She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
Meet up 2


__ADS_3

# wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.


"lu mau ngikutin kemana nih cewek pergi kan?". celetuk Amar yang tau jalan pikiran temannya itu.


"ya". Sahut Alan datar seraya melirik Amar.


Lalu Amar mengklik pada file rekaman lain di mana rekaman tersebut berasal dari cctv yang berada di jalanan yang mengarah beberapa blok dari hotel tadi.


Suasana hujan badai sedikit menghalangi pandangan kamera pada saat itu. Tetapi sunyinya pergerakan membuat netra Alan berfokus pada satu perempuan berhijab yang memegang ransel mini nya yang sedang berjalan ke arah persimpangan. Di mana satu persimpangan menuju ke kota lain dan persimpangan satunya menuju bandara.


Alan terus memperhatikan pergerakan wanita berhijab tersebut di dalam rekaman cctv yang menuju ke arah persimpangan menuju bandara Sedangkan dari arah berlawanan sebuah mobil sedang melaju kencang menuju ke wanita yang terlihat kedinginan tersebut.


netra Alan terus mengawasi kedua sisi. ia memperkirakan akan ada kejadian yang memakan korban di beberapa menit lagi. Karena keduanya tampak tergesa gesa seperti di kejar sesuatu.


Blush....


pupil matanya melebar tatkala melihat tubuh perempuan itu terlempar beberapa meter setelah di tabrak oleh sebuah mobil mewah yang tidak jelas warna nya apa. Alan dan Bima tercengang dengan netra mereka yang terus memperhatikan pergerakan di rekaman cctv tersebut.


seorang pria menghampiri perempuan yang telah terkapar dengan tubuh bersimbah darah serta nafasnya yang mulai tersengal sengal di sisi jalan. Alan dan Bima terus menonton rekaman tersebut dengan rasa yang pasti iba melihat perempuan tersebut. Mereka terdiam dengan netra yang terus berfokus pada layar monitor hingga pria tersebut membawa perempuan itu pergi dengan mobilnya.


"lu bisa perbesar gambar di plat mobilnya?". Tanya Alan.


"ya". Sahut Bima seraya menganggukkan kepalanya


Kini tangan Bima mengklik file rekaman cctv tersebut dengan maksud memperbesar gambar di layar monitor pada plat mobil yang menabrak perempuan tadi.


"B 1234 XA ". Desis Alan seraya mengernyit kan dahinya.


ia merasa seperti melihat plat mobil tersebut di suatu tempat tapi ntah di mana.


"gue bisa lacak siapa pemilik dari mobil tersebut kalau lu mau". ujar Bima menawar kan bantuan saat mendengar desisan Alan sembari menatap ke layar monitor.


"ya boleh". Sahut Alan.


Lalu dengan cekatan Bima mengetik plat mobil tersebut dan menemukan data yang di minta. Klik ia menekan tombol enter untuk membuka file data seseorang dari pemilik plat mobil tersebut.


"no file?". Pekik keduanya heran.


"tunggu kejadian ini kan enam tahun yang lalu. Berarti plat nomor tersebut sudah di ganti". Jelas Bima.


"lu bisa lacak siapa pemilik plat nomor tersebut sebelum di ganti?". Tanya Alan penuh harap.


"gue coba". Sahut Bima.


Lalu jari jemari nya mulai bermain di tuts keyboard laptop canggihnya. Selang beberapa menit kemudian Bima mulai tersenyum saat ia mulai merasa mendapat kan data yang dicari.

__ADS_1


"here we go!". Pekik Bima senang seraya menekan tombol enter


"Evan Xander??". Pekik keduanya tercengang.


"lu kenal sama ni orang?". Tanya Bima penasaran.


"ya. Dia pemilik Xander Agency". Sahut Alan seraya menatap foto berukuran ktp tersebut dalam layar monitor.


"thank you bro". Ucap Alan tulus.


Ia mengakui kemampuan IT temannya itu semakin cepat dan akurat dalam pencarian data data yang hilang atau yang sengaja di hilangkan.


Lalu Alan meminta Bima menelusuri kembali cctv jalanan di malam naas itu hingga mereka melihat mobil tersebut memasuki halaman rumah sakit di mana Midea juga di rawat di sana saat istri bossnya itu mengalami kecelakaan.


Alan bergeming menatap layar monitor yang kini hanya mobil mewah tersebut diam tak bergerak di parkiran selama beberapa jam.


seketika ia teringat Midea ketika Wanita itu menuliskan tanggal, bulan serta tahun saat ia keluar dari rumah sakit pasca kecelakaan.


"apakah dia wanita yang sama saat kejadian itu?". Gumam Alan di hati nya.


...----------------...


