
# Selamat menikmati kembali episode nya ya readers..
saat ia bangun dari ranjangnya dan menuju pintu keluar dari ruangan pribadi nya. kembali Justin seperti melihat Midea berdiri menatap ke luar dari jendela kaca kamar pribadinya itu dengan berbalut selimut putih di tubuh polos nya. persis seperti malam percintaan itu.
di sepanjang perjalanan nya menuju rooftop. Justin mentitahkan pada Alan untuk mencari orang orang kepercayaan Alan untuk membersihkan apartemen rahasianya Dea agar tetap terawat. dan juga merahasiakan ini semua dari siapapun terutama ruang rahasia yang mereka temukan hari ini. cukup mereka berdua saja yang tau tentang ruang rahasia yang ada di apartemen rahasia milik Dea.
Alan mengernyitkan dahinya heran. dalam pemikiran nya bertanya tanya untuk apa majikannya itu membersihkan apartemen dari seorang perempuan yang telah mencoba mencelakai majikannya berulang kali. tapi ia juga tak bertanya dan hanya mengiyakan saja.
"good". hanya satu kata itu saja yang Justin berikan sebelum pintu lift menuju rooftop terbuka.
Indra dan sang pilot menyambut Justin untuk kembali ke Mdn.
"udah beres kerjaan lu yang di sini bro? ".tanya Indra di dalam Heli.
"belum semua. tapi gue udah bawa sebagian pulang ke Mdn". sahut Justin datar
lalu ia memalingkan wajahnya ke jendela Heli melihat matahari yang hanya tinggal semburat merahnya saja di senja itu seraya membayangkan tentang bayangan Midea yang muncul tiap kali ia berada di kamar itu.
...----------------...
beberapa jam kemudian..
saat pagi...
kabar menguaknya identitas palsu Midea yang awalnya hanya beredar di fakultas nya saja kini menjadi satu universitas yang tau tentang pemberitaan Jasmine palsu. bukan hanya di kampus itu saja, kini kabar tersebut pun telah beredar di pemberitaan media sosial dan juga jaringan internet.
Satria yang mencoba membela dan melindungi mahasiswinya itu pun berusaha mencegah Midea agar tidak keluar rumah untuk hari ini dengan mencari seribu satu alasan. karena ia takut jika Midea keluar rumah untuk saat ini takutnya Dea bakalan di interogasi oleh massa. tentu saja ini tidak akan baik buat kesehatan nya mengingat mahasiswinya itu masih butuh ketenangan dalam berfikir dan tidak boleh memaksakan ingatannya.
Satria melihat arah jalan setapak yang menuju paviliunnya. lalu ia mengetikkan pesan untuk Dea.
"Jasmine untuk beberapa hari ini kamu bedrest aja dulu ya". tulis Satria dalam pesannya.
"iya pak". balas Dea singkat di pesannya juga.
__ADS_1
Satria terpaku sedikit lama akan jawaban mahasiswinya itu. karena balasannya begitu singkat. Satria pikir seorang Jasmine akan menanyakan perihal kenapa dia harus di istirahat kan sejenak apa lagi untuk beberapa hari ke depan. Satria fikir mahasiswinya itu akan mencercanya kembali dengan berbagai pertanyaan.
nyatanya mahasiswinya itu setuju dengan keputusan nya hari ini seolah olah memang sudah di rencana kan tidak akan kemana mana untuk beberapa hari ini.
"bang". panggil Retha.
"ngapain? ". tanyanya saat melihat sang suami berdiri menghadap jalan kecil di sebelah rumah mereka.
"ga ada. udah siap sarapannya? ". tanya Satria seraya tersenyum.
karena sebenarnya ia tak ingin istrinya tau mengenai pemberitaan tentang Jasmine. tingkat Jasmine yang menghilang saja ia sangat sedih apa lagi mendengar pemberitaan Jasmine meninggal. hari ini ia akan mencari bukti dan informasi yang akurat mengenai Jasmine yang sebenarnya. bisa saja ada orang yang memang sengaja membuat Jasmine gagal lagi.
...----------------...
beberapa hari kemudian
pemberitaan tentang pemalsuan identitas oleh seorang wanita yang bernama Midea Hasxander pun kini terdengar di pemberitaan televisi. polisi mulai mencari orang yang terkait dengan pemberitaan tersebut apa lagi yang di palsukan adalah salah satu korban yang sudah meninggal dalam kecelakaan pesawat beberapa tahun lalu.
karena itu keseluruhan pihak polisi di berbagai kota dan daerah juga turut andil dalam mencari wanita yang satu ini. karena track record kriminal nya sebagai pengacau di salah satu perusahaan cabang dari KBC yang berada di kota Bdg.
Justin yang Baru saja membuka ponselnya terhenyak mendapatkan notifikasi tentang article favorit yang ia ikuti. berita tentang pemalsuan identitas istri gilanya itu terkuak dengan sendirinya.
pada hal selama ini dirinya lah yang selalu ngotot memaksa Dea untuk mengaku dengan sendiri nya. tetapi memang di takdir kan sedemikian rupa skenario nya tuhan, bahwa sepandai pandainya menyimpan bangkai pasti bakalan tercium juga.
seperti yang terjadi sekarang ini terhadap kelicikan Midea pastinya. mungkin Tuhan juga sudah eneg melihat kelakuan Midea yang berpura pura menjadi Jasmine, gadis yang sudah tenang di alam sana malah di buat fitnah oleh Dea.
...----------------...
Satria melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi saat tau berita mengenai pihak kepolisian akan menangani Midea yang di sebut oleh media "wanita pembuat onar". bukan itu saja tuntutan hukuman denda dan penjara bakalan di layangkan untuk Midea yang kini fotonya terpampang jelas di media massa. karena pihak dari pemilik restoran yang dulu masih belum mencabut pelaporan nya.
Satria ingin cepat cepat sampai ke rumah. ia khawatir akan kondisi dua wanita yang dekat di hidupnya. satu sisi memang dia kasihan pada wanita yang mengaku dirinya Jasmine itu. tetapi satu sisi lagi ada istrinya tercinta yang harus dia lindungi.
satu jam yang lalu....
__ADS_1
Satria menemui Justin untuk membatalkan tuntutan tuntutan yang dulu terhadap Midea Hasxander karena menurut Satria itu adalah fitnah terhadap mahasiswinya secara tidak langsung.
"hentikan bang tuntutan abang yang dulu terhadap perempuan itu. karena itu akan berdampak buruk bagi Jasmine dan putranya". pinta Satria berharap.
Justin terhenyak saat adik sepupunya begitu ngotot membela istri gilanya. ia menyeringai sinis dan geleng geleng kepala melihat sikap Satria.
"Satria. are you serious? ". tanya Justin heran.
"ya bang. aku serius". ucap Satria mantap.
"Satria coba kamu berfikir kembali. wanita yang kamu bela itu bukan Jasmine. melainkan memang Midea Satria". Justin mencoba menjelaskan pada Satria mengenai kekeliruan nya.
"bang!! ". tegur Satria dengan nada yang mulai meninggi.
"jangan pernah memfitnah nya lagi ya bang? ". cukup. she is not Midea but she is Jasmine! ". ucap Satria tegas.
"abang tidak memfitnah nya dek. justru kamu itu telah di bodohi oleh perempuan itu". Justin masih sabar untuk menjelaskan pada adik sepupu satu satunya itu.
"fine. if you don't believe me. I'll you show you something about her". ujar Justin pasrah.
# emang bang Justin mau nunjukin apa ya ke Satria nya?". Nantikan ke episode selanjutnya ya..readers
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
#Hazhilka
__ADS_1