
Beberapa saat lalu.
Midea sebelumnya sempat melirik ke arah gadis kecil yang di bawa Retha, dan sempat menjadi tanda tanya di hatinya. tetapi karena Retha telah mengomentari masakannya, pandangan Midea pun teralihkan pada cookies buatannya yang sedang di tatap Retha.
"wahh.. kelihatan nya enak nih". komentar Retha pada satu loyang cookies yang masih panas.
""hai Tha. mau coba. makanlah". tawar Dea seraya menyodorkan satu loyang cookies yang baru di ambil dari ovennya.
"aunty I want it". pinta Keyra pada Retha seraya menaril ujung bajunya.
"off course girl. enjoy your day with my cookies". sahut Dea dan memberikannya juga pada Keyra.
"thank u aunty". ucap Keyra dan mengambil satu cookies dan memakannya.
"hmm yummy". komentar Keyra pada cookies buatan Dea yang sebenarnya dulu pernah di makan oleh Keyra ketika masih berumur di bawah setahun.
"makasih". balas Dea tersenyum.
"ngomong ngomong ini anak siapa Tha? ". tanya Dea penasaran.
"oh ini keponakannya bang Satria yang tinggal di Aussie, Keyra". sahut Retha.
"eh Keyra..salaman dulu sama bunda Jasmine. kok main langsung makan makan aja cookiesnya". titah Retha lembut.
"oh iya. lupa aunty". sahut Keyra.
"hai bunda.. aku Keyra. makasih buat cookiesnya ". sapa Keyra seraya bersalaman dengan Dea.
"sama sama Keyra. ini di makan lagi". sahut Dea seraya menyodorkan satu toples cookies yang telah di susunnya.
"hehe.. makasih bunda". kekeh Keyra.
"kamu ga kuliah hari ini? ". tanya Retha seraya melirik jam dinding yang masih menunjukkan jam pagi menjelang siang.
"udah pulang dari satu jam yang lalu. hari ini cuma satu mata kuliah praktikum aja. udah selesai ngampus aku langsung pulang". sahut Dea seraya mengaduk adonan tepungnya kembali.
"banyak amat yang mau di buat. kemarin udah bikin brownies banyak. nih sekarang buat cookies lagi. emang ga capek Min? ". tanya Retha heran.
Dea tersenyum.
"aku suka aja. lagian pun kemungkinan besok Arjun pulang ke Mdn". sahut Dea yang masih sibuk dengan kocokan telurnya.
"emang kenapa kalau Arjun pulang ke Mdn?. mmmm kangen ya??? ". seloroh Retha.
"iya. ga sabar pingin peluk si ganteng". jeda Dea.
"Mykehl Deansyah maksudnya ".kekeh Dea melanjutkan kalimatnya yang sengaja di tunda agar Retha penasaran.
"iihhh... kamu ya Jasmine. bisa juga bercanda. tapi beneran ni anak ummi bakalan pulang kesini? ". tanya Retha antusias.
__ADS_1
"iya gitu lah. Arjun udah minta ijin sama tante Alma agar membawa Dee bersamanya untuk tinggal disini. nanti tante Alma jemput lagi kalau mau ke Mdn". jelas Dea.
"wahh..asyik dong. kayak apa ya dia sekarang". sahut Retha.
"ini videonya. kemarin mereka ke kebun binatang". ujar Dea seraya menunjukkan video kiriman dari Rendy kepada Retha.
Retha mengambil ponsel Dea. ia tersenyum senyum melihat tingkah Dean yang lucu di video tersebut.
"ihh.. anak ummi lucu banget kalau lagi senang kayak gini. makin gemes dehh". gumam Retha.
kriiiiing..
ponsel Retha berbunyi dering. sebuah nama "mama mertua". tertera di sana. Retha menekan tombol hijau.
"ya ma. ada apa?". tanya Retha.
saat Retha sedang mengobrol di telpon. sedari tadi Keyra memperhatikan Dea yang masih asyik dengan cetakan pretzelsnya. kali ini Dea membuat pretzels dengan berbentuk macam binatang dan cetakan kesukaan khusus untuk anak anak.
"bunda... aku boleh cobain ga?".tanya Keyra.
"coba apa? ". tanya Dea bingung.
"itu yang bunda pegang". sahut Keyra.