Alan mulai mencari informasi terkait kecelakaan Midea di enam tahun yang lalu. Satu persatu ia temui orang orang yang terlibat saat menangani Dea di rumah sakit termasuk para dokter yang mengoperasikan Midea.


Di tambah gambar wajah yang penuh guratan guratan kasar yang telah Alan print sebelum nya. Ia menggunakan aplikasi canggih untuk mengetahui wajah siapakah yang sebenarnya ada di cctv tersebut.


Netra Alan semakin melebar tatkala wajah yang ada di cctv tersebut adalah wajah nya perempuan yang amat di benci oleh bossnya sendiri.


"ya Tuhan bagaimana bisa?". Pekiknya pelan.


...----------------...


Hari ini Alan memutuskan untuk mencerita kan semua hal yang ia ketahui tentang istri pertama dari bossnya itu. apa lagi saat Celine telah menceritakan tentang pertemuan mereka di kafe. Di tambah semua bukti dan data yang valid tentang kecelakaan yang terjadi di enam tahun lalu..


Alan masuk ke ruangan kantor nya Justin dengan membawa semua berkas riwayat medis dari seorang Midea Hasxander dan memberikan semuanya pada Justin untuk ia lihat sendiri keterangan dari rekam medis milik Midea sebelum ini.


"pak". Panggil Alan seraya memberikan yang ia bawa ke pada Justin.


"apa ini?". Tanya Justin seraya menatap berkas tersebut.


"punya nyonya Midea pak". Sahut Alan datar.


"Disitu tertulis lengkap kapan nyonya kecelakaan untuk pertama kalinya". Lanjutnya kembali.


Justin mengambil berkas tersebut dari tangan Alan. Lalu Alan mengambil sesuatu dari kantong jasnya yaitu sebuah flasdisc yang berisikan sebuah percakapan antara dirinya dan Celine.

__ADS_1


Justin memilih untuk melihat berkas yang di bawa Alan dulu. Ia membaca hasil dari riwayat medis dari Mydea. Satu persatu ia telaahi semakin ia tau lebih banyak tentang Midea di masa lalu. Semakin membuat Justin tambah penasaran akan istri gilanya itu.


apa lagi di tambah rekaman cctv yang di tinjukkan Alan padanya. Jantungnya berdegup kencang dengan darah yang berdesir hebat.


"ya Allah ga mungkin dia. Benarkah dia gadis itu". Jerit bathin Justin saat melihat perempuan yang sedang berjalan memeluk ransel mininya menuju persimpangan yang menuju ke arah bandara.


Justin tau jika saat itu hujan badai sedang menerpa kuat di tambah hujan semakin lebat. Justin menonton dengan perasaan yang iba pada perempuan yang sedang kedinginan itu.


"akh..". Pekik Justin terhenyak saat tubuh perempuan itu terlempar beberapa meter dari tempat kejadian.


Tangannya mengepal erat, dadanya bergemuruh pilu melihat putaran rekaman cctv tersebut. Justin terus menonton hingga durasi video tersebut berakhir. Justin meraup wajahnya kasar. Entah kenapa ada segurat rasa sedih di hati yang tercipta kini. Ia membuka laci meja kerjanya dan mengeluar kan satu klip plastik potongan kuku Dean dan juga sprei putih yang terdapat noda darah perawan seseorang yang masih ia simpan hingga kini.


"Alan"panggil Justin pelan.


"ya pak". tolong kamu bawa ini. Lakukan tes Dna antara kuku putraku dengan hasil tes Dna milik gadis itu yang dulu". Titah Justin seraya menunjukkan dua benda penting.


"apa bapak mencurigai sesuatu?". Tanya Alan hati hati.


"apa pemikiran kamu sama dengan saya saat ini?" sahut Justin dengan pertanyaan balik.


"ya pak. Pemikiran kita sama setelah mengetahui semua hal tentang nyonya". Sahut Alan.


"lakukan secepatnya Alan". Titah Justin.


"ya pak. Akan saya usahakan sesegera mungkin". sahut Alan seraya pamit dan melaksanakan tugasnya yang masih menjadi misteri.


Sementara Justin sedang mendengar percakapan antara Alan dan celine. Dari semua bukti hari ini. Ia mengambil pelajaran hidup satu hal bahwa apa yang terlihat di mata tidak lah seperti di kejadian yang sebenarnya.


Kini ia mulai ambil sikap perduli padanya. Ia berniat akan melihat jalannya sidang banding Midea. Ia akan meminta maaf pada wanita itu. Setelahnya Midea di ijinkan lepas mencari dan menjalani hidup yang lebih bermakna bagi psikologisnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel keduaku ini dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya.


Dan jangan lupa ya buat mem Follow akun ku ya readers


Di ig Hazhilka


Di NT Hazhilka279


#Hazhilka


ig Hazhilka279


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2