring nasi goreng tersebut kepada Namira.


"hmmm. keliatannya enak sih. aku coba ya?". ujar Namira. dan langsung menyendok nasi goreng tersebut ke mulutnya.


"gimana?". enak yang? ". tanya Justin.


"enak". ucap Namira seraya menganggukkan kepalanya.


"dah bisa jadi koki belum?". tanya Justin penasaran seraya mendekati istrinya dan duduk di sampingnya.


"udah. tapi khusus untuk istri yang lagi kena sisa sisa ngidam aja ya?". sahut Namira.


"lho kok gitu?". tanya Justin.


"soalnya kalau kakak buatin nasi goreng yang model gini pas lagi ngidam di awal kehamilan pasti bikin mual. karena kebanyakan bawang nya kak". ujar Namira.


"oo..hehe iya juga sih". kekeh Justin.


"nih. aaaak". Namira menawarkan nasi goreng buatan suaminya ke mulut sang suami.


"makasih yang". ucap Justin yang ikut mengunyah nasi goreng buatannya.


setelah menghabiskan sepiring nasi goreng buatan suaminya dan merasa kenyang. mereka kembali lagi ke kamar tetapi bukan untuk tidur melainkan untuk mengenyangkan yang lain.


hehehe apa itu?? "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


mohon dukungannya untuk novel ini dengan memberikan like, vote, komen, rate, fav dan poin.


terimakasih


__ADS_2