"oh ini? ". tunjuk Dea pada cetakan kecil berbentuk ayam yang ada di tangannya.
"iya". jawab Keyra seraya menganggukkan kepalanya.
"ga apa bunda. aku mau coba". sahut Keyra.
"oke. ini". ucap Dea seraya memberikan cetakan itu kepada Keyra.
Keyra tersenyum dan mengambil cetakan ayam tersebut lalu ia pun mulai menekan nekan pada adonan pretzels milik Dea.
"yeah. bentuk ayam ya bun". celoteh Keyra.
"yapz". sahut Dea tersenyum
lalu Dea mengeluarkan beberapa cetakan yang lain dan menyerahkan pada Keyra untuk ia bentuk macam macam binatang.
sementara Retha di beritahu oleh mama mertuanya untuk menitipkan Keyra sementara waktu lantaran Mona harus mendadak kembali ke Aussie karena kabar dari Justin bahwa suaminya harus di opname di rumah sakit karena penyakit asam lambungnya kumat.
"jadi tolong jaga dulu Keyranya ya Tha? nanti mama sama bunda Astrid yang jemput Keyra di rumah kamu, setelah pulang mengantar Tante Mona ke bandara ya sayang". ujar sang mama mertua dari seberang telpon.
"iya ma". sahut Retha.
lalu keduanya pun menutup ponselnya. Retha tersenyum melihat keponakannya yang cepat akrab dengan orang yang baru di kenalnya.
"aduh ponakan aunty yang cantik bikinin apaan sih. kok asyik banget keliatannya". ujar Retha seraya mendekati meja dapur.
__ADS_1
"bikin cookies aunty. aunty mau? ". sahut Keyra.
"mmm. memang enak? ". tanya Retha
"enak dong. ya kan bunda Jasmine". celoteh Keyra.
"hehe. iya pastinya". sahut Dea tersenyum.
"nih bunda. aku udah selesai buat cookiesnya". ujar Keyra menunjukkan cetakan pada adonan tepung yang telah di penuhi cetakan binatang hasil karyanya Keyra.
"oke. sekarang kita masukin ke oven ya". ucap Dea seraya menyisir sisa sisa adonan pada catakan tersebut.
"kamu ga apa ni di rusuhin sama si Keyra. kan kuenya buat besok kalau si Arjun datang". bisik Retha tatkala ia berpura pura mengambil minum di dispenser yang letaknya tak jauh dari oven.
"ah ga kok. ga apa Tha. malah Dee dulunya sering kok ngerusuhi aku kalau lagi kerja. apa lagi kalau berurusan soal dapur". sahut Dea seraya memasukkan loyang cookiesnya Keyra ke oven.
"hehe iya juga sih". sahut Retha.
"itung itung ada yang bantuin selain anak anak belajar Tha". jelas Dea.
beberapa menit kemudian bunyi oven pun berbunyi sebagai tanda jika cookiesnya telah matang.
"bunda itu udah masak ya? ". celoteh Keyra yang mendengar bunyi khusus pada oven.
"iya sayang. sebentar ya kita buka dulu". sahut Dea.
lalu Dea pun mengambil loyang cookies tersebut dari dalan oven. dan tercium lah kembali harum cookies yang masih panas tersebut.
"hmmmmm. wangi banget ya Keyra". komentar Retha seraya mengendus aroma harum dari cookies tersebut.
"wahh enak lucu banget bentuknya ya Jasmine". ujar Retha yang melihat bentuk bentuk lucu dari cookies tersebut.
"tuh. hasil karya gadis kecil yang cantik siapa lagi kalau bukan Keyra". puji Dea seraya menunjuk pada ponakan Retha tersebut.
"hehe. aku pinter kan bunda". Keyra memuji dirinya sendiri.
"tentu saja". balas Dea dan mendukung ucapan Keyra.
"coba sini cookiesnya. aunty mau rasa dulu". pinta Retha.
"ambil aja aunty". sahut Keyra santai.
lalu Retha pun memakan cookies buatan Keyra tersebut lalu berkata "hmmm.. yummy".
"enakkan Aunty". celoteh Keyra.
"iya enak". puji Retha tulus. meskipun Retha tau adonan tersebut hanyalah milik karibnya, Jasmine yang pinter membuat cookies seperti ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
mohon dulungannya untuk novel ini untuk di komen, fave dan di share
terimakasih